Abstrak
Cici Elvinda, NIM 1930306010, Judul Skripsi “Kontrol Diri Remaja Akibat Kematian Orang Tua secara Mendadak di Jorong Tanjung Sawah Padang Laweh Malalo”. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini terletak pada persoalan yang dialami remaja yaitu mudah kehilangan kendali dalam menghadapi situasi yang terjadi, tidak mampu mengendalikan diri dari perilaku yang melanggar aturan dan norma di masyarakat, tidak memiliki batasan diri terhadap pengaruh lingkungan yang negatif, serta emosi yang meledak-ledak dan tidak mampu mengendalikannya yang diakibatkan karena kematian orang tua secara mendadak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kontrol diri remaja akibat kematian orang tua secara mendadak di Jorong Tanjung Sawah Padang Laweh Malalo. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan yaitu wawancara dan observasi. Subjek penelitiannya adalah 3 (tiga) orang remaja berusia 14-18 tahun yang berada di Jorong Tanjung Sawah Padang Laweh Malalo berjumlah 2 (dua) orang perempuan dan 1 (satu) orang laki-laki yang mengalami peristiwa kematian orang tua secara mendadak. Teknik analisis data dan interpretasi data pada penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik penjaminan keabsahan datanya yaitu triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian peneliti menemukan bahwa: (1) kecenderungan berpikir remaja akibat kematian orang tua secara mendadak, remaja berpikir untuk bunuh diri, berpikir mengenai alasan orang tuanya meninggal secara tiba-tiba, dan berpikir bahwa kematian orang tua yang dialaminya merupakan salah orang lain. (2) kecenderungan bersikap remaja akibat kematian orang tua secara mendadak, sebagian remaja bersikap tertutup dengan lebih memilih memendam sendiri hal yang dipikirkan dan yang dirasakannya, sedangkan sebagian remaja lainnya bersikap terbuka dengan mampu bercerita kepada teman mengenai hal yang dipikirkan dan yang dirasakannya. (3) kecenderungan berperilaku remaja akibat kematian orang tua secara mendadak, sebagian remaja mengerjakan sholat, berdo’a, tetap sekolah, belajar, bekerja disaat libur sekolah, dan melakukan berbagai kegiatan bersama teman-teman seperti bermain bola, game, dan latihan randai, akan tetapi sebagian remaja sering memberontak dan mendongkol kepada keluarga serta terlibat pertengkaran dengan teman sebaya. Jadi, ada 1 (satu) orang remaja memiliki kontrol diri yang kuat, dan 2 (dua) orang remaja memiliki kontrol diri yang lemah. Kata Kunci: Kontrol Diri, Remaja, Kematian Orang Tua