Text, translation, and tradition
Printbegrænsninger: Der kan printes 10 sider ad gangen og max. 40 sider pr. session.
Profil penulis
1.702 karya publik ditemukan.
Printbegrænsninger: Der kan printes 10 sider ad gangen og max. 40 sider pr. session.
Scriptures and prayers to maintain your pregnancy, and to ensure a safe delivery. Today most women delivery through surgery, yet God is supreme. You can make your case different...
On profesionalism of Islamic religious high school teachers in Aceh Province, Indonesia.
With complete step-by-step instructions and detailed recipes for 100 different kinds of sausage, this is the perfect how-to guide for beginning and veteran home sausage-makers alike.
Pembelajaran sains sejatinya merupakan pembelajaran terpadu yang berkenaan dengan peristiwa yang terjadi di alam dan sekitarnya. Pembelajaran tersebut menekankan bagaimana pembelajar memahami berbagai permasalahan yang terjadi di sekitar berserta solusinya. Sebagai contoh, pembelajar menyadari adanya masalah pencemaran udara serta bahayanya, maka diharapkan pembelajar dapat memikirkan solusi untuk penanggulangan pencemaran tersebut. Pembelajar tidak hanya memerlukan teori, namun juga aktivitas nyata di laboratorium. Oleh karena itu, adanya laboratorium sangat signifikan untuk mendukung pembelajaran sains yang terarah dan terpadu. Dalam implementasinya, berbagai permasalahan yang terkait sains dapat diselesaikan dalam laboratorium. Laboratorium adalah tempat dimana seseorang melakukan riset ilmiah, pengukuran atau pelatihan ilmiah. Kebutuhan sarana laboratorium dari berbagai disiplin ilmu akan menjadi efektif apabila dilakukan secara terintegrasi. Salah satu pendekatan dalam pembelajaran yang terintegrasi adalah STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics). STEM memungkin-kan pembelajar untuk mempelajari konsep akademik secara tepat dengan menerapkan 4 disiplin ilmu yaitu, Sains, Teknologi, Keahlian Teknik dan Matematika. Buku ini disusun sebagai salah satu tanggung jawab dan cinta kami dalam Pusat Studi Sains – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk kemajuan pendidikan Indonesia. Kami berharap bahwa buku ini dapat membantu serta menjadi kawah candradimuka untuk para guru sekolah menengah atas (SMA) di Indonesia, dalam mendesain praktikum di sekolah yang berbasis sains terpadu. Pembelajaran sains sejatinya merupakan pembelajaran terpadu yang berkenaan dengan peristiwa yang terjadi di alam dan sekitarnya. Pembelajaran tersebut menekankan bagaimana pembelajar memahami berbagai permasalahan yang terjadi di sekitar berserta solusinya. Sebagai contoh, pembelajar menyadari adanya masalah pencemaran udara serta bahayanya, maka diharapkan pembelajar dapat memikirkan solusi untuk penanggulangan pencemaran tersebut. Pembelajar tidak hanya memerlukan teori, namun juga aktivitas nyata di laboratorium. Oleh karena itu, adanya laboratorium sangat signifikan untuk mendukung pembelajaran sains yang terarah dan terpadu. Dalam implementasinya, berbagai permasalahan yang terkait sains dapat diselesaikan dalam laboratorium. Laboratorium adalah tempat dimana seseorang melakukan riset ilmiah, pengukuran atau pelatihan ilmiah. Kebutuhan sarana laboratorium dari berbagai disiplin ilmu akan menjadi efektif apabila dilakukan secara terintegrasi. Salah satu pendekatan dalam pembelajaran yang terintegrasi adalah STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics). STEM memungkin-kan pembelajar untuk mempelajari konsep akademik secara tepat dengan menerapkan 4 disiplin ilmu yaitu, Sains, Teknologi, Keahlian Teknik dan Matematika. Buku ini disusun sebagai salah satu tanggung jawab dan cinta kami dalam Pusat Studi Sains – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk kemajuan pendidikan Indonesia. Kami berharap bahwa buku ini dapat membantu serta menjadi kawah candradimuka untuk para guru sekolah menengah atas (SMA) di Indonesia, dalam mendesain praktikum di sekolah yang berbasis sains terpadu. [Desain, Laboratorium, Skala Mini, Pembelajaran, Sains, Terpadu, Sri Fatmawati, Nina Ariesta, Laily Yunita, Susanti, Darmaji, Surya Rosa Putra, deepublish]
