Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

NUR HASNA

4 karya publik ditemukan.

2024: 12023: 12021: 1

1630101022

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

lulus

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Materi Teorema Pythagoras Berbasis Generative Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis Peserta Didik Kelas VIII di SMP Negeri 2 Sungayang

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah rendahnya kemampuan representasi matematis peserta didik SMP Negeri 2 Sungayang. Sumber belajar yang ada di SMPN 2 Sungayang tidak cukup dan bahan ajar yang dibuat oleh pendidik tidak menarik, dilihat desain bahan ajarnya, warnanya dan materi yang di bahan ajar belum lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa LKPD materi Teorema Pythagoras berbasis Generative Learning yang valid, praktis dan efektif sehingga dapat meningkatkan kemampuan representasi matematis peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 2 Sungayang. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengacu pada model penelitian 4D yang terdiri dari empat tahap, yaitu Define, Design, Development, dan Desseminate, tetapi pada penelitian ini hanya sampai pada tahap Developmen. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII 1 SMP Negeri 2 Sungayang berjumlah 20 orang peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket respon pesrta didik dan tes kemampuan representasi matematis. Didapatkan bahwa LKPD materi teorema pythagoras berbasis generative learning untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis valid, praktis, dan efektif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD materi teorema pythagoras berbasis generative learning untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 2 Sungayangyang dirancang telah valid, praktis, efektif. Hasil validitas LKPD adalah 86,45% dengan kategori sangat valid. Sementara hasil praktikalitas LKPD adalah 87, 23214286 % dengan kategori sangat Praktis. Kemudian hasil efektivitas LKPD terjadi peningkatan sebesar N-Gain 0,853 berada pada kriteria tinggi. Keyword: LKPD, Model Pembelajaran Generative Learning,Kemampuan Representasi Matematis Peserta Didik

Terhalangnya Perkawinan oleh Tradisi Manopot Kahanggi Ditinjau dari Hukum Islam (Studi Kasus di Nagari Rabi Jonggor Kecamatan Gunung Tuleh Kabupaten Pasaman Barat) عرقلة الزواج بسبب تقليد مانوبوت كاهانجي من حيث الشريعة الإسلامية (دراسة حالة في ناغاري رابي جونغور ، منطقة جونونج توله ، مقاطعة باسمان الغربية) The obstruction of marriage by the tradition of manopot kahanggi in review of Islamic law (case study in nagari rabi jonggor Gunung tuleh sub-district, west pasaman district)

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK NUR HASNA, NIM 1930201051 Judul Skripsi “TERHALANGNYA PERKAWINAN OLEH TRADISI MANOPOT KAHANGGI DITINJAU DARI HKUM ISLAM (Studi Kasus di Nagari Rabi Jonggor Kecamatan Gunung Tuleh Kabupaten Pasaman Barat) “ Parodi Ahwal Al-Syakhsiyyah Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana pelaksanaan tradisi manopot kahangi dalam perkawinan di Nagari Rabi Jonggor, bagaimana kendala pelaksanaan tradisi manopot kahanggi di Nagari Rabi Jonggor. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pelaksanaan tradisi manopot kahanggi dalam perkawinan di Nagari Rabi Jonggor, untuk mengetahui kendala dalam pelaksanaan tradisi manopot kahanggi di Nagari Rabi Jonggor. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terhadap responden yaitu ketua KAN, Raja Adat, Alim Ulama dan orang yang terhalang pernikahannya oleh tradisi manopot kahanggi di Nagari Rabi Jonggor. Hasil penelitian yang penulis dapatkan Pertama, pelaksanaan tradisi manopot kahanggi di Nagari Rabi Jonggor Kec. Gunung Tuleh merupakan suatu tradisi yang harus dijalankan bagi pasangan yang akan menikah, terkhusus bagi laki laki yang berasal dari luar nagari Rabi Jonggor, dimana tradisi tersebut yaitu mencari orang tua angkat bagi calom mempelai laki laki pendatang yang hendak menikahi perempuan di Nagari Rabi jonggor. Tradisi adat ini sudah ada sejak zaman dulunya, maka sudah menjadi kewajiban dalam menjalankan Tradisi ini. Namun di samping itu, masih ditemukan masyarakat terkhusus calon pasangan yang tidak menjalankan tradisi manopot kahanggi ini. Kedua adapun kendala dalam pelaksanaan tradisi manopot kahanggi ini adalah masalah biaya, waktu yang panjang.

PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN DARING BAGI GURU PAI SD GUGUS 1 KECAMATAN X KOTO PADA MASA COVID-19

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Nur Hasnah. NIM. 1630101022. Judul Skripsi: “PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN DARING BAGI GURU PAI SD GUGUS 1 KECAMATAN X KOTO PADA MASA COVID-19”. Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020, yang terdiri dari 69 halaman. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah problematika pembelajaran daring bagi guru PAI SD gugus 1 Kecamatan X Koto pada masa covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui problematika pelaksanaan pembelajaran daring bagi guru PAI SD gugus 1 Kecamatan X Koto pada masa covid-19. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang mengambarkan bagaimana problematika pelaksanaan pembelajaran daring bagi guru PAI SD gugus 1 Kecamatan X Koto pada masa covid-19. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Informan dalam penelitian ini adalah guru PAI SD gugus 1 Kecamatan X Koto. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakan bahwa: (1) Problematika penggunaan media pembelajaran daring bagi guru PAI PAI SD Gugus 1 Kecamatan X pada Masa Covid-19 yaitu: guru hanya bisa menggunakan aplikasi WhatsApp untuk proses belajar mengajar, tidak memanfaatkan aplikasi pembelajaran yang lain, tidak semua murid memiliki handphone, jaringan yang tidak stabil karena kondisi tempat tinggal dari guru atau siswa yang koneksi internetnya jelek serta pembelian kuota internet yang mahal. (2) Problematika dalam penyampaian materi pembelajaran daring bagi guru PAI PAI SD Gugus 1 Kecamatan X pada Masa Covid-19 yaitu: guru tidak kreatif dalam penyampaian materi pembelajaran hanya memberikan buku pelajaran saja kepada siswa berupa buku tema PAI. Guru merasa terbatasi dalam menyampaikan materi dan perubahan yang cepat dari pembelajaran secara tatap muka beralih kepada pembelajaran secara daring membuat guru kurang siap dalam menjalankan proses pembelajaran secara daring. (3) Problematika evaluasi pembelajaran daring bagi guru PAI PAI SD Gugus 1 Kecamatan X pada Masa Covid-19 yaitu: pemeberian nilai siswa hanya berdasarkan dari nilai tugas saja, dalam proses hasil ujian siswa tidak dapat diperoleh karena tidak dapat melakasanakan ujian secara daring disebabkan ketidak pahaman guru dalam membuat soal ujian secara online dan cara penggunaan aplikasinya. Dalam memberikan nilai guru sering tidak objektif dalam memberikan nilai, karena tidak semua siswa mengerjakan tugas sampai selesai, ada yang mengerjakan secara asal-asalan, ada juga yang dibuatkan oleh orangtua..