2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
MUHAMMAD IQBAL, NIM 1630403070, dengan judul “Strategi Promosi Dalam Meningkatkan Penjualan Pada Usaha Keripik Talas Rat Di Nagari Lawang Mandahiling Kecamatan Salimpaung”. Permasalahan dalam skripsi ini adalah terjadinya penurunan penjualan pada usaha keripik talas “RAT” dikarenakan strategi promosi yang dilakukan oleh pemilik usaha kurang maksimal, tujuan penelitian ini adalah untuk merancang strategi promosi dalam meningkatkan penjualan pada usaha keripik talas “RAT” di Nagari Lawang Mandahiling Kecamatan Salimpaung. Jenis Penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian lapangan (Field Research), dengan mengunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penulisan skripsi ini adalah menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang penulis gunakan dalam penelitian ini berupa reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah pemilik usaha keripik talas “RAT” dan karyawan yang ada pada usaha keripik talas “RAT”, sumber data sekunder dalam penelitian ini adalah berupa catatan-catatan tertulis dan dokumentasi pada keripik talas “RAT” di Nagarai Lawang Mandahiling Kecamatan Salimpaung. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan, usaha keripik talas “RAT” dapat melakukan peningkatan dan perbaikan dari strategi promosi berdasarkan bauran promosi yaitu 1)Pemasaran langsung (Direct Marketing) yaitu pemasaran langsung kepada komunitas dengan membawa tester atau sampel produk, kartu nama, brosur dan katalog produk. 2)Acara dan pengalaman (Even and Experiences)yaitu promosi di acara-acara besar seperti bazar dan pemasaran dengan retailer besar. 3)Promosi penjualan (Sales Promotion) yaitu promosi dengan menarik konsumen dengan memberikan promo gratis ongkir, promo saat bazar, buy 2 get 1, potongan harga jika pembelian dengan jumlah besar. 4)Pemasaran interaktiv (Interactive Online Marketing) yaitu promosi melalui media seperti instagram dan facebook. 5)Pemasaran dari mulut kemulut (Word Of Mouth Marketing) yaitu pemasaran berupa testimoni di media sosial dan mengingatkan konsumen agar mempromosikan produk keripik talas kepada teman dan anggota keluarganya. 6)Iklan (Advertising) yaitu promosi berupa iklan di internet. 7)Personal Selling (Penjualan Personal) yaitu pemasaran di pasar-pasar traditional. 8)Hubungan Masyarakat dan Publisitas (Public Relations and Publicity) yaitu dengan mempekerjakan masyarakat sekitar dan menjadi donatur dalam acara kemasyarakatan.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
IQBAL IBNUL AZIZ, NIM. 15 300 1000 42, Judul Skripsi “PELAKSANAAN KEGIATAN DIDIKAN SUBUH DI TPA MIFTAHURRASYIDIYYAH RAO-RAO KECAMATAN SUNGAI TARAB” Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020.
Kegiatan didikan subuh di TPA Mifthurrasyidiyah Rao-Rao merupakan suatu kegiatan ekstra yang dilakukan setiap Minggu Pagi. Fenomena yang penulis temukan disana adalah semua santri dan wali murid sudah berada dilokasi TPA untuk melaksanakan shalat subuh berjamaah, kehadiran santri yang sangat tinggi, dan ada evaluasi ibadah mingguan mereka dihadapan orang tua mereka menjelang pelaksanaaan didikan subuh tersebut terlebih dahulu.. Rumusan masalah penelitian ini adalah Bagaimana bentuk-bentuk perencanaan, bentuk pelaksanaan, dan penilaian kegiatan didikan subuh di TPA Miftahur-rasyidiyyah Rao-Rao”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk perencanaan, bentuk pelaksanaan, dan penilaian kegiatan didikan subuh di TPA Miftahurrasyidiyyah Rao-Rao.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan atau field research dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini diperoleh dari hasil observasi, wawancara peneliti dengan guru-guru TPA, pimpinan dan beberapa santri di TPA Miftahurrasyidiyyah Rao-Rao.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan tentang pelaksanaan kegiatan didikan subuh di TPA Miftahurrasyidiyyah Rao-Rao kecamatan Sungai Tarab telah melakukan perencanaan dengan membagi santri menjadi beberapa kelompok pada kegiatan didikan subuh, Guru menyiapkan materi didikan subuh dan memiliki pedoman/kurikulum, Guru memberikan pelatihan terhadap santri dua hari menjelang pelaksanaan didikan subuh, dan guru melibatkan orang tua santri untuk bekerja sama dalam pelaksanaan didikan subuh. Bentuk pelaksanaannya adalah didikan subuh memiliki acuan dan materi yang jelas, guru menyediakan hal-hal unik dan tergolong baru dalam kegiatan didikan subuh seperti cerdas cermat, dan Ice Breaking. Peserta didikan subuh di TPA Miftahurrasyidiyyah Rao-Rao tersebuta yaitu santri yang usianya rata-rata 6-12 tahun. Di samping itu orang tua santri juga hadir sebagai audient atau peserta tambahan kegiatan didikan subuh. Penilaian dilakukan dengan menggunakan penilaian perorangan, penilaian perorangan ini melibatkan santri lain atau kelompok pendengar sebagai partisipan dalam memberi nilai. Kedua yaitu penilaian kelompok guru memberikan penilaian dan reward terhadap kelompok santri terbaik. Hadiah diberikan dalam bentuk alat-alat tulis dan ada juga berbentuk tiket jalan-jalan ke tempat-tempat yang memiliki unsur edukasinya.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
