Abstrak
Wildatul Husna. NIM: 1930103103 (2019). “Manajemen Sarana Prasarana Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Lima Kaum Batusangkar”. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Univerrsitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2023. Pokok permasalahan skripsi ini yaitu tidak cukupnya lokal atau ruangan yang tidak bisa difungsikan secara efektif karena dalam satu ruangan harus di sekat atau diberi pembatas karena kelasnya harus di bagi-bagi dalam satu ruangan dan sekolah juga belum memiliki sarana dan prasarana khusus seperti keramik timbul selain itu pembelajaran bagi siswa autis pada pembelajaran TIK belum didukung dengan program Computer-Assisted Instruction (CAI) oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya kepala sekolah dalam pengadaan kebutuhan sarana prasarana di SLBN Lima Kaum Batusangkar. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) Untuk mengetahui bagaimana cara menganalisis kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan di SLBN Lima Kaum Batusangkar. 2) Untuk mengetahui bagaimana cara mengadakan seleksi skala prioritas apabila kebutuhan sarana dan presarana melebihi daya beli sekolah atau daya pembuatan dalam perencanaan sarana prasarana di SLBN Lima Kaum Batusangkar. 3) Untuk mengetahui bagaimana cara mencari data dalam menentukan dana dari mana yang harus dipakai untuk pengadaan sarana prasarana di SLBN Lima Kaum Batusangkar. 4) Untuk mengetahui bagaimana cara menunjuk orang yang akan bertanggung jawab dalam pengdaan sarana prasarana di SLBN Lima Kaum Batusangkar. Jenis penelitian yang penulis gunakan yaitu adalah kualitatif dengan menggunakan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu: Kepala Madrasah, KAUR tata usaha, Kepala Perpusakaan. Teknik analisis data yaitu menggunakan reduksi data, display data dan verifikasi data. Untuk menguji keabsahan data yang didapatkan dilakukan dengan uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Berdasarkan kepada penelitian yang sudah peneliti lakukan dilapangan dapat disimpulkan bahwa: 1) Upaya kepala sekolah dalam menganalisis kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan yaitu dengan membuat RKAS dan DAPODIK. 2) Upaya kepala sekolah dalam mengadakan seleksi skala prioritas yaitu dengan cara membuat perbandingkan sarana prasarana yang harus di utamakan pengadaan nya. 3) Upaya kepala sekolah dalam mencari data untuk menentukan dana dari mana yang harus dipakai yaitu dengan RKAS dan DAPODIK dan dana nya dari Pusat, memanfaatkan dana BOS dan bantuan dana Daerah. 4) Upaya kepala sekolah dalam menunjuk orang yang akan bertanggung jawab dalam pengadaan sarana prasarana yaitu dengan melihat PROSPEK yang dimiliki oleh pegawai dan membentuk tim yang nantinya akan dibagi tugas mulai dari penyusunan program, pengadaan, perawatan berkala, inventarisasi, perbaikan dan penghapusan.