2016 · JOURNAL_SUBMISSION ·
<p style="margin: 1em 0px; color: #111111; font-family: 'Times New Roman', Times, Georgia, serif; font-size: 11.2px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: #ffffff;"><em>Qur’an is a holly book that was revealed by Allah S.W.T to the prophet Muhammad (p.b.u.h) as guidances for human kind to live better in order to help them to get good part today and the day after. Qur’an is also as a direction (hudan) for people in general and obedient people (moslem) specifically, and it has been a medium to make it different between good and bad (al-furqan). As revelation, Qur’an discusses about faith, etiquette, moral value, and character. This study described Qur’an perspective of character education. Through character education, it is hoped that moslem people can apply it in line with Qur’an rules. Therefore, moslem people can achieve good personality (akhlatul-karimah dan Mmahmudah) and avoid something bad (mazmumah), even achieving demoralization.</em></p><p style="margin: 1em 0px; color: #111111; font-family: 'Times New Roman', Times, Georgia, serif; font-size: 11.2px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: #ffffff;"><strong>Kata Kunci:</strong><span class="Apple-converted-space"> </span>al-quran, pendidikan karakter, akhlak, etika dan moral</p>
2016 · JOURNAL_SUBMISSION ·
<p style="margin: 1em 0px; color: #111111; font-family: Arial, Verdana, Helvetica, sans-serif; font-size: 11.2px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: #fafafa;">The investigation of bimetallic CuPt Nanoparticles (CuPt NPs) with average diameters in the 196.7±98 nm range have been prepared by the Liquid phase deposition methods and synthesized directly on an indium tin oxide (ITO) substrate. CuPt NPs with high surface defect grown on (ITO) surface were prepared via a simple immersion of the substrate into a solution contains 1 mM Potassium Hexachloro Platinate (K<sub>2</sub>PtCl<sub>6</sub>), 0.2 mM Anhydrous Copper (II) Sulfate (CuSO<sub>4</sub>) anhydrous, 0.01 M Sodium dodecyl sulfate (SDS) and 10 mM Formic acid for 4 h at room temperature. The modification of Cu<sup>2+</sup><span class="Apple-converted-space"> </span>ion precursor play a role to determine the nanoparticles geometry obtained. The simultaneous reduction of metal ions leads to either a surface enriched with one component or an alloy type of structure depending on the bimetal composition. The bimetallic CuPt NPs dispersions are characterized by FESEM, EDX Mapping, XRD, HRTEM and XPS analysis.</p><em style="color: #111111; font-family: Arial, Verdana, Helvetica, sans-serif; font-size: 11.2px; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: #fafafa;">Key words: CuPt, Liquid phase deposition, Bimetallic CuPt NPs</em>
2016 · JOURNAL_SUBMISSION ·
<p style="margin: 1em 0px; color: #111111; font-family: Arial, Verdana, Helvetica, sans-serif; font-size: 11.2px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: #fafafa;">Embryology is part of a study of developmental biology. In embryology widely used terms that will clarify a process, and the state or the name of a body part, such as teratology, is part of a study of embryology and cause birth defects. Fetuses and embryos as another name for the developing fetus. Individual development process involves five kinds of processes, namely the growth, differentiation, cellular interactions, movement and metabolism. The fifth process will always be found in every stage of human development (day after day and week after week). Embryology process closely related to the presence and action of genes in the body. Advances in technology have shown that the lack of regulation in the body at the cellular level is called the molecular regulation and signaling.</p><p style="margin: 1em 0px; color: #111111; font-family: Arial, Verdana, Helvetica, sans-serif; font-size: 11.2px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: #fafafa;"><strong> </strong></p><span style="color: #111111; font-family: Arial, Verdana, Helvetica, sans-serif; font-size: 11.2px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: normal; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: left; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; background-color: #fafafa; display: inline !important; float: none;">Key words ; embryology, developmental of biology</span>