IQBAL SULAEMAN, NIM. 15301100059, dengan judul Skripsi “Penerapan Denda Terhadap Nasabah Pembiayaan yang Mengalami Non Performing Financing di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Haji Miskin Pandai Sikek”, Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Batusangkar.
Permasalahan yang dibahas salam skripsi ini adalah bagaimana praktek penerapan denda yang dijalankan di BPRS Haji Miskin terhadap nasabah pembiayaan yang mengalami non performing financing dan bagaimana kesesuaian penggunaan dana denda menurut fatwa DSN MUI No. 17 Tahun 2000.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan denda terhadap nasabah pembiayaan yang mengalami non performing financing di BPRS Haji Miskin Pandai Sikek. Kegunaan dari penelitian ini adalah sebagai sarana untuk menambah wawasan keilmuan penulis dan pengembangan ilmu dalam memahami praktek penerapan denda pada BPRS Haji Miskin Pandai Sikek.
Penulis menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan metode penelitian kualitatif deskriptif, yaitu penelitian yang dilakukan secara langsung ke lapangan yang menggambarkan bagaimana penerapan denda terhadap nasabah pembiayaan yang mengalami non performing financing di BPRS Haji Miskin Pandai Sikek. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berasal dari sumber data primer dan sumber data sekunder berupa hasil wawancara dan dokumen yang berhubungan dengan denda. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Penulis melakukan wawancara dengan Account Officer BPRS Haji Miskin Pandai Sikek. Penelitian ini menunjukan bahwa penerapan denda terhadap nasabah pembiayaan yang mengalami non performing financing di BPRS Haji Miskin Pandai Sikek belum dapat terlaksana dengan baik dengan ketentuan fatwa DSN- MUI No. 17/DSN-MUI/IX/2000. Pada fatwa tersebut disebutkan bahwa Nasabah yang tidak/belum mampu membayar disebabkan force majeur tidak boleh dikenakan sanksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan denda yang diberlakukan BPRS Haji Miskin terhadap nasabah pembiayaan diberlakukan kepada semua nasabahnya yang terlambat membayar angsuran. Namun, BPRS Haji Miskin selaku pihak yang memberikan pembiayaan dapat menangguhkan terlebih dahulu atau menghapuskan denda yang semulanya telah dibayarkan oleh nasabah yang tidak/belum mampu membayar angsuran. Namun, hal ini berlaku hanya kepada nasabah yang selalu berkomunikasi dengan pihak bank syariah terkait keadaan atau kondisi keuangannya, terbuka dengan permasalahan yang ia hadapi. Dan untuk penyaluran dana denda di BPRS Haji Miskin sudah sesuai dengan ketentuan fatwa DSN MUI No. 17 Tahun 2000, dimana dana denda yang terkumpul diperuntukkan sebagai dana sosial.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Gain deeper insight into the principles and theory of Islamic economics Introduction to Islamic Economics: Theory and Application provides an overview of the organizing principles and fundamentals of an Islamic economy. With deep discussion of the characteristics, rationale, key institutions, objectives, and instruments at work, the book addresses the core economic principles underlying a system based on the foundational teachings of Islam, and examines the implications for economic policies. Social welfare, economic justice, market functionality, efficiency, and equity are explored from an Islamic perspective, and the role and instruments of fiscal and monetary policy in Islamic systems are used to illustrate contemporary applications. Universities around the globe are offering courses on Islamic economics and finance, but despite the industry's rapid growth, most research has been focused on the financial principles rather than underlying economic principles. The first book of its kind, Introduction to Islamic Economics brings all the key concepts together into one reference volume. By outlining