Abstrak
Nadia Saphira NIM: 1830404075, dengan Judul Skripsi “Analisis Kinerja Keuangan pada PT Unilever Indonesia Tbk Periode 2018-2022”, Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam skripsi ini adalah terjadinya penurunan laba secara terus menerus dari tahun 2018 sampai tahun 2022. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dan mengetahui kinerja keuangan PT Unilever Indonesia Tbk Periode 2018-2022 ditinjau dari rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio profitabilitas, dan rasio aktivitas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif. Penelitian dilakukan pada PT Unilever Indonesia Tbk yang diakses melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia yaitu www.idx.co.id. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi berupa data laporan keuangan PT Unilever Indonesia Tbk Periode 2018-2022. Penelitian ini menggunakan teknik analisis rasio keuangan secara time series. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT Unilever Indonesia Tbk Periode 2018-2022 dilihat dari rasio likuiditas yaitu Current Ratio, Cash Ratio dan Quick Ratio perusahaan berada dalam keadaan kurang baik, karena hutang lancar perusahaan lebih besar dari aset lancar, kas atau setara kas dan piutang perusahaan. Dilihat dari rasio solvabilitas yaitu Debt to Asset Ratio dan Debt to Equity Ratio pada tahun 2018-2022 kinerja keuangan perusahaan berada dalam kondisi kurang baik, karena nilai rasio terus mengalami kenaikan artinya semakin banyak pendanaan dengan hutang. Pada total asset to total debt perusahaan dari tahun 2018-2021 nilai rasio terus mengalami penurunan, artinya kemampuan perusahaan untuk melunasi seluruh kewajiban dengan menggunakan aset semakin menurun. Dilihat dari rasio profitabilitas yaitu gross profit margin perusahaan berada pada kondisi yang kurang baik, karena nilai rasio dari tahun 2020-2022 terus mengalami penurunan yang signifikan. Pada net profit margin dan return on investment perusahaan berada pada kondisi yang kurang baik, karena nilai rasionya dari tahun 2018-2022 terus mengalami penurunan. Pada return on equity perusahaan berada pada kondisi yang baik, karena nilai rasio hanya mengalami penurunan di tahun 2021 yang mana penurunannya itu tidak terjadi secara signifikan. Dilihat dari rasio akivitas yaitu receivable turn over perusahaan berada dalam keadaan baik karena pada tahun 2018-2022 nilai rasionya terus mengalami kenaikan dan hanya mengalami penurunan di tahun 2019, penurunan yang terjadi juga tidak signifikan. Pada asset turn over kinerja keuangan perusahaan berada dalam keadaan baik, karena hanya mengalami sedikit penurunan di tahun 2021 dan penurunan juga tidak terjadi secara signifikan. Pada working capital turn over perusahaan berada dalam keadaan baik, karena pada tahun 2021 dan 2022 peningkatan rasionya sangat signifikan. Hal tersebut menunjukkan bahwa perusahaan dalam menghasilkan penjualan dari modal kerja kotor beroperasi dengan baik.