2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Learning About Language is an exciting and ambitious series of introductions to fundamental topics in language, linguistics and related areas. The books are designed for students of linguistics and those who are studying language as part of a wider course. Cognitive Linguistics explores the idea that language reflects our experience of the world. It shows that our ability to use language is closely related to other cognitive abilities such as categorization, perception, memory and attention allocation. Concepts and mental images expressed and evoked by linguistic means are linked by conceptual metaphors and metonymies and merged into more comprehensive cognitive and cultural models, frames or scenarios. It is only against this background that human communication makes sense. After 25 years of intensive research, cognitive-linguistic thinking now holds a firm place both in the wider linguistic and the cognitive-science communities. An Introduction to Cognitive Linguistics carefully explains the central concepts of categorizaÂtion, of prototype and gestalt perception, of basic level and conceptual hierarchies, of figure and ground, and of metaphor and metonymy, for which an innovative description is provided. It also brings together issues such as iconicity, lexical change, grammaticalization and language teaching that have profited considerably from being put on a cognitive basis. The second edition of this popular introduction provides a comprehensive and accessible up-to-date overview of Cognitive Linguistics: Clarifies the basic notions supported by new evidence and examples for their application in language learning Discusses major recent developments in the field: the increasing attention paid to metonymies, Construction Grammar, Conceptual Blending and its role in online-processing. Explores links with neighbouring fields like Relevance Theory Uses many diagrams and illustrations to make the theoretical argument more tangible Includes extended exercises Provides substantial updated suggestions for further reading.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
MEY ASTIA YUSWA RINI, NIM 1630401105, dengan judul skripsi: Pembiayaan Multijasa Konsumtif Dengan Akad Ijarah di PT. BPR Syariah AlMakmur. Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar.
Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana prosedur pembiayaan multijasa konsumtif dengan akad ijarah di PT. BPR Syariah Al-Makmur. Tujuannya yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan prosedur pelaksanaan pembiayaan multijasa konsumtif dengan akad ijarah di PT. BPR Syariah Al-Makmur, serta antisipasi risiko yang dihadapi dalam pelaksanaan pembiayaan multijasa konsumtif dengan akad ijarah di PT. BPR Syariah Al-Makmur.
Metode yang penulis gunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Dalam hal ini penulis akan mendeskripsikan data-data yang penulis kumpulkan melalui wawancara dan dokumen dari sumber data primer dan sumber data sekunder.
Berdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan pada PT. BPR Syariah AlMakmur,. prosedur pelaksanaan pembiayaan multijasa konsumtif di PT. BPR Syariah Al-Makmur menggunakan akad ijarah, yang diawali dengan nasabah mengajukan pembiayaan dengan melengkapi persyaratan-persyaratan, dilakukan survei kepada nasabah dengan menggunakan prinsip 5C. Nasabah yang melakukan pembiayaan harus memiliki rekening pada PT. BPR Syariah Al-Makmur, dan menandatangani setiap lembar akad pembiayaan yang telah dijelaskan oleh pihak bank, dan pada tahap akhir pencairan dana pembiayaan nasabah oleh teller kepada rekening nasabah. Antisipasi risiko yang dilakukan PT. BPR Syariah Al-Makmur yaitu dengan manerapkan manajemen resiko pembiayaan dengan baik dan seksama. PT. BPR Syariah Al-Makmur dalam mengantisipasi risiko yang timbul yaitunnya dengan mengidentifikasi (identification), mengukur (measure), memantau (monitor) dan mengontrol risiko yang timbul dari kegiatan usaha di PT. BPR Syariah Al-Makmur.
2020 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
2020 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rini Seprianti Putri. NIM 15300100089 (2015). Judul Skripsi: “Kompetensi Sosial Guru Pendidikan Agama Islam di SMPN 2 Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar’’. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar.
Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana kompetensi sosial guru pendidikan agama Islam di SMPN 2 Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar. Tujuan pembahasan ini untuk mendeskripsikan kompetensi sosial guru pendidikan agama Islam di SMPN 2 Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, untuk mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti. Sumber data yang penulis dapatkan antara lain: data primer adalah guru pendidikan agama Islam, data sekunder adalah peserta didik, teman sejawat guru pendidikan agama Islam, orang tua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar tempat tinggal guru pendidikan agama Islam. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang penulis pakai yaitu menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan fenomena di lapangan dapat disimpulkan bahwa kompetensi sosial guru pendidikan agama Islam di SMPN 2 Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar sudah baik. Hal ini dapat dilihat antara lain pertama, bersikap Inklusif, bertindak obyektif, serta tidak diskriminatif guru pendidikan agama Islam. Bersikap inklusif artinya sikap terbuka seseorang dalam menghadapi suatu perbedaan orang lain, hal ini dapat dikatakan bahwa guru pendidikan agama Islam di SMPN 2 Tanjung Emas dalam bersikap inklusif sangat baik. Bertindak obyektif artinya sikap seseorang dalam memberikan nilai sesuai dengan keadaan atau sesuai kenyataan, hal ini dapat dikatakan bahwa guru pendidikan agama Islam di SMPN 2 Tanjung Emas dalam bertindak obyektif sangat baik. Tidak diskriminatif artinya sikap seseorang yang tidak membeda-bedakan orang lain baik dari jenis kelamin, agama, status dan lain sebagainya, hai ini dapat dikatakan bahwa guru pendidikan agama Islam tidak diskrimintif dan sangat baik.
Kedua, komunikasi dengan sesama guru, kependidikan, orang tua, peserta didik, dan masyarakat. Komunikasi merupakan kunci kesuksesan dalam mencapai tujuan dari pembelajaran dan juga pendidikan. Komunikasi ini merupakan suatu cara atau alat yang digunakan dalam menyampaikan pesan dari seseorang kepada orang lain. Komunikasi ini sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari karena manusia bersifat makhluk sosial. Berdasarkan temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa komunikasi antara guru pendidikan agama Islam dengan sesama guru, kependidikan, orang tua, peserta didik, dan masyarakat dapat dikatakan sangat baik.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
WIDIA RINI LISTUTI, NIM. 14 204 066. Judul Skripsi Praktik Jasa Membajak Sawah di Nagari Koto Tuo Kecamatan IV Nagari Kabupaten Sijunjung Ditinjau Dari Fiqh Muamalah. Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar.
Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan akad membajak menurut fiqh muamalah, bagaimana alat taksir yang digunakan dalam penentuan waktu dan upah dalam praktik jasa membajak menurut fiqh muamalah, bagaimana pola pembayaran jasa membajak sawah menurut fiqh muamalah di Nagari Koto Tuo Kecamatan IV Nagari Kabupaten Sijunjung. Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan pelaksanaan akad membajak menurut fiqh muamalah, untuk menjelaskan alat taksir yang digunakan dalam penentuan waktu dan upah dalam praktik jasa membajak menurut fiqh muamalah, untuk menjelaskan pola pembayaran jasa membajak sawah menurut fiqh muamalah di Nagari Koto Tuo Kecamatan IV Nagari Kabupaten Sijunjung.
Metode penelitian yang penulis lakukan adalah metode penelitian kualitatif dengan mengambil penelitian lapangan (field research) dengan teknik pengambilan data observasi dan wawancara. Sumber data primer terdiri dari pemilik sawah pekerja membajak sawah dan sumber data sekunder terdiri dari buku fiqh, perbandingan mahzab, kaidah fiqh. Adapun pengolahan data yang dilakukan disini adalah secara kualitatif, yaitu menghimpun data yang berkaitan dengan masalah yang diteliti,membaca sumber data yang telah diteliti, membahas masalah, menginterpretasikan berdasarkan pandangan pakar sihingga terpecah masalah, selanjutnya dianalisa untuk mencari kesimpulan terhadap praktik jasa membajak sawah di Nagari Koto Tuo Kecamatan IV Nagari Kabupaten Sijunjung Ditinjau dari Fiqh Muamalah.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan pelaksanaan akad dalam membajak sawah di Nagari Koto Tuo tidak sah, karena tidak memenuhi syarat-syarat ijarah dan syarat objek akad ijarah . Seharusnya ijab dan kabul diwaktu akad harus jelas supaya tidak ada kesalahpahaman antara pekerja dengan pemilik sawah, dan apa yang di ijab kabul pada waktu akad harus sesuai sampai pekerjaan itu berakhir. Alat taksir yang digunakan dalam penentuan waktu dan upah dalam praktik jasa membajak sawah di Nagari Koto Tuo dijadikan pedoman oleh pekerja dalam mengikat antara pekerja dengan pemilik sawah, namun alat taksir jam digunakan untuk memperkirakan luas sawah tidak berpengaruh dalam menentukan upah diakhir kerja, praktik ini akan menimbulkan unsur gharar. Dalam ijarah ketidak jelasan (gharar) tidak dibolehkan karena akan menimbulkan kerugian disalah satu pihak. Keterlambatan pembayaran upah didalam ijarah tidak dibolehkan karena menunda pembayaran upah adalah salah satu bentuk kezaliman, berdasarkan hadits “Berikanlah upah kepada pekerja sebelum kering keringatnya”.