the ways in which Islamic finance and Islamic economics interrelate, this book can help readers to: Develop an understanding of the Islamic economic system and its institutional scaffolding Differentiate between the major characteristics of the dominant conventional economy and one based on the fundamental sources of Islam Understand the conditions that must be met for a just, well-balanced, stable, and growing economy Clarify the role of State, public policy, and risk-sharing in the Islamic financial system The Islamic financial system is expanding quickly, and those looking to increase their relevance in a changing economic landscape must get up to speed. Introduction to Islamic Economics provides a comprehensive overview of underlying economic system offering a deeper understanding of the feature of the system. This book is an excellent complement to Introduction to Islamic Finance, 2E by Iqbal and Mirakhor.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
The relatively new sukuk (or Islamic debt securities) markets have grown to more than US $800 billion over the past decade, and continue to grow at a rate of around 20-30 per cent per year. Arguably the first of its kind, this path-breaking book provides a highly unique reference tool relating to key issues surrounding sukuk markets, which are found in 12 major financial centres, including Kuala Lumpur, London and Zurich. The internationally renowned contributors present an in-depth study of sukuk securities, beginning with a comprehensive definition and history. They go on to discuss Islamic financial concepts and practices that govern how sukuk securities are issued, how markets are carefully regulated to protect investors, and how securities are designed to safeguard invested money. The prospects and challenges of developing sukuk Islamic debt markets across the world are also illustrated. This comprehensive guide to sukuk markets will prove a fascinating and useful reference tool for academics, students, researchers and practitioners with an interest in Islamic finance, and, more specifically, in the nascent field of sukuk securities.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kajian ini akan menganalisis sejarah perkembangan nasionalisme Melayu dalam menentang kuasa-kuasa Barat, khususnya British di Tanah Melayu sebelum mencapai kemerdekaan pada tahun 1957. Kaedah kajian yang digunakan adalah berdasarkan kaedah penelitian terhadap sumber-sumber yang diperolehi di perpustakaan dan Arkib Negara Malaysia. Kajian ini akan dimulakan dengan merungkai terlebih dahulu sejarah awal perkembangan ekonomi Tanah Melayu. Kedatangan kuasa-kuasa Barat, iaitu Portugis, Belanda dan British ke Tanah Melayu adalah disebabkan oleh kepentingan ekonomi Tanah Melayu yang juga dikenali sebagai Bumi Emas dan Semenanjung Emas oleh bangsa asing. Tanah Melayu telah dijajah selama lebih 400 tahun sejak penjajahan Portugis pada 1511. Apabila British menguasai Tanah Melayu, kemasukan pemikiran pro-Barat mereka telah mewujudkan konflik dengan masyarakat Melayu. Kajian ini akan memfokus kepada pensejarahan masyarakat Melayu bagi melihat sejarah perkembangan nasionalisme Melayu dan pihak-pihak yang terlibat dalam penentangan terhadap British. Selepas negara berjaya mencapai kemerdekaan, perlaksanaan Dasar Pandang Ke Timur oleh Tun Dr. Mahathir Mohamad pada tahun 1982 dilihat menamatkan konflik berterusan antara pemikiran Pro-Barat yang dibawa penjajah dan semangat nasionalisme Melayu, dengan model Jepun yang mewakili model Timur telah menggantikan model Barat yang sekian lama mendominasi kehidupan masyarakat Melayu seawal penguasaan Portugis di Melaka pada tahun 1511.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pada bulan November 1972, kerajaan Thailand dan ahli-ahli perniagaan terkemuka melahirkan kebimbangan terhadap laporan kempen anti-Jepun di Thailand dan mereka menyatakan ia pasti akan membawa perubahan dalam penembusan ekonomi Jepun di negara ini (The Straits Times, 17 November 1972). Pada bulan Mac 1974, jurucakap Kementerian Luar Jepun menyatakan Jepun telah meminta kerajaan Thailand untuk menubuhkan satu jawatankuasa bersama bagi menangani masalah yang ditimbulkan oleh pelaburan Jepun di Thailand (New Nation, 16 Mac 1974). Pada bulan Oktober 1975, Perdana Menteri Thailand, Kukrit Pramoj mengkritik Jepun kerana melabur di Thailand disebabkan oleh tenaga buruh murah di negara ini. Kerajaan Thailand melihat ia sebagai motif pelaburan yang salah (New Nation, 4 Oktober 1975).
