Abstrak
Meireza Putri, NIM 1630402059, dengan judul skripsi “Analisis Tingkat Kesehatan Koperasi Syariah pada KPN Syariah Kemenag Kabupaten Tanah Datar”.Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Jurusan Ekonomi Syariah Konsentrasi Ekonomi Syariah Konsentrasi Akutansi Syariah Insitut Agama Islam Negeri Batusangkar 2020. Permasalahaan dalam penelitian ini adalah analisis kesehatan KPN Syariah Kemenag Kabupaten Tanah Datar di masa-masa dan sesudah kasus penyalahgunaan dana oleh pengurus dilihat dari aspek pemodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, efisiensi, likuiditas, jati diri koperasi, kemandirian dan pertumbuhan, dan kepatuhan terhadap prinsip syariah.Tujuan penelitian ini adalahuntuk menganalisis tingkat kesehatan KPN Syariah Kemenag Kabupaten Tanah Datar yang dilihat dari aspek pemodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, efisiensi, likuiditas, jati diri koperasi, kemandirian dan pertumbuhan, dan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Jenis penelitian yang penulis dilakukan ini adalah field research atau penelitian lapangan dengan pendekatankuantitatif dan kualitatif.Sumber data dalam penelitian ini adalah menggunakan sumber data primer dan sekunder. Teknik analisis data yang digunakan yaitu berdasarkan Peraturan Deputi Pengawasan Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 07/Per/Dep.6/IV/2016 tentang pedoman penilaian Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiyaan Syariah (KSPPS) dan Unit Simpan Pinjam dan Pembiyaan Syariah (USPPS) Koperasi. Hasil dari penelitian ini adalah Tingkat Kesehatan KPN Syariah Kemenag Kabupaten Tanah Datar diperoleh pada tahun 2017 di dapat skor 75 dengan predikat cukup sehat, tahun 2018 di dapat skor 79,75 dengan predikat cukup sehat, pada tahun 2019 di dapat skor 73 dengan predikat cukup sehat. Jadi dilihat dari analisis tingkat kesehatan di masa-masa dan sesudah kasus hukum, tingkat kesehatan koperasi sama-sama berada pada kondisi cukup sehat. Kasus keuangan yang terjadi pada koperasi ternyata tidak terlalu mempengaruhi kondisi kesehatan koperasi atau tidak menjadikan koperasi menjadi koperasi yang tidak sehat. Karena faktor yang mempengaruhi kesehatan koperasi lainnya dapat dimaksimalkan oleh koperasi