Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SHERLIN

2 karya publik ditemukan.

2026: 12025: 1

Perlindungan Hak Anak dari Kekerasan Verbal dan Psikis Dalam Rumah Tangga (Studi Kasus Nagari Lubuk Pandan Kecamatan 2x11 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

SHERLINA NOVITRADIAFATUL. NIM 2130201071. Judul Skripsi: “Perlindungan Hak Anak dari Kekerasan Verbal dan Psikis dalam Rumah Tangga (Studi Kasus Nagari Lubuk Pandan Kecamatan 2x11 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman)”. Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Al- Syakhshiyah), Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2026. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah masih terjadinya kekerasan verbal dan psikis terhadap anak di dalam rumah tangga di Nagari Lubuk Pandan Kecamatan 2x11 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan menganalisis faktor penyebab terjadinya kekerasan verbal dan psikis yang dialami anak dalam rumah tangga, untuk mengetahui dan menganalisis pihak yang berperan dalam memberikan perlindungan terhadap anak korban kekerasan verbal dan psikis dalam rumah tangga, untuk menemukan dan menganalisis bentuk perlindungan yang diberikan kepada anak yang mengalami kekerasan verbal dan psikis dalam rumah tangga Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research), dengan metode kualitatif dan pendekatan yuridis empiris. Sumber data primer pada penelitian ini adalah 5 (lima) orang anak, 8 (delapan) orang tua, 4 (empat) orang dari keluarga besar, dan tokoh masyarakat yaitu Perangkat Nagari Lubuk Pandan. Sumber data sekunder diperoleh dari buku-buku atau dokumen yang berkaitan dengan hadhanah, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga, serta jurnal-jurnal mengenai perlindungan hak anak dari kekerasan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Data dianalisis dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Teknik penjaminan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab terjadinya kekerasan verbal dan psikis yang dialami anak dalam rumah tangga meliputi pola asuh orang tua yang otoriter dan keras, perilaku anak yang sulit diatur, kondisi ekonomi keluarga yang tidak stabil, serta usia orang tua yang relatif muda menjadi pemicu munculnya emosi yang tidak terkendali. Pihak yang berperan dalam memberikan perlindungan adalah keluarga inti, keluarga besar yang terdiri dari nenek, paman, dan bibi. Bentuk perlindungan yang diberikan menghentikan secara langsung tindakan kekerasan verbal dan psikis, memberikan rasa aman dan dukungan kepada anak, memberikan nasihat dan teguran kepada orang tua pelaku kekerasan verbal dan psikis, perlindungan bersifat pencegahan dan pendampingan oleh pemerintahan nagari.

Kewenangan Wali Nagari dan Badan Permusyawaratan Nagari dalam Mengisi Kekosongan Hukum di Nagari Silago

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

SHERLIN. NIM 2130203082 Judul Skripsi “KEWENANGAN WALI NAGARI DAN BADAN PERMUSYAWARATAN NAGARI DALAM MENGISI KEKOSONGAN HUKUM DI NAGARI SILAGO” Skripsi Program Studi Hukum Tata Negara (Siyasah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2025. Penelitian ini mengkaji kebijakan dan pertimbangan Wali Nagari dan Badan Permusyawaratan Nagari (Bamus Nagari) dalam mengatasi kekosongan hukum terkait pembinaan ketentraman dan ketertiban di Nagari Silago, Kecamatan IX Koto, Kabupaten Dharmasraya. Kekosongan ini disebabkan oleh keterbatasan aparat penegak hukum seperti Penyidik Pegawai Negeri Sipil Daerah (PPNS) dan kurang optimalnya pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2018 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum. Kondisi ini semakin diperburuk karena Nagari Silago belum memiliki Peraturan Nagari yang khusus mengatur masalah ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan yang diambil oleh Wali Nagari Silago dan Badan Permusyawaratan Nagari dalam mengisi kekosongan hukum tersebut, serta memahami pertimbangan yang menjadi dasar kebijakan mereka dalam pembinaan ketentraman dan ketertiban. Jenis penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris, yang melibatkan penggalian informasi langsung dari lapangan untuk mengkaji implementasi ketentuan hukum normatif dalam masyarakat Data primer diperoleh melalui wawancara dengan Wali Nagari, Ketua Bamus, dan Satu Orang Anggota Bamus, sementara data sekunder berasal dari buku, artikel, dan peraturan perundang- undangan yang relevan. Pendekatan kualitatif digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, dan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui metode triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wali Nagari dan Bamus Nagari Silago menyadari pentingnya pengaturan ketentraman dan ketertiban, meskipun belum ada Peraturan Nagari yang eksplisit. Dalam upaya kebijakan pengisian kekosongan hukum dilakukan melalui: 1. Pendekatan norma adat Minangkabau untuk menghentikan perilaku masyarakat yang tidak sesuai, 2. Melakukan kolaborasi dengan pihak terkait yang melibatkan Wali Nagari Silago, Bamus Nagari Silago, Kepala Jorong Nagari Silago, Bhabinkhamtibmas dan Babinsa dan 3. penertiban tegas melalui interaksi langsung dengan pemuda yang mengganggu ketertiban tanpa melanggar hak asasi manusia. Pertimbangan utama dalam kebijakan ini adalah 1. Kurangnya partisipasi tokoh adat dan masyarakat dalam pembentukan Peraturan Nagari, 2. Kekhawatiran terhadap formalitas tanpa implementasi nyata, 3. Keterbatasan sumber daya dan akses informasi, dan 4. Kurangnya pemahaman akan pentingnya regulasi formal.