Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ILLA RAHMI

3 karya publik ditemukan.

2023: 12022: 12021: 1

Kewajiban kepala daerah dalam melaksanakan program strategis nasional perspektif fiqh siyasah dusturiyah

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Fadhilla Rahmi NIM 1830203026, Judul Skripsi: “KEWAJIBAN KEPALA DAERAH DALAM MELAKSANAKAN PROGRAM STRATEGIS NASIONAL PERSPEKTIF FIQH SIYASAH DUSTURIYAH” Program Studi Hukum Tata Negara (Siyasah), Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun Akademik 2023. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah Pemerintaahan daerah bertanggung jawab dalam fungsinya menyelenggarakan pemerintahan di daerah berdasarkan peraturan perundang-undangan, kepala daerah menjadi unsur penting yang memimpin terselenggaranya pemerintahan daerah memiliki tugas, wewenang, dan kewajiban yang harus terlaksana dengan baik. Kepala daerah memiliki kewajiban yang sangat penting untuk melaksanakan program strategis nasional, tidak dilaksanakannya program strategis nasional akan didapati sebuah sanksi hingga pemberhentian jabatan dijatuhkan oleh presiden. Yang menjadi rumusan masalah dalam skripsi ini adalah pertama, bagaimana kewajiban kepala daerah untuk melaksanakan program strategis nasional yang Kedua, bagaimana pandangan fqih siyasah terhadap kepala daerah yang tidak melaksanakan program strategis nasional. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah Kepustakaan (Library Research). Data yang peneliti gunakan adalah sumber data primer sekunder dengan bahan primer adalah bahan hukum yang mempunyai otoritas, bahan hukum primer meliputi peraturan perundang-undangan dan segala dokumen resmi yang memuat ketentuan hukum. UUD 1945 dan UU No 23 Tahun 2014 Bahan hukum sekunder, sumber data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan sumber hukum data sekunder. Data sekunder adalah adalah pendekatan penelitian yang menggunakan data-data yang telah ada, selanjutnya dilakukan proses analisa dan interpretasi terhadap data-data tersebut sesuai dengan tujuan penelitian. Data yang diambil seperti buku yang di kumpulkan di perpustakaan maupun buku secara online seperti Google Book dan Google Cindekia Teknik analisis data yang peneliti gunakan adalah analisis kualitatif Hasil penelitian yang penulis dapatkan adalah pertama,bahwasanya kepala daerah memiliki kewajiban untuk melaksanakan Program Strategis Nasional yang diamanahkan oleh Presiden dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 yang kemudian diperkuat dalam pasal 67 huruf F yang isinya melaksanakan Program Stratergis Nasional. Kedua Pandangan Fqih Siyasah Terhadap Kepala Daerah Yang Tidak Melaksanakan Program Strategis Nasional merupakan Kepemimpinan yang bernama Imamah adalah kepemimpinan dan kekuasaan Pemimpin selalu berkaitan dengan kekuasaan, kewenangan, dan kebijakan yang dimilikinya sebagian dari tugas dan kewajibannnya.

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Terhadap Minat Belajar IPA pada Kelas V SDIT Qurrata a`yun Batusangkar

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Illa Rahmi. NIM 1730111024Judul Sripsi : “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Terhadap Minat Belajar IPA pada Kelas V SDIT Qurrata`ayun Batusangkar. Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini dilaksanakan oleh peneliti untuk penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap minat belajar IPA. Siswa tidak memiliki keinginan terhadap pembelajaran, serta siswa merasa terpaksa dan bosan dalam mengikuti pembelajaran, siswa tidak mencatat materi yang sedang dijelaskan oleh guru, dan siswa tidak paham dalam pembelajaran IPA yang dilakukan oleh guru, maka dari itu siswa kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran yang sedang berlangsung, siswa tidak mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang materi yang sedang dipelajari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap minat belajar siswa yang menerapkan model pembelajaran tipe STAD dengan siswa yang menerapan model pembelajaran konvensional di kelas V sekolah Islam Terpadu Qurrata a`yun Batusangkar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan menggunakan model pembelajaran pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap minat belajar IPA. Waktu penelitian dilaksanakan pada 23 Oktober sampai 23 November 2021. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDIT Qurrata a`yun Batusangkar. Instrumen yang digunakan menyusun kisi-kisi angket minat belajar IPA, penyusunan draf angket, dan uji coba angket minat belajar IPA. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu peneliti menyebarkan angket minat belajar yang berisikan pernyataan disertai jawaban yang tersedia dan harus dipilih oleh siswa, selanjutnya peneliti meminta ketua kelas untuk mngumpulkan pernyataan serta jawaban yang dipilih siswa kedepan kelas, instrumen pernyataan yang telah diberikan peneliti kepada siswa akan diberikan skor setiap pernyataan yang telah dipilih siswa. Teknik analisis data dilakukan dengan uji liliefors, uji bartllet, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pada signifikan α = 0,05 terdapat bahwa thitung > ttabel atau 0,6370 > 0,294 , Hi diterima sedangkan Ho ditolak. Sehingga minat belajar IPA dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik dari pada siswa kelas konvensional. Hasil angket minat belajar menunjukkan bahwa 8,4% siswa memiliki minat belajar cukup, 38,5% siswa memiliki minat belajar yang tinggi dan 51,17% siswa memiliki minat belajar sangat tinggi. Jadi dapat disimpulkan siswa memiliki minat belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD.

