Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya ditemukan kesalahan dari mahasiswa yang telah menulis skripsi yaitu kesalahan di dalam penggunaan past tense dalam bab metodologi penelitian dari skripsi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan apa kesalahan mahasiswa yang ditemukan di dalam skripsi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu content analisis. Data di dalam penelitian ini diambil dari skripsi mahasiswa Tadris Bahasa Inggris UIN Mahmud Yunus Batusangkar tahun akademik 2018. Data diambil menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah tabel dan draf dokumen analisis. Untuk menguji keabsahan data peneliti menggunakan teknik tringulasi. Selanjutnya penulis menggunakan coding untuk menganalisis data dari konten analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada banyak kesalahan dalam penggunaan past tense yaitu omission in verb, addition in verb, misformation in verb dan misformation in to be, dan misordering in sentence. Diantara kesalahan-kesalahan yang muncul dalam penelitian ini, kesalahan yang paling dominant adalah misformation in verb and misformation in to be This research was motivated by the many errors found by students who have written their thesis, namely errors in the use of the past tense in the research methodology chapter of their thesis. This study aims to describe what student errors are found in student thesis. This study used a qualitative method, namely content analysis. The data in this study were taken from the thesis of Tadris English students at UIN Mahmud Yunus Batusangkar for the 2018 academic year. The data was taken using purposive sampling. The instruments used are tables and draft analysis documents. Furthermore, the writer uses coding to analyze the data from content analysis. The results of the study show that there are many errors in the use of the past tense, namely omission in verb, addition in verb, misformation in verb and misformation in to be, and misordering in sentence. Among the errors that appeared in this study, the most dominant errors were misformation in verb and misformation in to be.