Jangan pernah lupakan sejarah! Di buku ini kita menemukan pentingnya sejarah dalam Islam, khususnya sejarah Ka’bah yang menjadi kiblat umat Islam dunia. —KH. Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Pondok Modern Gontor Ponorogo Subhanallah…Buku ini membuka di antara keagungan dan kemuliaan rumah-Nya. Bacalah sahabatku fillah! —Ustadz Arifin Ilham, Dai dan Pimpinan Majelis Dzikir az-Zikra Saya doakan yang membaca buku ini termotivasi berdoa dan berangkat umrah dan haji. Bahkan yang hanya melihat judul dan cover-nya. Secara, jika timbul keinginan dan keyakinan, insya Allah ada jalan dari Allahuntuk sampai ke Ka’bah-nya. —Ustadz Yusuf Mansur, Dai dan Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Qur’an Bila Anda belum pernah naik haji atau umrah, membaca buku ini akan menjadi penyemangat untuk segera pergi ke Mekah dan memeluk Ka’bah. Bagi yang sudah pernah, kerinduan kepada Ka’bah tiba-tiba akan menyelimuti diri Anda. Itu lantaran Anda tahu sejarah dan hakikat Ka’bah. Selamat membaca! —Anggito Abimanyu, Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) 2012-2014 Sungguh, ini adalah buku sejarah Ka’bah paling lengkap sekaligus mengharukan! Sangat dibutuhkan oleh umat Islam. —Marwah D. Ibrahim, Presidium Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kalau Anda ragu dengan arti penting buku ini, sebaiknya Anda tidak beli! Sebaliknya, jangan salahkan penulis buku ini, kalau Anda menitikkan air mata bahagia, takjub, setelah membaca buku ini dari awal sampai akhir. —Ustadz Zaki Mirza, Dai dan Penceramah Ini buku wajib bagi setiap (calon) jamaah haji dan siapa pun yang hendak menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci. Sangat lengkap dan menambah semangat untuk mengunjungi Ka’bah. —Dessy Ratnasari, Artis
Akan tetapi, tidak dengan buku yang satu ini. Karya Dr. Al-Buthy ini sangat lincah, cerdas, dan membimbing kita pada pemahaman sirah yang benar. Inilah satu-satunya buku pegangan dasar tentang sirah Nabi Muhammad Saw. yang paling lengkap dan tepercaya. Sebagai ulama paling berpengaruh abad ini, otoritas sang pengarang sama sekali tidak diragukan. Beliau menyajikan karya ini dengan ungkapan sastrawi yang ringan dan renyah. Buku yang penuh kejutan, bahkan dari kisah hidup Rasulullah Saw. yang paling sederhana pun ternyata ada hikmah dan hukum yang patut kita renungkan. Buku ini wajib dibaca oleh siapa pun yang merindukan sosok ideal dalam menjalani hidupnya di dunia dan akhirat. [Mizan, Hikmah, Referensi, Agama, Islam, Indonesia]
Antara persoalan yang terjawab dalam buku ini: 1. Adakah berubat itu benar-benar wajib? 2. Bagaimana mengenalpasti darurat yang sebenar? 3. Bilakah masa kita tidak perlu berjumpa doktor? 4. Lemak babi boleh jadi halal? 5. Apakah doa waktu sakit yang mujarab? 6. Bolehkah menderma organ kepada bukan Muslim? 7. Berdosakah kita apabila menggugurkan kandungan? 8. Jampi bagaimana yang diterima Islam? 9. Setakat mana kita boleh mencantikkan rupa? 10. Pandangan mata orang mampu membuatkan kita sakit? 11. Vaksin: Mahu cucuk ataupun tidak?
• Bolehkah disambung balik tangan yang dipotong kerana hukum hudud • Bila najis jadi suci? • Bolehkah mengubat di negara orang kafir dan mengambil upah daripada mereka? • Bolehkah kita berubat dengan dadah? • Bagaimana kalau saya sentiasa terkentut? • Adakah orang yang menderma organ menanggung dosa si penerima? Itu baru enam daripada begitu banyak hukum-hukum yang diceritakan dalam buku ini.
