Analisis Kebutuhan Penggunaan Media Interactive Flat Panel Pada Pembelajaran PAI Elemen Al-qur'an Hadist Kelas VIII Di SMPN 1 Salimpaung
Muhammad Ichsan Suriadi, NIM 2130101078, judul skripsi “ANALISIS KEBUTUHAN PENGGUNAAN INTERACTIVE FLAT PANEL PADA PEMBELAJARAN PAI ELEMEN AL-QUR’AN HADIS KELAS VIII DI SMPN 1 SALIMPAUNG”. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kebutuhan peserta didik terhadap penyajian pembelajaran PAI yang lebih jelas, menarik, dan interaktif, khususnya pada elemen Al-Qur’an Hadis. Selain itu, karakteristik materi Inspirasi Al-Qur’an: Melestarikan Alam, Menjaga Kehidupan menuntut peserta didik untuk membaca ayat Al-Qur’an, memahami arti dan kandungannya, mengenali hukum tajwid, serta menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan peserta didik dan kebutuhan materi terhadap penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) dalam pembelajaran PAI elemen Al-Qur’an Hadis kelas VIII di SMPN 1 Salimpaung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari guru PAI dan empat peserta didik kelas VIII yang dipilih secara purposive. Data dianalisis melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan peserta didik terhadap IFP terutama terlihat pada kebutuhan penyajian materi yang jelas dan visual serta peningkatan keterlibatan dan interaksi dalam pembelajaran. Gaya belajar visual dan auditori lebih dominan, sedangkan penggunaan IFP membantu peserta didik lebih antusias dalam mengamati materi, menjawab pertanyaan, mengikuti kuis, dan berinteraksi dengan guru. Sementara itu, kebutuhan materi terhadap IFP muncul dari karakteristik materi yang menuntut peserta didik membaca ayat, memahami arti dan kandungan, mengenali hukum tajwid, serta mempraktikkan bacaan. IFP paling dibutuhkan pada penyajian ayat, penjelasan dan penandaan hukum tajwid, keterbacaan teks, praktik membaca, pengulangan materi, dan kegiatan interaktif. Dengan demikian, IFP diperlukan sebagai media pendukung yang digunakan secara selektif sesuai kebutuhan peserta didik dan karakteristik materi, tanpa menggantikan peran guru dalam proses pembelajaran.