Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Subjek: abnormal return.
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMECAHAN SAHAM (STOCK SPLIT) TERHADAP LIKUIDITAS SAHAM DAN ABNORMAL RETURN PADA PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN AKSI STOCK SPLIT PERIODE 2017-2019 DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI)

2020•Koleksi Perpustakaan

WIGA AFRIANI. NIM 16 304 02 119. Judul Skripsi “Pengaruh Pemecahan Saham (Stock Split) terhadap Likuiditas Saham dan Abnormal Return pada Perusahaan yang Melakukan Aksi Stock Split Periode 2017-2019 di Bursa Efek Indonesia (BEI)”. Program Sarjana Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Adanya harga suatu saham yang dinilai terlalu tinggi menyebabkan perusahaan melakukan kebijakan pemecahan saham (Stock split). Stock split merupakan kegiatan merubah nilai nominal menjadi yang lebih kecil, Perubahan nilai nominal tersebut diikuti dengan perubahan harga saham yaitu menjadi lebih kecil sesuai dengan rasio pemecahan nilai nominal tersebut. Dari aksi stock split yang dilakukan suatu perusahaan penulis akan meneliti pengaruh yang ditimbulkan stock split terhadap likuiditas saham dan Abnormal Return. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang ditimbulkan oleh stock split terhadap likuiditas saham dan abnormal return antara sebelum dan sesudah pengumuman stock split. Sampel yang digunakan adalah sebanyak 31 perusahaan yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Pengamatan dilakukan pada 7 hari sebelum dan 7 hari sesudah stock split. Penulis menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov untuk menguji normalitas data. Data yang berdistribusi normal menggunakan uji Paired Sample T-Test, sedangkan jika data berdistribusi tidak normal maka menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Uji normalitas data menunjukkan data berdistribusi tidak normal, sehingga uji yang digunakan adalah Wilcoxon Signed Ranks Test. Pada uji Wilcoxon Signed Ranks Test tingkat Asymp Sig (2-tailed) sebesar 0,000, keputusannya 0,000<0,05 maka Ha diterima artinya terdapat perbedaan rata-rata trading volume activity saham sebelum dan sesudah stock split. Pengujian hipotesis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test, ditemukan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara likuiditas saham sebelum dan sesudah stock split, hal ini menunjukkan bahwa stock split membuat harga saham menjadi lebih terjangkau sehingga mampu menjadikan saham menjadi lebih likuid. Sedangkan untuk abnormal return uji Wilcoxon Signed Ranks Test tingkat Asymp Sig (2-tailed) sebesar 0,410, keputusannya 0,410>0,05 maka Ha ditolak artinya tidak terdapat perbedaan rata-rata abnormal return saham sebelum dan sesudah stock split. Hal tersebut menunjukkan tidak terdapat pengaruh antara abnormal return dengan peristiwa stock split, yang mana peristiwa tersebut tidak mempengaruhi investor dalam melakukan transaksi di pasar modal yang dilihat dari tingkat keuntungan/rata-rata abnormal return saham sebelum dan sesudah pengumuman.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail