ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ella Latifa Purnama. NIM 14 202 032. Judul Skripsi “Pengaruh Fee Based Income dan Rasio Dana Murah terhadap Laba Bersih PT. BNI Syariah”. Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis signifikansi pengaruh fee based income dan rasio dana murah terhadap laba bersih PT. BNI Syariah periode 2011-2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode kuantitatif yang bersifat deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan variabel fee based income dan rasio dana murah melalui Uji Asumsi Klasik, Regresi Linear Berganda, Uji t, Uji F, dan Uji R2, dan dibantu dengan menggunakan Eviews 10. Data yang diambil adalah data sekunder dari laporan keuangan PT. BNI Syariah yang di publikasikan oleh www.bnisyariah.co.id untuk menguji kevalidtan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Fee based income berpengaruh signifikan terhadap laba bersih. (2) Rasio dana murah tidak berpengaruh signifikan terhadap laba bersih. (3) Secara simultan perubahan yang terjadi pada fee based income dan rasio dana murah berpengaruh signifikan terhadap laba bersih. Variabel fee based income dan rasio dana murah memiliki pengaruh terhadap laba bersih sebesar 25,54% sedangkan sisanya 74,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak ada dalam model regresi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Rani Raranta. NIM 1530 1100 112. Judul Skripsi: “Pengaruh Fee Based Income Terhadap Tingkat Return On Aseets (ROA) Di PT. Bank Syariah Mandiri 2013-2019”. Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Perguruan Tinggi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam SKRIPSI ini adalah terdapat perbedaan antara teori dan fakta menegenai pengaruh Fee Based Income terhadap tingkat Return On Assets (ROA) di PT. Bank Syariah Mandiri. Teorinya terdapat dalam buku Suhardjono (2006) menyatakan bahwa “rasio ROA digunakan untuk mengukur kemampuan manajemen dalam mengelola aktiva untuk mendapatkan keuntungan yang salah satunya dengan fee based income, dengan adanya fee based income, maka pendapatan akan naik sehingga laba pun ikut naik”, sedangkan faktanya dapat dilihat pada tabel Laporan Keuangan Publikasi Triwulan Fee Based Income dan Return on Assets (ROA) di PT. Bank Syariah Mandiri Periode 2013-2019 yang mengatakan bahwa tidak terdapat pengaruh antara Fee Based Income dan Return On Assets. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Fee Based Income terhadap Return On Assets (ROA) di PT. Bank Syariah Mandiri 2013-2019. Objek dalam penelitian ini adalah PT. Bank Syariah Mandiri. Pendekatan penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan sumber data yang digunakan adalah berupa data sekunder yaitu sumber data yang penulis ambil dari laporan keuangan triwulan PT. Bank Syariah Mandiri yang dipublikasi melalui website secara on-line di http://ojk.go.id. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik regresi linier sederhana. Metode analisis yang digunakan adalah analisis uji asumsi klasik, uji koefisien determinasi (uji R2), uji analisis regresi linier sederhana, dan uji t yang dilakukan dengan bantuan Statistical Product and Service Solution (SPSS) 22. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada pengaruh secara signifikan antara fee based income terhadap tingkat return on assets (ROA) pada PT. Bank Syariah Mandiri 2013-2019. Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil uji t menunjukkan bahwa nilai thitung ttabel yaitu (-1.307 2.068) dimana thitung ttabel dengan tingkat signifikan sebesar (0.204 > 0.05), maka Ho diterima dan Ha ditolak, sedangkan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0.069 atau sebesar 6.9 % menyatakan terdapat pengaruh sebesar 6.9% antara Fee Based Income dengan Return On Assets (ROA) sementara sisanya 93.1 % lagi dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena unaligned trend pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk, di mana pertumbuhan Fee Based Income yang terus meningkat serta penyesuaian kewajiban Giro Wajib Minimum tidak sejalan dengan pergerakan Return on Assets (ROA) yang justru mengalami penurunan dan fluktuasi. Kondisi ini mengindikasikan bahwa pencapaian profitabilitas belum optimal akibat kontribusi pendapatan berbasis jasa yang diimbangi oleh tingginya beban operasional digitalisasi serta penyerapan dana likuiditas wajib yang membatasi penyaluran dana produktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fee Based Income dan Giro Wajib Minimum secara parsial maupun simultan terhadap Profitabilitas (ROA) PT Bank Syariah Indonesia Tbk periode 2021–2026. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder runtut waktu (time series) berupa laporan keuangan bulanan PT Bank Syariah Indonesia Tbk periode 2021–2026 dengan total sampel sebanyak 64 pengamatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda yang dilengkapi dengan uji asumsi klasik (termasuk transformasi Cochrane-Orcutt untuk mengeliminasi autokorelasi) diolah menggunakan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Fee Based Income tidak berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROA)dan secara parsial, Giro Wajib Minimum tidak berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROA). Secara simultan, Fee Based Income dan Giro Wajib Minimum tidak berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROA) PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Implikasi dari penelitian ini mengindikasikan bahwa profitabilitas BSI lebih dominan dipengaruhi oleh kinerja fungsi intermediasi utama (margin pembiayaan murabahah dan bagi hasil) dibandingkan pendapatan berbasis jasa non-bunga serta cadangan likuiditas wajib.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Sesra Oktavia. NIM 1930401020. Judul Skripsi : “PENGARUH FEE BASED INCOME DAN DANA PIHAK KETIGA (DPK) TERHADAP PROFITABILITAS BANK MUAMALAT INDONESIA”. Program Sarjana Perbankan Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fee based income dan dana pihak ketiga terhadap profitabilitas Bank Muamalat Indonesia tahun 2015-2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder diperoleh dari laporan keuangan Bank Muamalat Indonesia dari tahun 2015-2022 melalui website Bank Muamalat Indonesia. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi berupa laporan keuangan Bank Muamalat Indonesia. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial fee based income (X1) berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas Bank Muamalat Indonesia tahun 2015-2022. Dana pihak ketiga (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas Bank Muamalat Indonesia tahun 2015-2022. Berdasarkan uji secara simultan fee based income dan dana pihak ketiga berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas Bank Muamalat Indonesia tahun 2015-2022. Kata Kunci : Fee Based Income, Dana Pihak Ketiga (DPK), Profitabilitas
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ana Daturahmi, NIM 1830401007, Judul Skripsi “Pengaruh Fee Based Income dan Biaya Operasional Pendapatan Operasioanl Terhadap Profitabilitas Pada Bank Umum Syariah Di Indonesia Periode 2016-2020” Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar tahun Akademik 2022. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah apakah Fee Based Income dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh terhadap Profitabilitas pada Bank Umum Syariah Di Indonesia periode 2016-2020. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Fee Based Income dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap profitabilitas pada Bank Umum Syariah Di Indonesia periode 2016-2020. Populasi dalam penelitian ini adalah 14 Bank Umum Syariah di Indonesia. Setelah melewati tahap purposive sampling, maka terdapat 13 Bank Umum Syariah yang layak digunakan diantaranya Bank Aceh Syariah, Bank Muamalat Indonesia, Bank BNI Syariah, Bank BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri, Bank Victoria Syariah, Bank Jabar Banten Syariah, Bank Mega Syariah, Bank Panin Dubai Syariah, Bank Syariah Bukopin, Bank BCA Syariah, Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah, dan Bank Maybank Syariah Indonesia. Jenis penelitian skripsi ini adalah penelitian kuantitatif. Sumber data yang penulis gunakan adalah sumber data sekunder yaitu laporan keuangan pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2016-2020. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang penulis gunakan yakni uji asumsi klasik, analisi regresi linear berganda, uji hipotesis dan uji koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian yang penulis peroleh, berdasarkan hasil uji T menunjukan bahwa Fee Based Income berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas dengan t hitung > t tabel (3,724 > 1,9989) dan signifikan 0,05 (0,00 0,05). Biaya Operasional Pendapatan Operasional berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas dengan t hitung > t tabel (13,847 > 1,9989) dan signifikansi 0,05 (0,00 0,05). Berdasarkan hasil uji F Fee Based Income dan Biaaya Operasional Pendapatan Operasional secara bersama-sama berpengaruh terhadap profitabilitas dengan F hitung > F tabel (100,464 >3,15) dan signifikansi 0,05 (0,00 0,05). Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi diketahui bahwa profitabilitas dipengaruhi oleh Fee Based Income dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional sebesar 75,7% sedangkan sisanya 24,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.