ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Annisa Fitria Meswari, NIM 2230402009, Judul Skripsi: “Pengaruh Utang Luar Negeri Dan Investasi Asing Langsung Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Studi Perbandingan Antara Negara Upper Middle Income Dan High Income Di ASEAN”. Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Ketika utang luar negeri dan investasi asing langsung meningkat pertumbuhan ekonomi justru menurun begitupun sebaliknya dari rentang tahun 2010-2024 di negara upper dan high middle income ASEAN. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan perbandingan utang luar negeri dan investasi asing terhadap pertumbuhan ekonomi di negara upper dan high middle income ASEAN. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data dari tahun 2010- 2024 yang diambil dari situs world bank dan trading economic. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan estimasi model regresi data panel, estimasi persamaan data panel dan uji hipotesis uji perbedaan dua proporsi (Z). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independen utang luar negeri tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan investasi asing langsung berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di negara upper middle income ASEAN. Utang luar negeri dan investasi asing langsung berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di negara high income ASEAN. Dan hasil perbandingan utang luar negeri dan investasi asing langsung lebih besar di negara high income di bandingkan negara upper middle income ASEAN.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hanny Putri Melka. NIM 2230402029. Judul Skripsi: “Pengaruh Ekspor, Impor, dan Pembayaran Utang Luar Negeri terhadap Cadangan Devisa di Indonesia Tahun 1991–2023”. Program Studi S1 Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah cadangan devisa Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir sempat mengalami penurunan akibat tingginya kebutuhan pembayaran utang luar negeri serta intervensi Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ekspor, impor, dan pembayaran utang luar negeri terhadap cadangan devisa Indonesia dalam jangka pendek maupun jangka panjang selama periode 1991–2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian asosiatif kausal dengan pendekatan kuantitatif menggunakan data sekunder berupa data runtut waktu (time series). Variabel independen dalam penelitian ini meliputi ekspor, impor, dan pembayaran utang luar negeri, sedangkan variabel dependennya adalah cadangan devisa. Metode analisis yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM) untuk menguji hubungan jangka pendek dan jangka panjang antarvariabel. Data penelitian diperoleh dari situs resmi World Bank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial dalam jangka pendek variabel ekspor, impor dan pembayaran utang luar negeri berpengaruh signifikan terhadap cadangan devisa Indonesia. Secara simultan dalam jangka pendek, ekspor, impor, dan pembayaran utang luar negeri berpengaruh secara bersama sama terhadap cadangan devisa Indonesia. Dalam jangka panjang, variabel ekspor, impor dan pembayaran utang luar negeri berpengaruh signifikan terhadap cadangan devisa Indonesia.. Secara simultan dalam jangka panjang, ekspor, impor, dan pembayaran utang luar negeri berpengaruh secara bersama-sama terhadap cadangan devisa Indonesia.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Annisa Zavira. NIM 2230402011. Judul Skripsi: “Pengaruh Neraca Perdagangan dan Utang Luar Negeri terhadap Cadangan Devisa di Indonesia Tahun 2016–2025”. Program S1 Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan penelitian ini didasarkan pada fenomena bahwa peningkatan cadangan devisa Indonesia tidak selalu mencerminkan kekuatan fundamental ekonomi. Kenaikan cadangan devisa pada akhir 2024 lebih banyak dipengaruhi oleh faktor jangka pendek seperti penerimaan pajak dan penarikan utang luar negeri, bukan semata-mata dari kinerja ekspor yang berkelanjutan. Kondisi ini menunjukkan adanya ketergantungan terhadap arus modal dan pembiayaan eksternal yang berpotensi menimbulkan kerentanan terhadap gejolak global serta kewajiban pembayaran utang di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh neraca perdagangan dan utang luar negeri terhadap cadangan devisa di indonesia dalam jangka pendek dan jangka Panjang selama periode 2016-2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan data sekunder berupa data runut waktu (time series). Variabel independen dalam penelitian ini adalah neraca perdagangan dan utang luar negeri, sedangkan variabel dependennya adalah cadangan devisa. Metode analisis yang digunakan adalah Error Corection Model (ECM). Data penelitian diperoleh dari situs resmi Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial dalam jangka pendek, neraca perdagangan tidak berpengaruh signifikan terhadap cadangan devisa di Indonesia, sedangkan utang luar negeri berpengaruh signifikan terhadap cadangan devisa. Secara simultan dalam jangka pendek, neraca perdagangan dan utang luar negeri berpengaruh secara bersama-sama terhadap cadangan devisa di Indonesia. Sementara itu, dalam jangka panjang, neraca perdagangan dan utang luar negeri secara parsial berpengaruh signifikan terhadap cadangan devisa. Secara simultan dalam jangka panjang, neraca perdagangan dan utang luar negeri juga berpengaruh secara bersama-sama terhadap cadangan devisa di Indonesia.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
AMIRAH HUSNA LUBIS, NIM 2130402010. Judul Skripsi:
“PENGARUH PENANAMAN MODAL ASING (PMA), PENANAMAN
MODAL DALAM NEGERI (PMDN), DAN UTANG LUAR NEGERI
TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA” Program
Sarjana Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah kondisi Pertumbuhan Ekonomi yang mengalami fluktuasi dengan Investasi di Indonesia yang terus
meningkat namun tidak dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia serta
utang luar negeri yang terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
Pengaruh Penanaman Modal Asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri
(PMDN), dan Utang Luar Negeri terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Teknik
pengumpulan data yang digunakan adalah melalui dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dengan metode analisis regresi linear
berganda. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang di publikasikan
oleh Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)
dan Kementerian keuangan. Pengolahan data menggunakan Eviews 12.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial penanaman modal asing
dan utang luar negeri berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, dan penanaman modal dalam negeri tidak berpengaruh perhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hasil secara simultan penanaman modal asing, penanaman modal dalam negeri dan utang luar negeri berpengaruh secara bersama-sama terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Jadi, pemerintah perlu mendorong Penanaman modal asing, mengelola utang luar negeri dengan bijak, serta tetap mendukung investasi lokal untuk memperkuat perekonomian Indonesia.
Kata kunci: Penanaman modal asing, penanaman modal dalam negeri, utang luar negeri dan pertumbuhan ekonomi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Zuliya Hanifa, NIM 2030402096. Judul Skripsi “Pengaruh Ekspor, Inflasi, dan Utang Luar Negeri Terhadap Cadangan Devisa di 4 Negara Asia Tenggara Tahun 1992 - 2022” program studi Ekonomi Syariah fakultas ekonomi dan bisnis islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah ekspor, inflasi, dan utang luar negeri berpengaruh terhadap cadangan devisa di empat negara asia tenggara tahun 1992 -2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh ekspor, inflasi, dan utang luar negeri berpengaruh terhadap cadangan devisa di empat negara asia tenggara tahun 1992 -2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis kuantitatif, jenis data yang digunakan merupakan data sekunder dan merupakan data runtut waktu (time series). Pada penelitian ini yang menjadi variabel independennya yaitu ekspor,inflasi, dan utang luar negeri.sedangkan sebagai variabel dependennya yaitu cadangan devisa. Hasil penelitian ini menunjukkan secara parsial ekspor berpengaruh positif dan signifikan terhadap cadangan devisa di 4 negara ASEAN Artinya Kondisi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan pada ekspor dapat memberikan dampak pada peningkatan cadangan devisa di suatu negara. Hal tersebut terjadi karena pembayaran dari kegiatan ekspor adalah valuta asing atau devisa yang dapat meningkatkan jumlah cadangan devisa di suatu negara.sedangkan secara parsial inflasi berpengaruh negative dan signifikan terhadap cadangan devisa di 4 Negara ASEAN.Dengan meningkatnya harga barang domestik (inflasi), maka orang luar negeri akan mengurangi pembelian barang dari negara tersebut.Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel utang luar negeri berpengaruh positif dan signifikan terhadap cadangan devisa di 4 negara ASEAN apabila suatu negara mengalami defisit neraca transaksi berjalan maka dibutuhkan aliran modal masuk.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RAHMI HIJRIYYATI, NIM 2030402074, Judul “Pengaruh Defisit Anggaran dan Utang Luar Negeri Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia”. Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2024. Permasalahan pada penelitian ini adalah berdasarkan data dalam World Bank dan Bank Indonesia menunjukkan bahwa defisit anggaran dan utang luar negeri meningkat. Ketika defisit anggaran dan utang luar negeri mengalami peningkatan, akan tetapi tidak diikuti dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh defisit anggaran dan utang luar negeri terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif, data yang digunakan adalah data sekunder dalam bentuk deret waktu time series. Data dalam penelitian ini bersumber dari World Bank dan Bank Indonesia. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Error Correction Model (ECM). Teknik analisis data menggunakan Software Eviews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa defisit anggaran (X1) dan utang luar negeri (X2) berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Secara simultan, defisit anggaran dan utang luar negeri berpengaruh secara bersama-sama terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
YELDA ALHAMDI PUTRI NIM 2030402094 judul SKRIPSI “PENGARUH PENANAMAN MODAL ASING UTANG LUAR NEGERI DAN EKSPOR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA”. Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Islam Negri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2024. Permasalahan dalam penelitian ini adalah menurunnya pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2023 karena adanya peningkatan pengeluaran konsumsi lembaga non profit rumah tangga dan juga penurunan sisi produksi. Pada variabel ekspor juga menurun disebabkan sebagian faktor internal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penanaman modal asing utang luar negeri dan ekspor terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara parsial dan simultan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode kuantitaif dengan jenis kausalitas mengetahui hubungan sebab-akibat antara variabel indenpenden dan variabel dependen. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang dihimpun dari World Bank, BPS dan Bank Indonesia. Teknik analisa data yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, koefesien determinasi, uji t dan uji f dengan bantuan SPSS 29.0. Berdasarkan hasil penelitian ini, diketahui bahwa secara parsial penanaman modal asing tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, utang luar negeri tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dan ekspor berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hasil secara simultan penanaman modal asing utang luar negeri dan ekspor berpengaruh secara bersama-sama terhadap pertumbuhan ekonomi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK GITA OLVINA, NIM 2030402035. Judul Skripsi “PENGARUH UTANG LUAR NEGERI DAN INVESTASI ASING LANGSUNG TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA”. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pemicu masalah dalam penelitian ini adalah Indonesia termasuk kedalam negara berkembang sehingga pinjaman luar negeri dan masuknya modal asing penting bagi indonesia untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Pinjaman luar negeri atau utang luar negeri merupakan salah satu alternatif pembiayaan yang perlu dilakukan guna menunjang pertumbuhan ekonomi. Akumulasi utang luar negeri merupakan suatu fenomena yang lumrah bagi negara berkembang seperti indonesia. Munculnya utang luar negeri disebabkan oleh berbagai faktor salah satunya ketertinggalan infrastruktur dan masalah ekonomi. Di indonesia investasi asing langsung berpengaruh besar bagi indonesia, untuk melengkapi kebutuhan investasi dalam negeri, penanaman modal investor asing dinilai mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Penanaman modal asing terutama pinjaman luar negeri diposisikan sebagai sumber utama pembangunan. Investasi memungkinkan masyarakat terus meningkatkan kegiatan ekonomi dan kesempatan kerja yang tersedia untuk mencapai kemakmuran masyarakat. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi bisa menarik investor asing untuk berinvestasi di indonesia. Dengan adanya investasi asing langsung dan utang luar negeri diharapkan dapat memberikan dampak langsung dalam jangka pendek maupun jangka panjang untuk pertumbuhan ekonomi. Menurut Sadono Sukirno dalam teori ekonomi makro bahwa modal dapat dijadikan unsur penting dalam melakukan pembangunan, peningkatan modal dan pembiayaan pembangunan negara dilengkapi melalui utang luar negeri. Akan tetapi menurut data yang ditemukan yang bersumber dari world bank atau statistik internasional mengalami fluktuasi. Jenis penelitian lapangan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif, data yang digunakan merupakan data sekunder dalam bentuk deret waktu time series. Data dalam penelitian ini bersumber dari World Bank. Penelitian ini yang menjadi variabel independen adalah utang luar negeri dan investasi asing langsung dan variabel dependennya adalah pertumbuhan ekonomi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Error Correction Model (ECM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada jangka pendek dan jangka panjang utang luar negeri memiliki pengaruh negatif tidak signifikan pada pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Sementara untuk variabel investasi asing langsung memiliki pengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia dalam jangka pendek dan jangka panjang. Namun, secara simultan utang luar negeri dan investasi asing langsung memiliki pengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Kata Kunci : Utang Luar Negeri, Investasi Asing Langsung, Pertumbuhan Ekonomi. ABSTRACT GITA OLVINA, NIM 2030402035. Thesis title "THE EFFECT OF FOREIGN DEBT AND FOREIGN DIRECT INVESTMENT ON ECONOMIC GROWTH IN INDONESIA". تأثير الديون الأجنبية والاستثمار الأجنبي المباشر على النمو الاقتصادي في إندونيسيا Faculty of Islamic Economics and Business Sharia Economics Study Program, Mahmud Yunus Batusangkar State Islamic University. The trigger for the problem in this study is that Indonesia is included in developing countries so that foreign loans and the influx of foreign capital are important for Indonesia to increase economic growth. Foreign loans or foreign debt is one of the alternative financing that needs to be done to support economic growth. The accumulation of foreign debt is a common phenomenon for developing countries such as Indonesia. The emergence of foreign debt is caused by various factors, one of which is infrastructure lagging and economic problems. In Indonesia, foreign direct investment has a major influence on Indonesia, to complement the needs of domestic investment, foreign investor investment is considered capable of increasing economic growth. Foreign investment, especially foreign loans, is positioned as the main source of development. Investment enables society to continuously increase economic activity and available employment opportunities to achieve community prosperity. High economic growth can attract foreign investors to invest in Indonesia. With foreign direct investment and foreign debt, it is expected to have a direct impact in the short and long term for economic growth. According to Sadono Sukirno in macroeconomic theory that capital can be used as an important element in carrying out development, increasing capital and financing the country's development is complemented through foreign debt. However, according to data found sourced from the world bank or international statistics fluctuated. The type of field research used is a descriptive quantitative approach, the data used is secondary data in the form of time series. The data in this study was sourced from the World Bank. This study the independent variable is foreign debt and foreign direct investment and the dependent variable is economic growth. The analysis method used in this study is the Error Correction Model (ECM). The results showed that in the short and long term foreign debt has an insignificant negative influence on economic growth in Indonesia. Meanwhile, the variable of foreign direct investment has a significant positive influence on economic growth in Indonesia in the short and long term. However, simultaneously foreign debt and foreign direct investment have a significant positive influence on economic growth in Indonesia. Keywords: foreign debt, foreign direct investment, economic growth.