2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
NurHasnah, NIM 2130404113, Judul Skripsi “Analisis Strategi Pengembangan Usaha Angkringan Cakra Dengan Menggunakan Business Model Canvas”. Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan Usaha Angkringan Cakra yang berlokasi di Nagari Cubadak, Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, dengan menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC) yang diintegrasikan dengan analisis SWOT. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah pelanggan angkringan Cakra, namun mengalami penurunan saat memasuki libur semester, sementara pada hari biasanya jumlah pelanggan angkringan Cakra terus meningkat dan stabil. Angkringan Cakra juga tidak melakukan Delefery Order, sedangkan ada dan banyak pelanggan yg ingin melakukan pemesanan secara delivery Order. Masalah yang penulis temui adalah, pemilik angkringan Cakra belum terimplementasi secarah menyeluruh dengan metode Business Model Canvas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research), menggunakan pendekatan kualitatif, Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisa diuji menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukan angkringan Cakra belum optimal menerapkan 9 elemen Business Model Canvas, dari hasil analisis SWOT untuk pengembangan model bisnis, angkringan Cakra perlu peningkatkan beberapa elemen BMC, yaitu pada elemen Value Proposition, adanya penambahan karyawan dan menawarkan promo menarik. Pada elemen Channels, manfaatkan media sosial dan bekerja sama dengan pengurus organisasi. Pada elemen Costumer Relationship, tambahkan karyawan untuk bagian dapur dan delivery, juga adanya penambahan menu baru untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Pada elemen Revenue Stream, hendaknya angkringan Cakra membuka cabang pendapatan dan mengadakan event untuk menambah pendapatan. Pada Key Resources, bangun fasilitas yang lebih luas dan tambah tempat duduk pelanggan. Terakhir pada elemen Cost Structure, buat laporan keuangan untuk mengontrol pengeluaran, dan perlu membuat kas tabungan sebagai modal tambahan.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan utama dalam skripsi ini adalah kurangnya kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran SKI di MAN 2 Payakumbuh. Berdasarkan hasil observasi, kurangnya kemampuan berpikir kritis siswa selama proses pembelajaran seperti rendahnya hasil belajar siswa, kurangnya kemampuan menganalisis masalah, minimnya kemampuan berargumen logis, rendahnya kemampuan mengambil keputusan, dan kurangnya rasa ingin tahu dan inisiatif bertanya. Tujuan indikator ini untuk mengetahui apakah adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa setelah diterapkan model pembelajaran Paired Story Telling di MAN 2 Payakumbuh. Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Quasi Eksperimen dengan Desain Posttest Only Control Group Design. Desain ini digunakan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dengan penerapan model pembelajaran Paired Story Telling. Dalam Desain ini, membandingkan hasil angket kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel yaitu teknik random sampling didapatkan kelas X.E6 dengan 36 orang siswa sebagai kelas eksperimen dan X.E5 dengan 36 orang siswa sebagai kelas kontrol. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan dapat diketahui bahwa selama proses pembelajaran berlangsung pada kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran Paired Story Telling mengalami peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Sedangkan pada kelas kontrol dengan perlakuan menggunakan model pembelajaran Think Pair and Share tidak mengalami peningkatan dari kelas eksperimen. Rata-rata hasil Posttest kelas eksperimen yaitu 89, dan rata-rata hasil Posttest kelas kontrol adalah 70. Jadi perbedaan rata-rata hasil Posttest adalah 19. Setelah dilakukannya uji-t terhadap hasil pengujian Posttest diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,00, maka terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dengan penerapan model pembelajaran Paired Story Telling. Diperoleh T-hitung 13. 636 dengan df dari hasil (n-k) yaitu (72-2) = 70, maka didapatkan T-tabel 1.994. Maka, diperoleh kesimpulan T-hitung > T-tabel yakni 13.636 > 1.994 maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh signifikan penerapan model pembelajaran Paired Story Telling terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nurhasna. NIM 1730203053. Judul Skripsi: “Pemberlakuan UU Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dalam Tinjauan Konsep Otonomi Daerah dan Fiqh Siyasah”. Jurusan Hukum Tata Negara (Siyasah), Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar tahun akademik 2022. Dalam penulisan skripsi ini yang menjadi fokus penelitian adalah bagaimana konsep pengelolaan pertambangan mineral dan batubara yang berkaitan dengan kewenangan pemerintah pusat dan pemerintah daerah dan bagaimana pula tinjauan fiqh siyasah terkait konsep otonomi daerah terhadap pengelolaan pertambangan mineral dan batubara. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana konsep pengelolaan pertambangan mineral dan batubara yang berkaitan dengan kewenangan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, dan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pula tinjauan fiqh siyasah terkait konsep otonomi daerah terhadap pengelolaan pertambangan mineral dan batubara. Jenis penelitian ini adalah peneletian hukum normatif (library research). Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif. Teori yang dipakai adalah Teori Pertambangan Mineral dan Batubara, Teori Kewenangan, Teori Otonomi Daerah dan Teori Fiqh Siyasah. Dari hasil penelitian yang penulis lakukan ini dapat disimpulkan bahwa berlakunya Undang-Undang Minerba pasca perubahan ini mengakibatkan pengurangan kewenangan pengelolaan minerba daerah yang dialihkan pada pemerintah pusat. Kewenangan pemerintah daerah Provinsi dan pemerintah daerah Kabupaten/kota dihapus/dihilangkan (Pasal 7 dan Pasal 8 UU Minerba 2020). Walaupun nanti pemerintah pusat akan mendelegasikan perizinan melalui PP/Permen (Pasal 35 ayat (4) UU Minerba 2020) akan tetapi jika dilihat dalam Undang-Undang ini hampir semua kewenangan pemerintah daerah ditarik ke pemerintah pusat. Dalam“hal ini bertentangan dengan Pasal 18 dan Pasal 18A UUD 1945 tentang Otonomi Daerah.” Dan pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan berdasarkan Undang-Undang yang baru ini jika dilihat dari batas-batas kewenangan. Jika merujuk pada konsep hukum Islam, dari sejarah ketataNegaraan Nabi Muhammad SAW sampai dengan Khulafaur Rasyiddin dapat dikatakan mengandung asas desentralisasi. Pemerintahan pusat (Khalifah) memberikan pelimpahan kekuasaan bidang tertentu yakni mengumpulkan pajak di daerah, mengelola administrasi daerah dan memberi pelayanan ke rakyat di daerah, memelihara keamanan di daerah, menarik kharaj dan memungut zakat, menegakkan dan menyebarluaskan agama Islam di daerah, secara vertikal kepada pemerintahan daerah (gubernur) dimana para gubernur bertanggung jawab kepada Khalifah.