Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

NUR HANIFA

2 karya publik ditemukan.

2024: 2

Pengembangan Big Book Dwibahasa untuk Meningkatkan Kemampuan bercerita pada anak usia dini

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nur Hanifa, NIM. 2030109020, Judul Skripsi:“Pengembangan Big book Dwibahasa untuk Meningkatkan Kemampuan Bercerita Pada Anak Usia Dini”. Skripsi Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Inti permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya kemampuan anak dalam bercerita atau menceritakan kembali apa yang sudah didengar atau di lakukan dmenggunakan bahasa mereka sendiri di TK Aisyiyah Padang Panjang, karena faktanya masih banyak anak. Selain itu, media pembelajaran yang digunakan pada Tk Aisyiyah Padang Panjang kurang menarik dan buku bacaanya belum bervariasi. Penelitian ini di lakukan dengan tujuan untuk mengembangkan media pembelajaran big book dwibahasa untuk meningkatkan kemampuan bercerita pada anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Research and Development (R&D) dengan model penelitian 4D oleh Thiagarajan. Prosedur pengembangan big book dwibahasa ini meliputi 1) Define, 2) Design, 3) Development, 4) Disseminate. Namun pada penelitian ini peneliti hanya melakukan penelitian sampai tahap pengembangan (development). Penelitian ini dilakukan di Tk Aisyiyah Kota Padang Panjang dengan jenis instrument pengumpulan data menggunakah lembar validasi dan lembar praktikalitas (angket respon guru). Media pembelajaran big book dwibahasa divalidasi oleh 2 orang validator dan 2 orang praktisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan big book dwibahasa yang kembangkan oleh peneliti memiliki presentase 71,85% pada uji validitas dengan kriteria valid dan memiliki presentase 84,66% pada uji praktikalitas dengan kriteria sangat praktis. Hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran big book dwibahasa yang dikembangkan oleh peneliti dapat di gunakan karena memiliki kriteria valid dan sangat praktis sehingga dapat meningkatkan kemampuan bercerita pada anak.

Mekanisme Ganti Rugi Akibat Hewan Ternak Memasuki Permukiman Ditinjau Dari Konsep Fiqih Muamalah (Studi Kasus Nagari Sungai Sarik Kabupaten Pesisir Selatan)

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

SITI NUR HANIFAH PERTIWI, NIM 2030202051, Judul Skripsi “Mekanisme Ganti Rugi Akibat Hewan Ternak Memasuki Permukiman, Ditinjau Dari Konsep Fiqih Muamalah: Studi Kasus Nagari Sungai Sarik, Kabupaten Pesisir Selatan” Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana peraturan pemeliharaan hewan ternak dan mekanisme ganti rugi bagi pemilik hewan ternak yang merusak milik orang lain di Nagari Sungai Sarik Kabupaten pesisir selatan ditinjau dari konsep fiqih muamalah. Berdasarkan hasil penelitian, Pelaksanaan ganti rugi bermula dari banyaknya warga Nagari sungai Sarik yang memeliharan hewan ternak, mulai dari sapi, kambing, itik dan ayam, maka dari situ muncul masalah-masalah yang ditimbulkan hewan ternak tersebut, mulai dari memasuki perkarangan rumah, lahan pertanian serta tempat-tempat umum seperti masjid dan puskesmas. Hal ini menimbulkan kerusakan dan kerugian akibat hewan ternak tersebut. Maka dalam ganti ruginya dibuatlah peraturan nagari No 05 Tahun 2020 tentang penertiban hewan ternak. menyelesaikan perkara ganti rugi akibat hewan ternak yang masuk ke lahan milik orang lain. Saat ganti rugi terdapat beberapa proses diantaranya, Pelaporan dari pihak yang dirugikan ke kantor Wali Nagari Sungai sarik, bahwa telah ada hewan ternak yang telah memasuki lahan milik si pelapor. Dikeluarkankan surat pemberitahuan dari wali nagari Sungai sarik kenagari-nagari terdekat tentang telah ada ternak yang masuk kewilayah pemerintah kenagarian sungai sarik dan tertangkap oleh warga sungai sarik. Harus dihadirkan pihak yang berbuat kesalahan didampingi kepala desanya, dan dihadirkan juga orang yang dirugikan. Dilaksanakannya proses persidangan antara orang yang dirugikan dengan orang yang berbuat kesalahan, yang dilakukan oleh perangkat wali nagari dan perangkat desa. Dan yang terakhir melakukan pembayaran sanksi administrasi sesuai dengan PERNAG Nomor 05 tahun 2020. Mekanisme ganti rugi yang dilakukan oleh masyarakat Nagari Sungai Sarik belum sesuai konsep ganti rugi dalam hukum islam dan bermuamalah, sebab didalamnya tidak adanya keadilan dalam memberikan sanksi denda dalam ganti rugi sesuai dengan kerugian yang ditimbulkan, untuk penetapannya dendanya disamaratakan semua