Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Pada Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kecamatan Padang Panjang Timur Kota Padang Panjang Berdasarkan Buku Saku Berbasis Behavior Checklist
Lilis Dahlia, Nim 1930306026 Dengan Judul Skripsi: “IDEMTIFIKASI AMAK BERKEBUTUHAM KHUSUS (ABK) PADA Sekolah Luar Biasa (SLB) DI KECAMATAN PADANG PANJANG KOTA PADANG PANJANG BERDASARKAN BUKU SAKU BERBASIS BEHAVIOR CHECKLIST“ Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2023. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya Sekolah Luar Biasa yang tidak menempatkan siswa berkebutuhan khusus sesuai dengan kebutuhannya salah satunya pada Sekolah Luar Biasa di Kecamatan Padang Panjang Timur Kota Padang Panjang. Hal ini disebabkan oleh kurangnya instrumen dalam pengidentifikasian anak berkebutuhan khusus sehingga berpengaruh pada pemberian layanan/pembelajaran pada siswa berkebutuhan khusus tersebut. Tujuan penelitian ini yakni mendeskripsikan identifikasi anak berkebutuhan khusus pada Sekolah Luar Biasa di Kecamatan Padang Panjang Timur Kota Padang Panjang berdasarkan buku saku berbasis behavior checklist. Metode penelitian yang digunakan yakni metode penelitian kuantitatif dekskriptif. Populasi pada penelitian ini yakni Sekolah Luar Biasa di Kecamatan Padang Panjang Timur Kota Padang Panjang dengan jumlah siswa 70 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling sebanyak 70 orang sampel. Data diperoleh dengan teknik penyebaran skala (berupa buku saku berbasis behavior checklist). Teknik analisis data pada penelitian ini yakni analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara identifikasi awal yang dilakukan oleh guru/sekolah dengan identifikasi menggunakan buku saku berbasis behavior checklist. Sehingga dari penelitian ini diperoleh data tunagrahita ringan 44%, tunagrahita sedang 13%, Teridentifikasi Autis 19%, Tidak Teridentifikasi Autis 10%, Teridentifikasi ADHD 13% dan Tidak Teridentifikasi ADHD sebanyak 1%.