· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MUHAMMAD JAMIL, NIM. 1630103053, Judul Skripsi : ‘‘PERSEPSI KEPALA SMPN DALAM RANGKA PENERIMAAN PESERTA DIDIK DENGAN SISTEM ZONASI DI KABUPATEN TANAH DATAR’’ Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, fakultas tarbiyah dan ilmu keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar tahun 2020. Dalam penelitian ini yang menjadi permasalahan adalah tentang persepsi kepala SMPN di Kabupaten Tanah Datar dalam penerimaan peserta didik baru dengan sistem zonasi. Disini dengan adanya zonasi dalam (PPDB), terdapat berbagai problematika yang terjadi diantaranya yaitu orang tua yang tidak setuju karena anaknya tidak bisa sekolah sesuai dengan keinginan mereka. dan juga di berbagai daerah lainnya terjadi demo, baik dari orang tua maupun mahasiswa terkait penolakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) dengan menggunakan sistem zonasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi kepala SMPN di Kabupaten Tanah Datar dalam penerimaan peserta didik baru dengan sistem zonasi. Rumusan masalah di dalam penelitian ini adalah bagaimana persepsi kepala SMPN terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan menggunakan sistem zonasi di SMPN se Kabupaten Tanah Datar serta kebijakan pemerintah dalam penerimaan peserta didik Baru (PPDB) dengan menggunakan sistem zonasi. Jenis penelitiian ini adalah penelitian lapangan (field reaserch) dengan menggunakan metode Kualitatif untuk mendapatkan data tersebut. teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi dan wawancara serta dokumentasi. Teknik penjamin keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan selama 2 bulan di SMPN yang penulis teliti terkait persepsi kepala SMPN di Kabupaten Tanah Datar tentang penerimaan peserta didik baru dengan jalur zonasi dapat penulis temukan titik terang bahwa kepala SMPN yang penulis teliti tersebut berpendapat bahwa mereka setuju dengan adanya Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 tentang penerimaan peserta didik baru (PPDB) khususnya jalur zonasi, karena hal demikian akan membuat pemerataan pada tiap sekolah, dan sekolah tidak akan ada lagi kehilangan atau kekurangan peserta didik seperti yang dialami oleh beberapa sekolah lain, dan seluruh kepala sekolah juga berharap Dinas Pendidikan terkait juga harus membuat regulasi khusus bagi sekolah yang masih melanggarnya.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MUHAMMAD JAMIL, NIM 2002011036, Judul Tesis: “EVALUASI KEBIJAKAN SISTEM ZONASI DALAM PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) DI SMPN KABUPATEN TANAH DATAR”. Program studi Manajemen Pendidikan Islam Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2022. Pokok permasalahan didalam penelitian ini mengenai”penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMPN Kabupaten Tanah Datar dengan menggunakan sistem zonasi.”tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimanakah implementasi, serta faktor pendukung dan penghambat dalam PPDB dengan menggunakan sistem zonasi di SMPN Kabupaten Tanah Datar. Jenis penelitian penelitian ini ialah fenomenologi dan metode yang dipakai yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif (qualitative research). Instrumen penelitian ini ialah peneliti sendiri serta ditambah dengan buku catatan, alat perekam, dokumen lainnya sebagai pendukungnya. Sumber data didapatkan dari kepsek, guru, wali murid serta siswa/wi di 7 SMPN Kabupaten Tanah Datar. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data ialah observasi, wawancara dan dokumentasi. untuk mengecek keabsahan data menggunakan metode triangluasi lalu dianalisis dengan memakai model Miles dan Hubermen yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam implementasi kebijakan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMPN Kabupaten Tanah Datar selama 3 tahun ini, terdapat beberapa permasalahan yang ditemui dilapangan seperti pemetaan zona oleh pemda yang belum akurat, kuota yang ditetapkan belum sesuai dengan kebutuhan sekolah, regulasi yang belum tegas sehingga masih adanya sekolah yang melanggar ketentuan zonasi dalam PPDB, masih kurangnya sosialisasi kepada masyarakat serta motivasi dan prestasi belajar siswa/wi menurun. Maka didalam mengatasi hal ini, pemerintah sebagai pemangku kepentingan didalam pendidikan perlu melakukan evaluasi terutama dalam kebijakan pendidikan guna untuk menilai serta mengukur apakah sistem zonasi dalam PPDB ini sudah terlaksana dengan baik atau belum, apa-apa saja yang harus diperbaiki dan dibenahi serta dapat memberikan masukan-masukan agar kebijakan sistem zonasi dalam PPDB ini lebih baik lagi kedepannya.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan