Abstrak
Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya kemampuan peserta didik dalam memonitor strategi yang digunakan sesuai dengan permasalahn yang diberikan dan juga kurangnya kemampuan peserta didik untuk mengecek kembali hasil yang telah dibuat. Selain itu, kemampuan metakognisi peserta didik juga masih kurang dalam menyelesaikan soal cerita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan metakognisi peserta didik dalam menyelesaikan soal cerita. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif eksploratif. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VII.4 SMPN 4 Payakumbuh Tahun Pelajaran 2021/2022 yang berjumlah 26 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes dan wawancara. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti dan instrumen pendukung berupa tes soal kemampuan metakognisi tentang Aritmatika Sosial dan pedoman wawancara. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik penjamin keabsahan data adalah triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat tiga kategori kemampuan metakognisi peserta didik, yaitu kemampuan metakognisi tinggi, sedang, dan rendah. Persentase paling banyak adalah peserta didik dengan kemampuan metakognisi sedang, dilanjutkan dengan kemampuan metakognisi rendah, dan persentase terkecil adalah kemampuan metakognisi tinggi. Peserta didik berkemampuan metakognisi tinggi mampu memenuhi semua indikator kemampuan metakognisi dengan baik, sedangkan peserta didik berkemampuan metakognisi belum sepenuhnya mampu memenuhi semua indikator kemampuan metakognisi, yaitu tidak mengecek kembali hasil yang telah dibuat. Selanjutnya peserta didik berkemampuan metakognisi rendah juga belum sepenuhnya memenuhi indikator kemampuan metakognisi , yaitu masih terdapat keraguan dalam menentukan solusi yang akan digunakan sehingga mempengaruhi tahap selanjutnya, peserta didik berkemampuan rendah juga tidak mengecek kembali hasil yang telah dibuat.