Abstrak
Supervisi adalah suatu kegiatan yang melihat dengan teliti pekerjaan bawahan secara keseluruhan. Kegiatan supervisi disekolah dilakukan oleh pengawas sekolah. Berdasarkan Informasi awal bahwa pengawas datang ke sekolah tidak terjadwal secara periodik sehingga pemantauan akademik dan manajerial belum berjalan sebagai mana mestinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) menganalisis bagaimana implementasi tugas pokok pengawas sekolah dalam menyusun program, 2) menganalisis bagaimana implementasi tugas pokok pengawas sekolah dalam pembinaan manajerial dan pengawasan akademik, 3) menganalisis bagaimana implementasi tugas pokok pengawas sekolah dalam pemantauan manajerial dan akademik, 4) menganalisis bagaimana implementasi tugas pokok pengawas sekolah dalam pembimbingan dan pelatihan professional guru dan kepala sekolah, 5) menganalisis bagaimana implementasi tugas pokok pengawas sekolah dalam Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif dan metode fenomenalogi. Tempat penelitian adalah pada SMA Negeri di Kabupaten Tanah Datar yang terdiri dari 15 sekolah yang diambil sebanyak 4 sekolah dengan cara random yaitu SMAN 1 Rambatan, SMAN 1 Salimpaung, SMAN 1 Sungai Tarab dan SMAN 1 Pariangan. Informan penelitian adalah Pengawas sekolah, kepala sekolah dan guru SMA Negeri di Kabupaten Tanah Datar yang berjumlah 12 orang. Instrumen penelitian ini adalah panduan wawancara, lembar observasi dan bukti dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan wawancara semi terstruktur dengan menelusuri secara mendalam, observasi berperan serta dan studi dokumentasi. Teknik analisis data adalah dengan cara triangulasi data, yaitu triangulasi sumber data dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pengawas sekolah telah melalukan penyusunan program Tahunan, semester, pengawasan akademik dan manajerial 2) Pengawas Sekolah belum maksimal dalam melakukan pembinaan manajerial dan akademik, 3) Pengawas sekolah belum maksimal dalam pemantauan manajerial dan pengawasan akademik terhadap delapan standar pendidikan, 4) Pengawas sekolah tidak melakukan pembimbingan dan pelatihan professional guru dan kepala sekolah, 5) Pengawas sekolah melakukan evaluasi hasil pengawasan dan penelitian tindakan sekolah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengawas SMA Negeri di Kabupaten Tanah Datar belum mengimplementasika suvervisi dan tugas pokoknya pengawas di SMA Negeri di Tanah Datar.