Abstrak
ANNYSA YASRI. NIM 15301500008. Judul Skripsi: Tinjauan Hukum Tata Negara Islam Terhadap Efektifitas Pemimpin Perempuan Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (Studi Kasus Desa Tumpuk Tangah Kecamatan Talawi) Jurusan Hukum Tata Negara (Siyasah), Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar tahun akademik 2020. Agama Islam mengajarkan adanya persamaan antara manusia, baik antara laki-laki dan perempuan maupun antara bangsa, suku dan keturunan, dimata Allah laki-laki dan perempuan itu sama. Perbedaan yang meninggikan atau merendahkan seseorang sesungguhnya hanya nilai pengabdian dan ketaqwaan kepada Allah. Kehadiran Islam yang dibawa oleh Rasulullah SAW membawa perubahan yang cukup mendasar berkaitan dengan kedudukan perempuan. Perempuan sampai saat ini masih termarginalisasi oleh mainstream pemikiran bahwa segala urusan luar rumah adalah urusan laki-laki. Perempuan sepertinya tidak mempunyai otoritas urusan di luar rumah, apalagi urusan kepemimpinan. Perempuan seakan terdesak di wilayah pinggiran yang hanya mengurus rumah tangga. Dalam konteks demokrasi dan pemerintahan mestinya tidak ada perbedaan hak antara perempuan dan laki-laki. Dalam penulisan skripsi ini yang menjadi fokus penelitian adalah Untuk lebih memfokuskan dan mempermudah kejelasan dalam membahas dan agar penelitian ini lebih tepat dan mencapai sasaran, maka penulis secara khusus membatasinya dengan “Efektifitas Pemimpin Perempuan Dalam Penyelenggaran Pemerintahan Desa di Desa Tumpuk Tangah Kecamatan Talawi Dalam Perspektif Hukum Tata Negara Islam” dan bagaimana peran pemimpin perempuan menurut hukum positif yang berlaku diIndonesia?, bagaimana peran pemimpin perempuan menurut hukum Islam?. Jenis penelitian ini adalah Penelitian ini dapat dikategorikan bersifat kualitatif dengan metode normatif. Pendekatan normatif dimaksudkan adalah realitas terhadap efktifitas pemimpin perempuan dalam penyelenggaraan pemerintahan dalam perspektif Hukum Tata Negara Islam. Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian kepustakaan (Library Research), yaitu penelitian yang berkaitan dengan “Efektifitas Pemimpin Perempuan Dalam Penyelenggaran Pemerintahan Dalam Perspektif Hukum Tata Negara Islam”. Dari hasil penelitian yang penulis dapat disimpulkan bahwa, Dalam melihat gaya kepemimpinan Desa Tumpuk Tangah periode 2009-2015 dengan menggunakan pendekatan situasional didapatkan bahwa ada tiga gaya dan pendekatan yang diterapkan kepala desa untuk menghadapi karyawan/staf, masyarakat dan lain sebagainya. Dari pendekatan situasional yang dikembangkan oleh Hersey dan Blanchard terdapat empat gaya dan pendekatan, tetapi Desa Tumpuk Tangah menggabungkan dua gaya dan pendekatan menjadi satu, sehingga gaya kepemimpinan Desa Tumpuk Tangah dalam penelitian ini hanya menemukan gaya memerintah yang digabungkan dengan pendekatan pelatihan, pendekatan mendukung dan pendekatan mendelegasikan.Terjadinya kontroversi dalam masalah kepemimpinan perempuan dalam Islam berasal dari perbedaan ulama dalam menafsiri sejumlah ayat dan hadis Nabi Secara umum jika dianalisa kualitas hadis riwayat al- Bukhârî, al-Turmuzî, dan al Nasâ`î serta Imam Ahmad tentang kepemimpinan perempuan secara umum adalah shahîh li dzâtihi. Secara tekstual, hadis tersebut menunjukkan larangan bagi perempuan menjadi pemimpin dalam urusan umum oleh karena itu mayoritas ulama secara tegas menyatakan kepemimpinan perempuan dalam urusan umum dilarang.