Profil penulis
Said
122 karya publik ditemukan.
Peran stasiun radio phb AURI
Author's account on the role of Indonesian Air Force's radio communication in Indonesian revolution, 1948-1949; journey from Jambi to Bukittinggi, West Sumatra
Peran Intelektual
Apa itu, seorang intelektual? Dan apa fungsinya dalam masyarakat? Bagi Edward W. Said seorang intelektual adalah "pencipta sebuah bahasa yang mengatakan yang benar kepada yang berkuasa." Seorang intelektual mengatakan yang dianggapnya benar, entah sesuai atau tidak dengan pikiran-pikiran pihak penguasa. Karena itu ia lebih cenderung ke oposisi daripada ke akomodasi. Dosa paling besar seorang intelektual adalah apabila ia tahu apa yang seharusnya dikatakan tetapi menghindari mengatakannya. Ia hendaknya jangan sekali-kali mau mengabdi kepada mereka yang berkuasa.
Asy-Syir'ah : Hukum Islam: Hakikat dan Tujuan Pemberlakuan
Perbandingan agama, buku 1
Perbandingan pemikiran pendidikan Islam antara Hasan al-Banna dan Mohammad Natsir
Comparative study between thoughts of Hasan al-Banna, an Egyptian ulama and Mohammad Natsir, an Indonesian nationalist on Islamic education.
Pembangunan bahan pengajaran Matematik tingkatan dua berasaskan perisian Geometer's Sketchpad (GSP)
ADDIN : URGENSITAS CULTURAL SPHERE DALAM PENDIDIKAN MULTIKULTURAL: Rekonstruksi Semangat Multikulturalisme Sunan Kudus bagi Pendidikan Multikultural di STAIN Kudus
Sunan Kudus adalah salah satu Walisongo yang hidup di Jawa pada abad ke-15. Ia telah meninggalkan warisan budaya yang memuat spirit multikulturalisme. Artikel ini fokus pada kajian warisan budaya Sunan Kudus yang memuat nilai-nilai multikultural dan mengonstruknya menjadi pendidikan multikultural dalam konteks pengembangan akademik STAIN Kudus melalui cultural sphere. Kajian budaya dapat membuka perintang-perintang budaya dalam dimensi yang bervariasi tanpa dibatasi oleh kotak yang sempit dan menerobos rahasia makna tersembunyi dalam setiap tanda-tanda budaya. Semakin banyak orang yang mampu menangkap rahasia di balik fakta-fakta, maka semakin terbuka wawasan untuk memahami satu sama lain sehingga dapat dimanfaatkan sebagai agen perubahan sosial. STAIN Kudus perlu mengambil peran ini dengan mempromosikan visi keterbukaan, meningkatkan perangkat jaringan yang didukung oleh ruang budaya, baik secara fisik maupun sosial, di bawah prinsip-prinsip belajar untuk tahu, belajar untuk melakukan, belajar untuk menjadi, dan belajar untuk hidup bersama dalam konteks pendidikan tinggi Islam.
Beberapa segi fisiologi pada penerbangan
Muhammadiyah dalam kritik
Religious, political, and sociocultural activities of Muhammadiyah, modern Islamic organization in Indonesia; papers of a seminar.
Tasawuf Sebagai Kritik Sosial
Buku ini adalah refleksi dari upaya memperkuat pola pikit tawassuth (moderat), tawazun (keseimbangan), i'tidal (jalan tengah), dan tasamuh (toleran) dalam Islam. Islam selama ini dilekatkan dengan segenap aksi kekerasan dan anarkisme. Adalah sesuatu yang memprihatinkan bagi kita apabila ada sekelompok umat Islam yang mengangkat simbol-simbol Islam untuk membenarkan aksi kekerasan dan perusahaan terhadap sarana publik dan tempat ibadah. Buku ini menunjukkan sesuatu yang kurang diperhatikan dan bahkan diabaikan dalam perbincangan tentang Islam akhir-akhir ini di Indonesia. Maraknya sejumlah aksi intimidasi, pemaksaan, dan kekerasan yang membawa nama Islam, mengukuhkan kenyataan bahwa etika dan moralitas sudah terlepas jauh dari pengalaman keagamaan umat. [Mizan, Pustaka, Referensi, Agama, Islam]
Metodologi identifikasi golongan dan daerah miskin
Methods to identify poverty stricken areas and the poor in Indonesia.
Syekh Abdul Wahab, Tuan Guru Babussalam
Mausuah al-Iqtishad al-Islamiyah fi al-Masharif wa an-Nuqud wa al-Aswad al-Maliyah Jilid 3
Mausuah al-Iqtishad al-Islamiyah fi al-Masharif wa an-Nuqud wa al-Aswad al-Maliyah Jilid 1
Diskursus munasabah al-Qur'an
Etika manajemen
CARA PRAKTIS BELAJAR BAHASA ARAB
Inti dari buku ini adalah menghafal dan praktek. Susunan materi diawali dengan pelajaran-pelajaran dasar bahasa Arab berupa cara baca dan tulis yang merupakan momok awal penghilang selera belajar, kemudian macam-macam kata dan penggunaannya, juga cara baca dan latihan serta ungkapan-ungkapan umum dan dialog. Pada bab II berisikan dialog dan latihan, pada bab III berisikan kaedah-kaedah dasar bahasa Arab bagi yang ingin lebih mengetahui dan memperdalamnya dan pada bab IV adalah perbandingan antara bahasa Arab resmi (fusha) dan bahasa Arab sehari-hari atau pasaran (‘Ammiyah). Harapan kami, semoga buku ini benar-benar dapat membantu dan mempermudah kita semua dalam mempelajari bahasa Arab. Hanya kepada Allah kita memohon, dan kepada-Nyalah segala sesuatu akan kembali.