Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: 2002
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tugas dan Fungsi Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 Serta Perbandinganya dengan Fiqih Siyasah Dusturiyah

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ARMA YELKI PUTRA. NIM 15301500009. Judul Skripsi: Tugas Dan Fungsi Kepolisian Negara Republik Indonesia Dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 Serta Perbandingannya Dengan Fiqih Siyasah Dusturiyah. Jurusan Hukum Tata Negara (Siyasah), Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar tahun akademik 2019. Pasal 13 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian telah menentukan bahwa tugas Kepolisian Republik Indonesia antara lain memelihara keamanan dan ketertiban umum dalam masyarakat. Namun Undang-Undang tidak memberikan batasan pengertian Akibatnya dalam pelaksanaan tersebut terdapat lembaga lain yang juga bertugas menegakkan ketertiban umum. Sementara dalam hukum Islam tugas kepolisian yang dilaksanakan oleh Wilayah al-Hisbah dan Wilayah al-Mazalim mengatur semua ketertiban umum. Untuk itu skripsi ini bertujuan memperbandingkan antara tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia menurut Undang-Undang No 2 Tahun 2002 dengan tugas “Kepolisian” dalam perspektif Fiqih Siyasah Dusturiyah. Bagaimana persamaan dan perbedaan antara tugas lembaga Kepolisian Republik Indonesia dengan tugas “Kepolisian” dalam perspektif Fiqih Siyasah Dusturiyah. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah berupa jenis penelitian (yuridis normatife), pendekatan yang dilakukan berdasarkan bahan hukum utama dengan cara menelaah teori-teori, konsep-konsep, asas-asas hukum serta peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan penelitian ini. Pendekatan ini dikenal pula dengan pendekatan kepustakaan, yakni dengan mempelajari bahan-bahan kepustakaan peraturan perundang-undangan, jurnal. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dimana penelitian menguraikan bagaimana persamaan dan perbepdaan antara tugas lembaga Kepolisian Negara Republik Indonesia menurut Undang-Undang No 2 Tahun 2002 dengan “Kepolisian” dalam Perspektif Fiqih Siyasah Dusturiyah. Tugas pokok dari Kepolisian menurut Undang-Undang No 2 Tahun 2002 pasal 13 adalah: memelihara keamanan dan ketertiban didalam kehidupan bermasyarakat, menegakkan hukum, memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat. Sedangkan Kepolisian menurut perspektif Fiqih Siyasah Dusturiyah Kepolisian disebut dengan istilah Wilayah al-Hisbah yang memiliki tugas diantaranya: menegakkan amar makruf nahi mungkar yang bertujuan untuk memelihara keamanan, menegakkan hukum, dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. sementara itu di luar Wilayah al-Hisbah sebagai lembaga yang bertugas untuk memelihara keamanan juga di kuatkan oleh lembaga Wilayah al-Mazalim sebagai lembaga pengadilan yang bertugas untuk memutus hukum yang terjadi. Dari penjelasan itu Penulis menyimpulkan Persamaan antara tugas Kepolisian Republik Indonesia dengan Wilayah al-Hisbah yang diantaranya adalah: bertugas memelihara keamanan dan ketertiban didalam kehidupan bermasyarakat, menegakkan hukum, memberikan perlindungan kepada masyarakat. Sedangkan perbedaanya adalah: Kepolisian Republik Indonesia lebih kepada penegakkan hukum pidana yang berpedoman kepada Undang-undang.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perencanaan Penyusunan Paket Wisata Religi Pada PT. BMW 2002 Tour Kota Bukittinggi

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK M. Nur Abdul Endri Yadno 2030406015 (2024) Judul Skripsi:“ Perencanaan Penyusunan Paket Wisata Religi Pada PT. BMW 2002 Tour di Kota Bukittinggi” Program Studi Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Program Studi Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Banyaknya competitor dalam penjualan paket wisata, maka perlu dilakukannya inovasi baru salah satunya paket wisata religi, karena paket wisata religi adalah paket wisata minat khusus, menjadikan kurangnya peminat wisatawan pada wisata religi. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui “ Perencanaan Penyusunan Paket Wisata Religi Pada PT. BMW 2002 Tour di Kota Bukittinggi”, yang terkandung didalamnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data yang dikumpulkan dengan melakukan wawancara terhadap pengelola dan anggota yang bekerja di PT. BMW 2002 Tour di Kota Bukittinggi. data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis melibatkan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan memastikan validitas melalui triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian penulis dapat disimpulkan bahwa“ Perencanaan Penyusunan Paket Wisata Religi Pada PT. BMW 2002 Tour di Kota Bukittinggi”, dalam pembuatan paket wisata religi memiliki 3 tahapan yaitu pembuatan rencana perjalanan (itinerary), perencanaan biaya paket wisata (coasting) dan penyiapan produk paket wisata (finishing), proses perencanaan paket wisata religi meliputi pembuatan itinerary, estimasi biaya, dan tahap finalisasi produk, menyoroti perlunya pembaruan prosedural untuk meningkatkan daya tarik dan efektivitas paket wisata. Kata Kunci : Paket Wisata Religi, Itinerary, Coasting, Finishing, PT.BMW 2002 Tour kota Bukittinggi

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail