Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

AISYAH PUTRI

3 karya publik ditemukan.

2025: 22021: 1

Analisis Program Ekstrakurikuler Jurnalistik di Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Canduang

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya program ekstrakurikuler jurnalistik yang dibentuk untuk menyalurkan bakat dan minat peserta didik dan sebagai humas MTI Canduang dikarenakan humas MTI Canduang belum dibentuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perencanaan program, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dampak/hasil dan kendala program ekstrakurikuler jurnalistik MTI Canduang. Jenis penelitian yang peneliti lakukan adalah penelitian metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengelolaan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan berdasarkan permasalahan yang terjadi di lapangan. Sumber data dari penelitian ini adalahKepala Madrasah, Waka Kesiswaan, Pembina, dan Siswa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk melihat keabsahan datanya peneliti menggunakan triangulasi teknik. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti dalam program ekstrakurikuler jurnalistik di MTI Canduang bahwasanya, perencanaan disusun dengan melibatkan pihak-pihak yang terkait, menentukan tujuan program, materi yang akan digunakan. Pengorganisasian program dilakukan melalui pembagian tugas yang jelas sesuai dengan struktur organisasi. Pelaksanaan program meliputi pelatihan jurnalistik oleh Pembina dan wartawan professional, peliputan, publikasi media, dan kunjungan lapangan dengan pelaksanaan menggunakan metode yang bervariasi seperti ceramah, diskusi kelompok, dan analisis karya. Pengawasan dilaksanakan secara langsung dan tidak langsung. Dampak positif dari program yaitu adanya peningkatan keterampilan menulis, pengolahan visual, public speaking, dan citra positif dari masyarakat terhadap MTI Canduang melalui postingan jurnalistik. Dan kendala yang dihadapi keterbatasan sarana dan prasarana untuk publikasi dan waktu pelaksanaan menyesuaikan jadwal belajar santri.

Peran Media Sosial WhatsApp dalam Proses Pembelajaran Guru terhadap Siswa Kelas IX SMPN 1 Lintau Buo Utara ditengah Covid-19

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Aisyah Putri, NIM 1730303002, judul skripsi “Peran Media Sosial WhatsApp dalam Proses Pembelajaran Guru terhadap Siswa Kelas IX SMPN 1 Lintau Buo Utara ditengah Covid-19”, Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana peran media sosial WhatsApp dalam proses pembelajaran guru terhadap siswa kelas IX SMPN 1 Lintau Buo Utara di tengah Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran media sosial WhatsApp dalam proses pembelajaran guru terhadap siswa kelas IX SMPN 1 Lintau Buo Utara ditengah Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi dalam bentuk gambar dan rekaman suara. Peran media sosial WhatsApp dalam penelitian ini sebagai sarana informasi dalam proses pembelajaran guru terhadap siswa kelas IX SMPN 1 Lintau Buo Utara ditengah Covid-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran media sosial WhatsApp dalam proses pembelajaran guru terhadap siswa SMPN 1 Lintau Buo Utara ditengah Covid-19 adalah sebagai informasi, informasi itu berupa tugas, informasi untuk pengambilan absen, informasi untuk memberikan link-link video pembelajaran yang bisa ditonton melalui Youtube dan link tersebut dikirimkan melalui WhatsApp Group. Setiap mata pelajaran memiliki satu grup yang menghubungkan antara siswa kelas IX dengan guru yang mengajar. Hambatan yang dihadapi guru dan siswa kelas IX SMPN 1 Lintau Buo Utara ketika belajar online adalah jaringan internet yang tidak mendukung, keterbatasan dalam menggunakan media atau alat. Hambatan yang dihadapi siswa kelas IX adalah sulitnya memahami pelajaran, jaringan dan kuota internet. Kata Kunci: Peran Media Sosial WhatsApp, Pembelajaran, Covid-19