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
MHD. IQBAL, NIM 13 202 084, Judul Skripsi “PENGARUH PENDISTRIBUSIAN DANA ZAKAT PRODUKTIF TERHADAP PENDAPATAN MSTAHIK PENERIMA ZAKAT BAZNAS KAB. TANAH DATAR (STUDI DI KECAMATAN LIMA KAUM)”, Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2018.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan pendistribusian dana zakat produktif pada BAZNAS Tanah Datar dan bagaimana pendapatan mustahik sebelum dan setelah menerima zakat dari BAZNAS Tanah Datar.
Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah field research yaitu penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi untuk mendapatkan data-data yang berhubungan dengan masalah yang diteliti, kemudian membaca, menelaah selanjutnya menganalisis data yang diperlukan dengan berbagai landasan teori dan terakhir menarik kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada BAZNAS Tanah Datar maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pendistribusian dana zakat produktif pada BAZNAS Kabupaten Tanah Datar adalah 1. Dengan mengacu pada SOP pendistribusian zakat BAZNAS Kabupaten Tanah Datar, mensurvei mustahik yang diusulkan oleh muzakki, setelah mustahik tersebut masuk dalam kategori layak untuk menerima bantuan zakat, maka mustahik tersebut akan diberikan pembinaan di Islamic Center Pagaruyung, selanjutnya pihak BAZNAS Tanah datar melakukan survei ke dua untuk memastikan persiapan usaha mustahik, jika persiapan sudah rampung maka dana akan diberikan kepada mustahik dan didampingi oleh pihak BAZNAS untuk membelanjakan bantuan tersebut guna untuk keperluan usaha mustahik tersebut. Dari segi pendapatan mustahik, 2.Sebelum pendistribusian dana zakat oleh BAZNAS Tanah Datar pendapatan mustahik tidak dapat mencukupi kebutuhan mustahik sehari-hari, kemudian setelah menerima bantuan zakat pendapatan mustahik meningkat dengan rata-rata peningkatan sebesar 53% dari pendapatan sebelum menerima zakat. Hal ini membuktikan bahwa dengan pendistribusian dana zakat produktif sangat mempengaruhi tingkat pendapatan mustahik yang ada di Kecamatan Lima Kaum.
Kata Kunci: Pendistribusian, Zakat Produktif, Pendapatan Mustahik
2017 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini memuat elaborasi da eksplorasi pemikiran dan tokoh ketatanegaraan Islam, mulai dari periode Klasik seperti al-Farabi, al-Mawardi, al-Ghazali, Ibn Taimiyah, dan Ibn Khaldun; hingga era Modern seperti Jamaluddin al-Afghani, Muhammad Abduh, Rasyid Ridha, Muhammad Iqbal, dan Ayatullah Khomeini untuk menyebut beberapa nama dan juga pemikiran dan praktik politik Islam di Nusantara dari masa kerajaan/kesultanan hingga masa kontemporer; mulai dari Nuruddin ar-Raniry, Raja Ali Haji hingga Mohammad Natsir dan Abdurrahman Wahid (Gus Dur). --- Buku persembahan penerbit Prenadamedia Kencana
2017 · Book · Koleksi Perpustakaan
Researchers have indicated the need for consideration of emotional distress prior to surgery. Measures of pre-operative anxiety have been developed and include the Pre-operative Intrusive Thoughts Inventory (PITI). The aim of the present study is to evaluate the application of the PITI in a mid- to older-adult population awaiting elective hernia repair. A cross-sectional design was employed to examine whether anxiety, depression, previous surgical history and personality characteristics modified intrusive thoughts. Twenty-one participants were recruited and assessed in hospital before surgery. Measures of state anxiety, neuroticism, psychoticism and negative surgical history correlated with the PITI or its subscales. However, lower levels of pre-operative distress as assessed by the PITI were found in the present sample when compared to mean scores in the original study and reasons for these findings are proposed. Results indicate the importance of assessment of pre-operative functioning and the association of psychological and personality characteristics in responses to surgery.
