Abstrak
Fadel Auliya, Nim 15301100037, dengan judul skripsi “Pelaksanaan Lelang Barang Gadai pada PT. PEGADAIAN (PERSERO) Unit Pelayanan Syariah Batusangkar” Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah apa saja penyebab terjadinya gadai bermasalah dan bagaimana pelaksanaan lelang barang gadai serta apa saja akibat dari pelelangan barang gadai pada PT.PEGADAIAN (Persero) Unit Pelayanan Syariah Batusangkar. Tujuan pembahasan skripsi ini adalah untuk mengetahui penyebab terjadinya gadai bermasalah, pelaksanaan lelang barang gadai dan akibat dari pelelangan barang gadai pada PT.PEGADAIAN (Persero) Unit Pelayanan Syariah Batusangkar. Jenis penelitian yang yang penulis gunakan adalah field research (penelitian lapangan) yang bersifat kualitatif. Data-data diperoleh dari sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah wawancara semi terstruktur, dokumentasi dan observasi yang berkaitan dengan pelaksanaan lelang barang gadai pada PT.PEGADAIAN (Persero) Unit Pelayanan Syariah Batusangkar Dari penelitian yang telah penulis lakukan menunjukan bahwa penyebab terjadinya gadai bermasalah dikarenakan terjadinya ketidaklancaran yang disebabkan nasabah tersebut mengalami berbagai kendala yaitu keadaan ekonominya, keadaan usahanya sedang mengalami macet, sakit atau dan ada yang meniggal dunia, sehingga nasabah tersebut tidak bisa membayar cicilan, maka dalam keadaan tersebut harus cepat diselesaikan yang mana proses penyelesaiannya melalui pelelangan dimana pelaksanaan lelang barang gadai yang dilakaukan oleh Pegadaian Syariah UPS Batusangkar adalah Memberikan informasi kepada nasabah yang barang gadainya akan dilelang selanjutnya memberitahukan barang dipapan pengumuman, menetapkan tanggal pelaksanaan lealng, memebentuk panitia lelang, panitia tersebut menetukan jenis dan jumlah barang lelang, lalu menetukan harga, dan selanjutnya petugas melakukan pelelangan terhadap barang yang dilelang, sedangkan akibat dari pelelangan barang gadai tersebut yang sudah masuk daftar lelang maka terdapat status uang mengalami kekurangan dari harga penjualan dan nasabah harus wajib menambah kekurangan tersebut ke pihak pegadaian, dan yang mengalami kelebihan hasil penjualan lelang yang tidak diambil oleh penggadai, maka tindakan pegadaian syariah akan mengelolanya dalam bentuk dana CSR.