2016 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pembelajaran sains sejatinya merupakan pembelajaran terpadu yang berkenaan dengan peristiwa yang terjadi di alam dan sekitarnya. Pembelajaran tersebut menekankan bagaimana pembelajar memahami berbagai permasalahan yang terjadi di sekitar berserta solusinya. Sebagai contoh, pembelajar menyadari adanya masalah pencemaran udara serta bahayanya, maka diharapkan pembelajar dapat memikirkan solusi untuk penanggulangan pencemaran tersebut. Pembelajar tidak hanya memerlukan teori, namun juga aktivitas nyata di laboratorium. Oleh karena itu, adanya laboratorium sangat signifikan untuk mendukung pembelajaran sains yang terarah dan terpadu. Dalam implementasinya, berbagai permasalahan yang terkait sains dapat diselesaikan dalam laboratorium. Laboratorium adalah tempat dimana seseorang melakukan riset ilmiah, pengukuran atau pelatihan ilmiah. Kebutuhan sarana laboratorium dari berbagai disiplin ilmu akan menjadi efektif apabila dilakukan secara terintegrasi. Salah satu pendekatan dalam pembelajaran yang terintegrasi adalah STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics). STEM memungkin-kan pembelajar untuk mempelajari konsep akademik secara tepat dengan menerapkan 4 disiplin ilmu yaitu, Sains, Teknologi, Keahlian Teknik dan Matematika. Buku ini disusun sebagai salah satu tanggung jawab dan cinta kami dalam Pusat Studi Sains – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk kemajuan pendidikan Indonesia. Kami berharap bahwa buku ini dapat membantu serta menjadi kawah candradimuka untuk para guru sekolah menengah atas (SMA) di Indonesia, dalam mendesain praktikum di sekolah yang berbasis sains terpadu. Pembelajaran sains sejatinya merupakan pembelajaran terpadu yang berkenaan dengan peristiwa yang terjadi di alam dan sekitarnya. Pembelajaran tersebut menekankan bagaimana pembelajar memahami berbagai permasalahan yang terjadi di sekitar berserta solusinya. Sebagai contoh, pembelajar menyadari adanya masalah pencemaran udara serta bahayanya, maka diharapkan pembelajar dapat memikirkan solusi untuk penanggulangan pencemaran tersebut. Pembelajar tidak hanya memerlukan teori, namun juga aktivitas nyata di laboratorium. Oleh karena itu, adanya laboratorium sangat signifikan untuk mendukung pembelajaran sains yang terarah dan terpadu. Dalam implementasinya, berbagai permasalahan yang terkait sains dapat diselesaikan dalam laboratorium. Laboratorium adalah tempat dimana seseorang melakukan riset ilmiah, pengukuran atau pelatihan ilmiah. Kebutuhan sarana laboratorium dari berbagai disiplin ilmu akan menjadi efektif apabila dilakukan secara terintegrasi. Salah satu pendekatan dalam pembelajaran yang terintegrasi adalah STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics). STEM memungkin-kan pembelajar untuk mempelajari konsep akademik secara tepat dengan menerapkan 4 disiplin ilmu yaitu, Sains, Teknologi, Keahlian Teknik dan Matematika. Buku ini disusun sebagai salah satu tanggung jawab dan cinta kami dalam Pusat Studi Sains – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk kemajuan pendidikan Indonesia. Kami berharap bahwa buku ini dapat membantu serta menjadi kawah candradimuka untuk para guru sekolah menengah atas (SMA) di Indonesia, dalam mendesain praktikum di sekolah yang berbasis sains terpadu. [Desain, Laboratorium, Skala Mini, Pembelajaran, Sains, Terpadu, Sri Fatmawati, Nina Ariesta, Laily Yunita, Susanti, Darmaji, Surya Rosa Putra, deepublish]
2016 · Book · Koleksi Perpustakaan
Jangan pernah lupakan sejarah! Di buku ini kita menemukan pentingnya sejarah dalam Islam, khususnya sejarah Ka’bah yang menjadi kiblat umat Islam dunia. —KH. Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Pondok Modern Gontor Ponorogo Subhanallah…Buku ini membuka di antara keagungan dan kemuliaan rumah-Nya. Bacalah sahabatku fillah! —Ustadz Arifin Ilham, Dai dan Pimpinan Majelis Dzikir az-Zikra Saya doakan yang membaca buku ini termotivasi berdoa dan berangkat umrah dan haji. Bahkan yang hanya melihat judul dan cover-nya. Secara, jika timbul keinginan dan keyakinan, insya Allah ada jalan dari Allahuntuk sampai ke Ka’bah-nya. —Ustadz Yusuf Mansur, Dai dan Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Qur’an Bila Anda belum pernah naik haji atau umrah, membaca buku ini akan menjadi penyemangat untuk segera pergi ke Mekah dan memeluk Ka’bah. Bagi yang sudah pernah, kerinduan kepada Ka’bah tiba-tiba akan menyelimuti diri Anda. Itu lantaran Anda tahu sejarah dan hakikat Ka’bah. Selamat membaca! —Anggito Abimanyu, Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) 2012-2014 Sungguh, ini adalah buku sejarah Ka’bah paling lengkap sekaligus mengharukan! Sangat dibutuhkan oleh umat Islam. —Marwah D. Ibrahim, Presidium Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kalau Anda ragu dengan arti penting buku ini, sebaiknya Anda tidak beli! Sebaliknya, jangan salahkan penulis buku ini, kalau Anda menitikkan air mata bahagia, takjub, setelah membaca buku ini dari awal sampai akhir. —Ustadz Zaki Mirza, Dai dan Penceramah Ini buku wajib bagi setiap (calon) jamaah haji dan siapa pun yang hendak menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci. Sangat lengkap dan menambah semangat untuk mengunjungi Ka’bah. —Dessy Ratnasari, Artis
2016 · Book · Koleksi Perpustakaan