2017 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Muhammad Iqbal, NIM. 11 106 046. Judul Skripsi “Pengembangan Buletin Pembelajaran Biologi Berbasis Problem Based Learning (PBL) pada Materi Archaebacteria, Eubacteria, dan Cyanophyta di SMA Negeri 2 Lintau. Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2017.
Permasalahan dalam penelitian ini berkaitan dengan belum adanya bahan ajar berupa buletin yang dapat merangsang kreatifitas siswa dalam memecahkan permasalahan lingkungan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Dalam proses pembelajaran, guru hanya mengandalkan buku paket yang jumlahnya terbatas sehingga hal ini menyebabkan pencapaian tujuan pembelajaran menjadi kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh suatu produk berupa buletin pembelajaran Biologi berbasis problem based learning (PBL) yang valid dan praktis.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development). Penelitian ini menggunakan tiga tahap dari 4-D model, yang terdiri dari tahap define (pendefenisian), design (perancangan) dan develop (pengembangan). Subjek penelitian terdiri dari 2 orang validator, 1 orang guru dan 27 orang siswa SMA Negeri 2 Lintau. Data penelitian adalah data primer yang diperoleh dari angket validitas dan praktikalitas, kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa buletin pembelajaran Biologi berbasis problem based lerning (PBL) yang telah dihasilkan valid dengan persentase penilaian 77,36%. Buletin yang dihasilkan juga dikategorikan sangat praktis oleh guru dengan persentase penilaian 81,66% dan dikategorikan sangat praktis oleh siswa dengan persentase penilaian 83,44% dari segi kemudahan dalam penggunaan, manfaat yang didapat dan efektifitas waktu pembelajaran.
2017 · Book · Koleksi Perpustakaan
2017 · Book · Koleksi Perpustakaan
2017 · Book · Koleksi Perpustakaan
2017 · Book · Koleksi Perpustakaan
2017 · Book · Koleksi Perpustakaan
2017 · Book · Koleksi Perpustakaan
Perlaksanaan Dasar Pandang Ke Timur pada tahun 1982 dilihat menamatkan konflik berterusan antara pemikiran Pro-Barat dan pemikiran Pandang Ke Timur, dengan model Jepun yang mewakili model Timur telah menggantikan model Barat yang sekian lama mendominasi kehidupan masyarakat Melayu seawal penguasaan Portugis di Melaka pada tahun 1511. Jepun merupakan satu-satunya negara luar yang terlibat secara langsung di dalam pembinaan bangsa Melayu dan negara Malaysia sejak zaman dahulu. Malahan bangsa Jepun boleh dianggap sebagai abang kepada bangsa Melayu lantaran sumbangan besar mereka dalam membangunkan kembali bangsa Melayu ketika pendudukan mereka. Semasa pendudukan Jepun, pemerintah Jepun bertanggungjawab secara langsung terhadap penyatuan bangsa Melayu di Tanah Melayu dan Indonesia yang berpecah sebelumnya akibat penjajahan British dan Belanda. Pemerintah Jepun juga mendirikan pelbagai jenis sekolah di Indonesia, Singapura dan Tanah Melayu untuk membangunkan bangsa Melayu. Ini bertujuan melibatkan orang Melayu dalam pentadbiran, sesuatu yang tidak diperoleh oleh orang Melayu semasa pentadbiran British. Boleh dinyatakan bahawa jika Tanah Melayu tidak pernah diduduki oleh Jepun, orang Melayu selamanya akan memandang tinggi akan kekuatan penjajah-penjajah Barat dan tidak bersedia untuk memerintah sendiri negara mereka. Kajian ini juga tidak menyetujui dapatan kajian Abdul Rahman Haji Ismail (2006) yang menyatakan perjuangan kemerdekaan Melayu sudahpun bermula semasa zaman British. Sudah tentu British tidak akan membiarkan sebarang tentangan terhadap penguasaan mereka, dan jika adapun kesedaran nasionalisme Melayu, ia pasti dilakukan secara berselindung. Pelajar-pelajar Melayu yang pernah melanjutkan pengajian di Jepun juga memberikan sumbangan tidak ternilai kepada Malaysia apabila pulang. Misalnya sumbangan dari YM. Professor Diraja Ungku Abdul Aziz.