Penerapan Model Learning Cycle 5E Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PAI Dan Budi Pekerti Di SMA N 1 Padang Ganting
Putri Jalita. NIM 2030101143 (2024). Judul Skripsi: “Penerapan Model Learning Cycle 5E Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti di SMA N 1 Padang Ganting”. Program Sarjana Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah rendahnya aktivitas belajar siswa selama proses pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi selama proses pembelajaran terlihat siswa kurang aktif. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa PAI dan Budi Pekerti adalah dengan penerapan Model Learning Cycle 5E. Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui apakah adanya peningkatan aktivitas belajar siswa setelah diterapkannya Model Pembelajaran Learning Cycle 5E di SMA N 1 Padang Ganting. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian quasi eksperimen dengan desain posttest only control design, yaitu dengan membandingkan hasil angket kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah melalui angket dan lembar observasi . Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan bantuan Spss Windows 21, kemudian data diuraikan dan dipaparkan melalui kalimat yang efektif. Dari penelitian yang penulis lakukan dapat disimpulkan bahwa selama proses pembelajaran berlangsung pada kelas eksperiemen dengan menggunakan model learning cycle 5e mengalami peningkatan pada setiap pertemuan. Sedangkan pada kelas kontrol dengan menggunakan metode diskusi kelompok kecil aktivitas belajar siswa tidak mengalami peningkatan pada setiap aktivitasnya. Perbedaan rata-rata yang didapatkan dari aktivitas belajar siswa berdasarkan lembar obsevasi adalah 20. Setelah dilakukannya uji-t dapat diketahui pembelajaran PAI dan Budi Pekerti dengan menggunakan model pembelajaran learning cycle 5e memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan aktivitas belajar siswa , yaitu dari hasil pengujian uji-t yang telah diperoleh siginifikan 0,000. Jika nilai signifikan kecil dari 0,05 artinya terdapat adanya peningkatan aktivitas belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran learning cycle 5e sehingga artinya H1 diterima dan H0 ditolak. Setelah dilakukannya uji-t dapat diketahui juga bahwa –Thitung Ttabel, dimana Thitung yang diperoleh bernilai -10,132 dan Ttabel yang diperoleh stelah dintentukannya df adalah bernilai 1,994. Karena nilai Thitung yang dieproleh bernilai negative maka pengujian hipotesis dilihat menggunakan bantuan kurva dua arah, yang dapat diperoleh kesimpulan –Thitung > t-tabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa ada nya pengaruh signifikan antara model learning cycle 5e terhadap peningkatan aktivitas siswa.