Abstrak
Masalah pokok dalam penelitian ini adalah rendahnya kualitas interaksi sosial anak asuh di panti asuhan Aisyiyah Tanjung Bonai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berpengaruh atau tidaknya bimbingan kelompok problem solving terhadap peningkatan kualitas interaksi sosial anak panti asuhan Aisyiyah Tanjung Bonai yang rendah. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-eksperimental, one group pretest-post-test design. Untuk mengukur interaksi sosial anak asuh menggunakan instrumen pengukuran pre-test dan post-test. Alat pengumpulan data yang digunakan angket/kuesioner yang terlebih dahulu divalidasi oleh pakar. Populasi penelitian ini adalah anak asuh yang berjumlah 18 orang, dengan sampel sebanyak 12 anak asuh . Teknik analisis data yang digunakan yaitu Paired sample test (2 tailed). Hasil penelitian bimbingan kelompok problem solving dapat meningkatan interaksi sosial yang semula berada pada kategori cukup dengan rata-rata 119,42 menjadi meningkat pada kategori sangat baik dengan rata-rata 164,75. Artinya ada pengaruh yang signifikan Bimbingan Krlompok Problem Solving terhadap peningkatan Kualitas Interaksi Sosial Anak Asuh Panti Asuhan Aiyiyah Tanjung Bonai.