JANGAN terkejut, kalau dalam Studium General (Kuliah Umum; Latin studium, Prancis kuno general) yang pertama di Jurusan Sejarah (bahasa Arab syajara berarti terjadi, syajarah berarti pohon, syajarah an-nasab berarti pohon silsilah; bahasa Inggris history, bahasa Latin dan Yunani historia, bahasa Yunani histor atau istor berarti orang pandai) yang juga dihadiri mahasiswa tahun pertama, gambaran Anda tentang sejarah tidak sesuai dengan yang diharapkan. Kuliah semacam itu memang tidak dimaksudkan untuk memberi penjelasan tentang sejarah pada umumnya. Dosen yang memberi kuliah lebih menyesuaikan diri dengan harapan teman-temannya sendiri daripada dengan tuntutan mahasiswa baru yang masih perlu penerangan. Misalnya, dosen itu mempunyai keahlian American Studies dengan kekhususan Sejarah Hubungan Internasional, dan ia akan menjelaskan tentang sikap Amerika terhadap penyerbuan Jepang ke Cina sebelum Perang Dunia II. Amerika yang juara dalam menentang penjajahan, ternyata bersikap diam dalam soal ini. Alasan yang dikemukakan Amerika ialah Jepang tidak merupakan bahaya yang jelas dan langsung. Alasan lain ialah anggota militer Jepang yang sedikit akan terserap oleh rakyat Cina yang banyak itu. Yang ingin disampaikan dalam kuliah itu sebenarnya ialah watak diplomasi Amerika yang selalu mengutamakan kepentingan nasionalnya, meskipun dikemas dengan retorika menegakkan kemerdekaan. Kuliah itu justru meresahkan mahasiswa baru, karena sejarah yang diberikan tidak seperti yang diajarkan di sekolah. Pengalaman sehari-hari juga tidak banyak menolong. Amerika dikenal lewat bintang film, basketball dan football; Jepang dikenal lewat turisme, motor-motor Honda-Suzuki, Yamaha di jalan dan film-film cartoon; dan Cina dikenal lewat cerita silat, baterai, dan merek handuk. Rupanya pelajaran di sekolah dan pengalaman modern melalui teknologi tidak ada gunanya. Jangan terburu-buru mengambil kesimpulan! Baik pelajaran maupun pengalaman ternyata penting untuk Ilmu Sejarah. Pelajaran di sekolah setidaknya mengajarkan fakta sejarah dan pengalaman akan membuat orang lebih bijaksana, dua hal yang sangat penting bagi sejarawan. [Mizan, Bentang, Sejarah, Referensi, Indonesia]
2016 · Book · Koleksi Perpustakaan
2016 · Book · Koleksi Perpustakaan
On history of Nanggroe Aceh Darussalam.
2016 · Book · Koleksi Perpustakaan
HCTL Open International Journal of Technology Innovations and Research (IJTIR) [ISSN (Online): 2321-1814] is an International, Open-Access, Peer-Reviewed, Online journal devoted to various disciplines of Science and Technology. HCTL Open IJTIR is a bi-monthly journal published by HCTL Open Publications Solutions, India and Hybrid Computing Technology Labs, India. - Get more information at: http://ijtir.hctl.org/
2016 · Book · Koleksi Perpustakaan
The International Science Congress Association organized the 2nd International Science Congress (ISC-2012) with 'Science and Technology - Challenges of 21st Century' as its focal theme. ISC-2012 was divided in 20 sections. A total number of 800 Research Papers and 1200 registrations from 23 countries all over the world have been received. They was mainly from Bangladesh, Bulgariya, Cameroun, France, Greece, Iran, Iraq, Kazakhstan, Korea, Lithuania, Malaysia, Nigeria, Nepal, Phillipines, Pakistan, Poland, Romania, Slovakiya, USA, Ukraine, Venezuela, Turkey and India.
2016 · Book · Koleksi Perpustakaan
2016 · Book · Koleksi Perpustakaan
International New Research Journal particularly aims at publishing the finest peer-reviewed research in all fields of science, arts, and technology on the basis of its originality, importance, interdisciplinary interest, timeliness, accessibility, elegance and surprising conclusions. Actually, it provides benefit to the scholars and scientists, universities, research institutions, and independent researchers all around the world. The journal welcomes ideas for articles on recent scientific discovers, technical innovations, and overviews of ongoing research. Objectives —To get recognition worldwide —To stimulate young researcher —To publish high quality research papers —To publish original innovative and novel research articles —To stimulate university teachers streams research writing —To research articles are recognized worldwide —To attend conferences in different fields
2013 · JOURNAL_SUBMISSION ·
Fatwa is believed to be a container having an important and significant role in the religious life of the Islamic community. The urgency and significance can be seen from its function as a mediating between the ideals of Islamic law on the one hand with the factual reality-communities on the other. This is where all the problems, concerns, hopes, aspirations and experiences presented and confronted people to look for common ground with the ideals of moral and religious ethics in Shari'ah mediated by the intellectual prowess of a mufti. One of the institutions that are semi-formal fatwa is the fatwa issued by the Fatwa Commission of the Indonesian Ulema Council (MUI), because these institutions are formally established by the government, but its provisions can not be forced as the decision of the judiciary. Since its establishment in 1975 MUI fatwa has been issued either at the request of individuals, community groups and at the request of the government. This simple article will try to look at and examine some of the MUI fatwa has been issued, to then be viewed and analyzed, especially in terms of legal istinbat method used in formulating his fatwa.