2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rini Solihah, NIM: BK 14 108 102 judul skripsi: Pengaruh Bimbingan Kelompok dengan Teknik Sosiodrama terhadap Peningkatan Kepercayaan Diri Siswa Kelas X di SMAN 1 Rambatan. Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, 2018. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kepercayaan diri siswa kelas X di SMAN 1 Rambatan. Tujuan dari penelitan ini adalah untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok teknik sosiodrama terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa. Jenis penelitian ini adalah menggunakan metode eksperimen dengan tipe one group pretest posttest, dengan sampel penelitian sebanyak 10 orang. Analisis data menggunakan uji-t. Hasil dari penelitian ini yaitu Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa kelas X di SMAN 1 Rambatan.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Essays on feminism from cultural perspectives.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Jennifer Chiaverini’s bestselling Elm Creek Quilts series began with The Quilter’s Apprentice and continues with Round Robin—the name for a quilt stitched by many hands in turn—a poignant story of friendship and loyalty. The Elm Creek Quilters have begun a Round Robin quilt, created by sewing concentric patchwork borders to a central block, as a gift for their beloved fellow quilter Sylvia Compson. But even as the quilt is passed from friend to friend, its eloquent beauty increasing with every stitch, the threads of their happiness begin to unravel. As each woman confronts a personal crisis, a painful truth, or a life-changing choice, the quilt serves as a symbol of the complex and enduring bonds between mothers and daughters, sisters and friends.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Role of mass media communication in the community development in Indonesia; volume commemorating the 40th anniversary of Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
“Teknik Kimia itu belajar apa aja? Banyak laboratoriumnya, ya?” “Lulusan Teknik Kimia bisa kerja di bidang apa?” Dan masih banyak pertanyaan lain yang sering ditanyakan mengenai program studi Teknik Kimia. Walaupun program studi Teknik Kimia bukan merupakan jurusan baru bagi beberapa perguruan tinggi di Indonesia, namun masih banyak orang yang belum mengenal dengan baik apa yang dipelajari di program studi Teknik Kimia dan bagaimana lulusan Teknik Kimia dapat berperan untuk memberikan sumbangsihnya di masyarakat. Berbeda dengan ilmu Kimia murni yang lebih banyak melakukan riset di laboratorium, bidang ilmu Teknik Kimia (chemical engineering) merupakan cabang ilmu teknik yang mempelajari pemrosesan bahan baku menjadi produk melalui proses-proses kimia. Sebagai hasilnya, banyak barang di sekitar kita yang merupakan “produk” hasil implementasi ilmu Teknik Kimia, termasuk di antaranya adalah kertas, tekstil, kosmetik, obat-obatan, makanan, bahan bakar, pupuk, dan lain sebagainya. Buku ini berisi gambaran mengenai program studi Teknik Kimia, mulai dari lingkup program studinya, mata kuliah yang dipelajari, serta profesi apa saja yang bisa dijalani oleh para lulusannya. Khususnya bagi para calon mahasiswa, buku ini juga mengungkapkan kiatkiat menempuh pendidikan di program studi Teknik Kimia. Setelah membaca buku ini, para calon mahasiswa maupun orangtua akan lebih memahami mengenai program studi Teknik Kimia dan profesi insinyur teknik kimia.