Abstrak
IRMA. NIM 14 231 044 (2018). Judul SKRIPSI : ”ANALISIS LAPORAN ARUS KAS SEBAGAI ALAT UKUR UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PT MARTINA BERTO Tbk”. Jurusan Ekonomi Syariah/Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana kinerja keuangan PT Martina Berto Tbk pada periode 2013-2017. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kinerja keuangan PT Martina Berto Tbk selama lima periode jika diukur dengan menggunakan likuidity ratio, solvability ratio, capital exspenditures and invesment ratio dan cash flow return ratio dilihat dari laporan arus kasnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan menggunakan metode kuantitatif, dimana teknik analisis data yang digunakan adalah teknik rasio dengan metode horizontal yaitu menilai kinerja keuangan dengan cara membandingkan dari tahun ke tahun, sehingga dapat dilihat perkembangan keuangan perusahaan dimana rasio yang digunakan adalah rasio arus kas. Dari penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa: Berdasarkan likuidity ratio dilihat dari current cash debt coverage kinerja keuangan perusahaan dapat dikatakan baik pada periode 2014-2016 dan memiliki kinerja keuangan yang tidak baik pada periode 2013 dan 2017, dilihat dari cash devident coverage perusahaan memiliki kinerja keuangan yang tidak baik selama lima periode. Berdasakan solvability ratio dilihat dari cash long trem debt coverage perusahaan dapat dikatakan memiliki kinerja yang baik pada periode 2014-2016 dan memiliki kinerja yang tidak baik pada periode 2013 dan 2017 karna kas bersih dari aktivitas operasinya bernilai minus, dilihat dari cash interest coverage perusahaan dapat dikatakan memiliki kinerja keuangan yang baik pada periode 2013-2016 dan memiliki kinerja keuangan yang tidak baik pada periode 2017. Berdasarkan capital exspenditures and investment perusahaan masih dapat dikatakan memiliki kinerja yang baik selama lima periode, namun jika dilihat dari operation on investment ratio perusahaan hanya mampu melakukan exspansi pendanaan dengan sumber pembiayaan exsternal pada periode 2015 dan 2016. Berdasarkan cash flow return ratio dilihat dari cash return on sales ratio kinerja keuangan dapat dikatakan kurang baik, dilihat dari quality of sales ratio perusahaan memiliki kinerja keuangan yang baik, dan jika dilihat dari cash return on asset ratio and cash flow return on stockholders equity kinerja keuangan baik pada periode 2014-2016 dan memiliki kinerja keuangan yang tidak baik pada periode 2013 dan 2017,