Sumber daya manusia merupakan faktor yang penting menentukan dalam setiap organisasi karena sebagai salah satu unsur kekuatan daya saing organisasi juga sebagai penentu utama organisasi dalam meningkatkan produknya atau pelayanannya kepada masyarakat. Oleh karena itu sumber daya manusia harus berkualitas memiliki kompetensi dan kinerja yang tinggi. Maka dalam pengelolaan sumber daya manusia perlu dilakukan perencanaan dan pengembangan sehingga dimasa datang dapat tersedia SDM yang berkualitas dan unggul. SDM tidak saja dituntut professional sebagai pembangun citra pelayanan public, tetapi juga dituntut sebagai perekat dan pemersatu bangsa. Untuk memenuhi tuntutan tersebut diperlukan upaya yang sistematis agar mampu bekerja optimal dalam memberikan pelayanan terbaik atau untuk menghasilkan produk terbaik. Hal tersebut hanya mungkin dicapai melalui peningkatan pengetahuan, ketrampilan dan keahlian melalui program pengembangan SDM. Upaya perbaikan pengelolaan sumber daya manusia terus dilakukan tanpa henti sehingga produktifitas kerjanya dapat meningkat dan dapat dicapai efektivitas dan efisiensi organisasi.
Penggunaan metode statistik untuk data kategorik telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Terutama di bidang biomedis dan ilmu sosial. Disadari bahwa pendekatan data kontinu seringkali tidak tepat untuk diaplikasikan pada data kategorik. Buku ini menyajikan metode yang penting untuk menganalisis data kategorik. Secara ringkas, uji chi-kuadrat memainkan peranan penting dalam analisi data kategorik. Buku ini membantu analisis data yang berkaitan dengan respon kategorik yang banyak ditemukan di bidang: sosial, perilaku, biomedis, kesehatan masyarakat, pemasaran, pendidikan, biologi, pertanian, dan industri. Buku ini dimulai dengan dasar-dasar inferensi pada tabel kontingensi. Kemudian dilanjutkan dengan (1) regresi logistik, (2) regresi logistik multi-nomial, (3) model Poisson untuk respon cacah, (4) model loglinear untuk tabel kontingensi, (5) Generalized Linear Model, (6) dasar-dasar pemrograman software R. [Dr. Jaka Nugraha, Universitas Islam Indonesia, Penerbit Deepublish, statistik, analisis data, data kategorik, program software R]
JANGAN terkejut, kalau dalam Studium General (Kuliah Umum; Latin studium, Prancis kuno general) yang pertama di Jurusan Sejarah (bahasa Arab syajara berarti terjadi, syajarah berarti pohon, syajarah an-nasab berarti pohon silsilah; bahasa Inggris history, bahasa Latin dan Yunani historia, bahasa Yunani histor atau istor berarti orang pandai) yang juga dihadiri mahasiswa tahun pertama, gambaran Anda tentang sejarah tidak sesuai dengan yang diharapkan. Kuliah semacam itu memang tidak dimaksudkan untuk memberi penjelasan tentang sejarah pada umumnya. Dosen yang memberi kuliah lebih menyesuaikan diri dengan harapan teman-temannya sendiri daripada dengan tuntutan mahasiswa baru yang masih perlu penerangan. Misalnya, dosen itu mempunyai keahlian American Studies dengan kekhususan Sejarah Hubungan Internasional, dan ia akan menjelaskan tentang sikap Amerika terhadap penyerbuan Jepang ke Cina sebelum Perang Dunia II. Amerika yang juara dalam menentang penjajahan, ternyata bersikap diam dalam soal ini. Alasan yang dikemukakan Amerika ialah Jepang tidak merupakan bahaya yang jelas dan langsung. Alasan lain ialah anggota militer Jepang yang sedikit akan terserap oleh rakyat Cina yang banyak itu. Yang ingin disampaikan dalam kuliah itu sebenarnya ialah watak diplomasi Amerika yang selalu mengutamakan kepentingan nasionalnya, meskipun dikemas dengan retorika menegakkan kemerdekaan. Kuliah itu justru meresahkan mahasiswa baru, karena sejarah yang diberikan tidak seperti yang diajarkan di sekolah. Pengalaman sehari-hari juga tidak banyak menolong. Amerika dikenal lewat bintang film, basketball dan football; Jepang dikenal lewat turisme, motor-motor Honda-Suzuki, Yamaha di jalan dan film-film cartoon; dan Cina dikenal lewat cerita silat, baterai, dan merek handuk. Rupanya pelajaran di sekolah dan pengalaman modern melalui teknologi tidak ada gunanya. Jangan terburu-buru mengambil kesimpulan! Baik pelajaran maupun pengalaman ternyata penting untuk Ilmu Sejarah. Pelajaran di sekolah setidaknya mengajarkan fakta sejarah dan pengalaman akan membuat orang lebih bijaksana, dua hal yang sangat penting bagi sejarawan. [Mizan, Bentang, Sejarah, Referensi, Indonesia]