Meminta Jabatan Dalam Proses Memilih Pemimpin Di Indonesia Menurut Perspektif Hukum Tata Negara Islam

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK FADILLA RAHMI. NIM 1730203024. Judul Skripsi: Meminta Jabatan Dalam Proses Memilih Pemimpin Di Indonesia Perspektif Hukum Tata Negara Islam. Jurusan Hukum Tata Negara (Siyasah), Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar tahun akademik 2021. Dalam penulisan skripsi ini yang menjadi fokus penelitian penulis adalah " Meminta Jabatan Dalam Proses Memilih Pemimpin Di Indonesia Perspektif Hukum Tata Negara Islam”. Tujuan pembahasan ini adalah Untuk menjelaskan proses meminta jabatan menurut peraturan perundang-undangan di Indonesia dan menjelaskan proses meminta jabatan menurut perspektif Hukum Tata Negara Islam". Jenis Penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kepustakaan (Library research) yaitu dengan penelitian yang secara literatur yang digali berdasarkan sumber (data) utama secara sistematis tanpa memerlukan bahan riset lapangan. Penelitian ini bersifat Kualitatif dengan metode penelitian normatif yang dimaksud yaitu teori Meminta Jabatan Dalam Proses Memilih Pemimpin Di Indonesia Menurut Perspektif Hukum Tata Negara Islam. Pendekatan Kualitatif menekankan pada makna penalaran definisi suatu situasi tertentu (dalam konteks tertentu) dalam pendekatan Kualitatif ini lebih lanjut mementingkan proses dibandingkan dengan hasil akhir. Dari hasil penelitian yang penulis lakukan dapat disimpulkan Meminta jabatan merupakan larangan keras oleh Allah , sebab jika diberi jabatan dengan meminta, maka akan ditelantarkan oleh Allah, akan tetapi jika diberi jabatan tanpa meminta, maka akan ditolong oleh Allah .Oleh karena itu Para ulama berbeda pendapat mengenai boleh atau tidaknya seseorang mencalonkan diri dan berkampanye untuk jabatan politik tertentu. Secara garis besar pendapat para ulama dalam masalah ini dapat dipetakan ke dalam dua kelompok. Pertama, kelompok yang menolak pencalonan diri dan kampanye untuk jabatan politik tertentu. Kedua, kelompok yang mendukung pencalonan diri dan kampanye untuk jabatan politik tertentu. Perbedaan pendapat dalam permasalahan ini terutama timbul karena, baik dalam al-Qur’an maupun al-Sunnah, di samping terdapat dalil-dalil yang terkesan melarang seseorang untuk mencalonkan diri dan berkampanye untuk mendapatkan suatu jabatan politik tertentu, ditemukan pula dalil-dalil lain yang bernada membolehkannya. Pencalonan diri dan kampanye untuk meraih jabatan politik tertentu dapat dibenarkan menurut hukum Islam bagi seseorang yang dalam dirinya terdapat dua hal. Pertama, ketika dia memiliki kapasitas, kapabilitas, dan akseptabilitas yang memadai untuk mengemban jabatan. Ia kemudian mencalonkan dan mengkampanyekan dirinya sendiri untuk menggapainya Kedua, motivasi utama mencalonkan diri dan berkampanye untuk sebuah jabatan politik tertentu adalah semata-mata untuk menggapai ridha Allah dan demi merealisasikan kemaslahatan publik, bukan untuk menggapai kepentingan pribadi dan atau bukan sebagai sarana untuk melakukan hal-hal yang bersifat destruktif bagi kepentingan publik.