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Aspek Sumberdaya Manusia sering diremehkan fungsi dan perannya dalam suatu organisasi. Keberadaannya dianggap beban karena hanya menimbulkan biaya saja bagi perusahaan dan organisasi. Faktor manusia dalam perusahaan sangat penting, karena maju tidaknya perusahaan tergantung dari kreatifitas manusianya. Perusahaan atau negara yang memiliki sumberdaya alam (SDA) melimpah namun tidak mempunyai sumberdaya manusia (SDM) yang kreatif maka SDA bagaikan raksasa yang sedang tidur. Sebaliknya perusahaan atau negara yang memiliki SDA sedikit bahkan tidak memiliki SDA sekalipun, namun memiliki SDM yang sangat kreatif akan dapat berbuat banyak dan menghasilkan banyak manfaat. Oleh karena itu meningkatkan peran aktif yang kreatif dari SDM sangat penting. Kajian manajemen sumberdaya manusia adalah sangat kompleks karena berhubungan dengan banyak faktor. Inti dari MSDM adalah aktivitas SDM yang sangat kompleks dan dinamis. Manajemen Sumberdaya Manusia atau Human Resources Management (HRM) sebagai proses keterlibatan orang dalam pengelolaan organisasi. Sumberdaya Manusia (SDM) merupakan aset yang paling berharga dalam organisasi. SDM yang bekerja dalam organisasi baik secara individu maupun berkelompok berkontribusi pada pencapaian tujuan organisasi. Departemen SDM dapat dianggap sebagai yang mengatur kebijakan saling terkait dengan pondasi ideologis, prosedur dan filosofis serta praktik yang berhubungan dengan manajemen SDM (French, 1997; Amstrong, 2006). Pentingnya peran SDM dalam suatu organisasi yaitu sebagai aset yang berharga karena berkontribusi dalam pencapaian tujuan organisasi, mendorong banyak pihak ingin melakukan penelitian tentang SDM sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan. MSDM merujuk pada praktek dan kebijakan yang anda perlukan untuk menjalankan aspek orang dan personil dari jabatan manajemen meliputi perekrutan, seleksi, pelatihan, penempatan dan penilaian. Aktivitas pengembangan SDM salah satunya adalah kinerja dan motivasi. Betapa pentingnya variabel motivasi. Variable motivasi SDM yang mempengaruhi kinerja adalah sangat penting dan biasanya diremehkan oleh perusahaan. Sebagai contoh jika motivasi, peluang dan kemampuan seseorang diukur dengan skala data ordinal dan masing-masing menunjukkan score 5, maka kinerjanya sama dengan 5 x 5 x 5 = 125. Apabila motivasi turun satu angka dikarenakan unsur organisasi dan secara individu tidak mampu memotivasi sendiri maka kinerja menjadi 4 x 5 x 5 = 100. Turun satu angka saja dalam motivasi maka kinerjanya turun 25. Apalagi jika dalam organisasi, terjadi saling membunuh motivasi misalnya menjadi 0 atau tidak ada motivasi sama sekali, maka berapapun tingginya peluang dan kemampuan maka kinerja nya menjadi nol. Oleh sebab itu organisasi atau sebuah perusahaan maupun masing-masing pegawai harus pintar dalam melakukan perbaikan dan lebih meningkatkan motivasi SDM agar kinerjanya bisa bertahan dan cenderung mengalami meningkatan. Beragam motivasi dapat dihasilkan dengan baik oleh organisasi ataupun perusahaan, bahkan motivasi untuk diri sendiri. Akan menjadi salah jika keberadaan departemen SDM hanya menjadi beban bagi perusahaan tanpa memberikan kontribusi apapun dalam usaha dan keuntungan perusahaan, karena kinerja itu adalah merupakan semua hasil yang dicapai oleh perusahaan termasuk penjualan dan keuntungan yang dihasilkan. Hal itu dikarenakan manajemen SDM sudah berubah tidak seperti yang dulu, SDM yang sekarang harus mengedepankan keseimbangan antara menjadi pedorong atau motivator yang berkelanjutan pada seorang tenaga kerja dan memberikan kontributor bagi perusahaan. Peran dari suatu Manajemen Sumber Daya Manusia sendiri di era modern ini harus menjadi suatu kontributor strategis, sekaligus sebagai rekan kerja dengan manajer operasional, memanfaatkan waktu yang ada mempunyai administrasi yang terstruktur dan lebih efektif dalam pembiayaan.