Abstrak
ABSTRAK Indri Yani. NIM 1830403045. Judul Skripsi : “Analisis Kinerja Keuangan Pada Sektor Pertambangan Menggunakan Rasio Keuangan Pada Indeks Saham Syariah Di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2021”. Program Studi Akuntansi Syariah UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan skripsi ini adalah pada tiap sampel perusahaan sektor pertambangan dari tahun 2017-2021 pada umumnya mengalami penurunan laba, mengalami fluktuasi pendapatan serta peningkatan total likuiditas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja keuangan dari sampel perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI tahun 2017-2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif pendekatan kuantitatif. Sumber data menggunakan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan dengan teknik dokumentasi berupa laporan keuangan. Jumlah populasi dari penelitian ini adalah 27 perusahaan. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu sekitar 8 perusahaan dengan pengambilan sampel menggunakan Sampling Purposive. Teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitatif dengan dengan menggunakan standar rata-rata industri perusahaan sejenis serta menggunakan analisis rasio keuangan yaitu rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio profitabilitas dan rasio aktivitas. Hasil penelitian dengan menggunakan standar rata-rata industri pada perusahaan ARII dilihat dari rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas dan aktivitas kurang baik. Perusahaan SMRU dilihat dari rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas dan aktivitas kurang baik. Perusahaan BSSR dilihat dari rasio likuiditas kurang baik, dari rasio solvabilitas, profitabilitas dan aktivitas baik. Perusahaan GEMS rasio likuiditas dan solvabilitas kurang baik, rasio profitabilitas dan aktivitas baik. Perusahaan HRUM rasio likuiditas,solvabilitas,profitabilitas baik, rasio aktivitas cukup baik. Perusahaan MBAP dari rasio solvabilitas, likuiditas, profitabilitas dan aktivitas baik. Perusahaan TOBA dari profitabilitas dan aktivitas cukup baik, dari rasio solvabilitas dan aktivitas baik. Perusahaan ESSA dari rasio solvabilitas dan aktivitas kurang baik, dari rasio likuiditas cukup baik.