Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2021Versi 1

KONSEP ABU AL-A’LA AL-MAUDUDI TENTANG NEGARA SEBAGAI KEKUASAAN TERTINGGI DI TANGAN TUHAN DAN RELEVANSINYA DI INDONESIA

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Tata Negara (Siyasah)•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAK DIANA JUNITA NIM 1730203021. Judul Skripsi : KONSEP ABU AL-A’LA AL-MAUDUDI TENTANG NEGARA SEBAGAI KEKUASAAN TERTINGGI DI TANGAN TUHAN DAN RELEVANSINYA DI INDONESIA. Jurusan Hukum Tata Negara (Siyasah), Fakiltas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar Tahun Akademik 2021 Dalam penulisan skripsi ini yang menjadi fokus Penelitian adalah konsep Al-Maududi tentang negara sebagai kekuasaan tertinggi di tangan tuhan dan relevansinya di Indonesia. Rumusan masalah meliputi : bagaimana konsep Al-Maududi, dan bagaimana relevansi konsep Al-Maududi tentang negara sebagai kekuasaan tertinggi di tangan tuhan dengan konsep kekuasaan di Indonesia. Tujuan dalam penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan apa yang dimaksud dengan konsep Al-Maududi dan juga menjelaskan relevansi konsep Al-Maududi tentang negara sebagai kekuasaan tertinggi di tangan tuhan dengan konsep kekuasaan di Indonesia. Jenis metode penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) yaitu dengan penelitian yang secara literatur yang digali berdasarkan sumber (data) secara sistematis. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode penelitian normatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara menelusuri bahan di kepustakaan berupa mencari buku, artikel, jurnal dan literatur lainnya yang berhubungan dengan konsep Al-Maududi tentang negara sebagai kekuasaan tertinggi di tangan tuhan dan relevansinya di Indonesia. Sesuai dengan pendekatan penelitian maka instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah penulis sendiri. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan dapat simpulkan bahwasanya terdapat kesamaan antara konsep kekuasaan yang dikemukakan oleh Al-Maududi dengan konsep kekuasaan yang dianut Indonesia. Adapun kesamaan konsep kekuasaan Al-maududi dengan Indonesia yaitu sama-sama menganut trias poltica. Trias politica adalah suatu ajaran yang mempunyai anggapan bahwa kekuasaan negara terdiri dari tiga macam kekuasaan, yaitu legislatif, ekskutif, yudikatif. Walaupun sama-sama menganut sistem trias politica, tetapi ada perbedaan antara trias politica menurut Al-Maududi dengan Indonesia. Perbedaannya adalah Trias politica yang dianut oleh Al-Maududi berdasarkan Al-qur’an dan sunnah, dan trias politica Indonesia berdasarkan kebutuhan rakyat Indonesia yang dirumuskan dalam undang-undang dasar 1945. Perbedaan lainnya antara konsep Al-Maududi terletak pada pemegang kekuasaannya, yaitu di Indonesia kedaulatan tertinggi dalam pemerintahannya berada di tangan rakyat yang disebut dengan sistem demokrasi. Sedangkan menurut Al-Maududi, kedaulatan tertinggi di dalam sistem pemerintahannya berada di tangan Allah SWT yang disebut dengan teokrasi yang mana kekuasaan yang diberikan kepada rakyat tidak seutuhnya karena harus sesuai dengan syariah Islam. Sedangkan, pemimpin yang dipilih oleh rakyat harus sesuai dengan Al-quran dan sunnah.

Kata kunci

Al-Maududi, Kekuasaan, Indonesia

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1KONSEP ABU AL-A’LA AL-MAUDUDI TENTANG NEGARA SEBAGAI KEKUASAAN TERTINGGI DI TANGAN TUHAN DAN RELEVANSINYA DI INDONESIA2021 · oai:ais:skripsi:3803

Publikasi terkait