Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

FUJA ISNAIN

2 karya publik ditemukan.

2020: 1

Tinjauan Fikih Muamalah dalam Jual Beli Bensin Eceran (Studi Kasus Penjual Bensin Eceran Di Kecamatan Lareh Sago Halaban)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FUJA ISNAIN, NIM 15301300016, Judul SKRIPSI “Tinjauan Fikih Muamalah terhadap Jual Beli Bensin Eceran (Studi Kasus Penjual Bensin Eceran di Kecamatan Lareh Sago Halaban)”, Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar (IAIN) Batusangkar tahun 2019. Pokok permasalahan skripsi ini adalah penentuan takaran bensin dalam jerigen pada penjualan bensin eceran di Kecamatan Lareh Sago Halaban dan tinjauan Fikih Muamalah terhadap berkurangnya takaran literan bensin karena media penyimpanan jerigen oleh pedagang eceran. Tujuan pembahasan ini adalah untuk dapat mengetahui bagaimana penentuan takaran bensin dalam jerigen pada penjualan bensin eceran di Kecamatan Lareh Sago Halaban dan tinjauan Fikih Muamalah terhadap berkurangnya takaran literan bensin karena media penyimpanan jerigen oleh pedagang eceran. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan metode penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data primer diantaranya 4 orang penjual bensin eceran, dan 8 orang pembeli bensin eceran dan sumber data sekunder yaitu dekumen-dekumen terkait seperti dokumentasi, serta karya ilmiah lainnya yang mendukung penulisan skripsi penulis, adapun teknik analisis data adalah deskriptif analisis metode penelitian untuk membuat gambaran mengenai situasi atau kejadian, dan setelah itu disimpulkan. Hasil penelitian yang penulis lakukan bahwa tata cara penentuan takaran bensin dalam jerigen pada penjualan bensin eceran di Kecamatan Lareh Sago Halaban, penjual bensin eceran menakar bensin tidak menggunakan literan, namun dengan menggunakan garis di jerigen serta memenuhkan jerigen. Penjual bensin eceran menjual bensin eceran dengan harga Rp 10.000,- per jerigen. Sebagian besar dari penjual mengetahui kalau bensin dapat memuai serta mengurangi takaran bensin di dalam jerigen. Terkadang penjual bensin eceran tersebut menambah bensin yang sudah memuai, untuk memenuhkan jerigen kembali, namun ada juga penjual yang membiarkannya saja. pembeli bensin eceran terpaksa membeli bensin eceran, karena bahan bakar motornya habis. Menurut fiqih muamalah pelaksanaan Jual beli bensin eceran yang disimpan pada media jerigen diperbolehkan menurut Hukum Fikih Muamalah. Sebab tidak ada terindikasi pengurangan takaran oleh penjual bensin eceran. Karena berkurangnya takaran bensin dalam jerigen karena penguapan yang terjadi secara alamiah, tidak ada unsur kesengajaan penjual bensin eceran mengurangi takaran bensin eceran tersebut. Jual beli tersebut juga didasari atas rasa suka sama suka antara penjual dan pembeli.

TINJAUAN FIKIH MUAMALAH TERHADAP JUAL BELI BENSIN ECERAN (Studi Kasus Penjual Bensin Eceran di Kecamatan Lareh Sago Halaban)

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

OLFITRI MAULIDINA, NIM: 15300900038, judul skripsi: KEGIATAN MERONCE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI PADA ANAK USA DINI DI TK DHARMA WANITA PULASAN KABUPATEN SIJUNJUNG, Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Penelitian ini dilatar belakangi rendahnya tingkat kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak, media pembelajaran yang kurang bervariasi, sehingga anak bosan dalam pembelajaran, kekeliruan anak dalam membedakan bentuk geometri dan kegiatan yang digunakan dalam proses pembelajaran kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kegiatan meronce dapat meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri anak pada anak usia dini di TK Dharma Wanita Pulasan Kabupaten Sijunjung. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kuantitatif, dengan metode penelitian eksperimen, metode ini menggunakan dua variabel atau lebih atau mencari pengaruh suatu variabel dengan variabel lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan kegiatan meronce terhadap pengenalan bentuk geometri. Populasi berjumlah 33 orang, teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling teknik pengambilan sampel secara sengaja sesuai dengan persyaratan sampel yang diperlukan oleh peneliti, sehingga jumlah sampel yang di dapat sebanyak 16 orang. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah observasi dan dokumentasi kegiatan. Pengolahan data dilakukan secara statistik dengan menggunakan uji-t. Dari penelitian yang penulis lakukan di lapangan dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan meronce dapat meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak. Berdasarkan uji hipotesis menunjukkan bahwa hipotesis alternative (Ha) di terima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak. Hasil akhir pada taraf signifikansi 5% dengan membandingkan besarnya “t” yang peneliti peroleh (to = 12,66) dan besar “tt” yang tercantum adalah 2,13. Maka dapat diketahui bahwa to lebih besar dari tt (12,66 > 2,13). Dengan demikian, berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest pada kelompok eksperimen. Maka hipotesis alternative (Ha) di terima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak. Artinya kegitan meronce dapat meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak usia dini di TK Dharma Wanita Pulasan Kabupaten Sijunjung.