Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2023Versi 1

Problematika penerapan UU nomor 16 tahun 2019 tentang perkawinan di kenagarian koto Baru kecamatan Luhak nan duo kabupaten Pasaman barat

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Keluarga (Ahwal Al Syakhshiyyah)•5 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Susilawati, NIM 1930201069, judul skripsi: “Problematika penerapan UU Nomor 16 Tahun 2019 tentang perkawinan di Kenagarian Koto Baru Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat”. Jurusan Ahwal Al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah Problematika penerapan Undang-undang No 16 Tahun 2019 tentang perkawinan. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa implementasi penerapan Undang-undang No 16 Tahun 2019 di masyarakat hal ini berkaitan tentang sudah sesuai atau tidaknya antara aturan dan pelaksanaannya. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah Field Research atau penelitian lapangan yang dilakukan di daerah Kenagarian Koto Baru Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat. Adapun sumber data yang penulis peroleh adalah data primer dan sekunder. Data primer penulis peroleh dari beberapa informan yaitu Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Luhak Nan Duo, pemerintah setempat, pelaku juga orang tua dari pasangan yang mengajukan dispensasi perkawinan. Sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumentasi sebagai bahan pendukung lainnya seperti surat-surat, buku-buku, karya ilmiah juga termasuk buku administrasi pencatatan perkawinan di KUA. Hasil dari penelitian yang telah penulis lakukan bahwasanya berdasarkan regulasi perubahan terhadap isi perubahan Undang-undang perkawinan yang tertuang pada Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019 dalam penerapannya terjadi problematika dalam masyarakat. Hal ini dikarenakan tidak kesesuaian antara fakta yang terjadi dengan harapan dari makna dalam Undang-undang tersebut. Faktanya perubahan batas usia pernikahan tersebut justru menambah lonjakan permohonan perkawinan dibawah umur. Dari hasil penelitian tersebut ditemukan beberapa hal yang menjadi faktor pendukung dan faktor penghambat dalam penerapan Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019. Adapun faktor penghambat terhadap penerapannya adalah seperti adanya kasus kehamilan di luar nikah, disebabkan karena desakan keadaan ekonomi, pendidikan orang tua yang minim, Budaya dan tradisi masyarakat dan kondisi lingkungan.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Problematika penerapan UU nomor 16 tahun 2019 tentang perkawinan di kenagarian koto Baru kecamatan Luhak nan duo kabupaten Pasaman barat2023 · oai:ais:skripsi:7293