PENGEMBANGAN MODEL SUPERVISI KLINIS KEPALA SEKOLAH DASAR MENGGUNAKAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) DALAM GOOGLE SITES DI KECAMATAN JUNJUNG SIRIH KABUPATEN SOLOK
ABSTRAK Esi Ratna Sari, NIM. 242012004. Pengembangan Model Supervisi Klinis Kepala Sekolah Dasar Menggunakan Learning Management System (LMS) dalam Google Sites di Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok. Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelaksanaan supervisi klinis di sekolah dasar yang belum optimal karena belum dilaksanakan secara sistematis sesuai tahapan supervisi klinis dan belum didukung oleh sistem digital yang terintegrasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan hasil analisis kebutuhan kepala sekolah dan guru terhadap pengembangan model supervisi klinis berbasis Learning Management System (LMS) menggunakan Google Sites; (2) menentukan tingkat validitas model berdasarkan penilaian para ahli; (3) menentukan tingkat praktikalitas model berdasarkan respons pengguna; dan (4) menentukan tingkat efektivitas model dalam mendukung pelaksanaan supervisi klinis di sekolah dasar. Dengan model ADDIE, produk yang dikembangkan adalah Smart Supervisi SD berbasis Google Sites. Penelitian melibatkan 4 kepala sekolah dan 12 guru sekolah dasar di Kecamatan Junjung Sirih. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan model supervisi klinis berbasis LMS sangat dibutuhkan oleh pengguna dengan capaian 91,05% (sangat perlu dikembangkan). Model ini dirancang menggunakan bahasa pemrograman Google Sites for Education. Menu aplikasi Smart Supervisi SD yang disediakan terdiri dari buku panduan aplikasi dan materi supervisi klinis, tahapan pra-observasi, observasi, pasca-observasi/tindak lanjut. Model yang dikembangkan memperoleh hasil 89,55% (Sangat sesuai), 87,33% (Sangat praktis), dan 89,34% (Sangat efektif). Temuan ini menunjukkan bahwa Smart Supervisi SD layak digunakan sebagai model supervisi klinis berbasis Google Sites untuk mendukung pelaksanaan supervisi yang lebih efektif, efisien, sistematis, dan terdokumentasi dalam meningkatkan profesionalisme guru serta mutu pembelajaran di sekolah dasar.