Abstrak
FITRI. NIM 15301210042. Judul SKRIPSI:“Perhitungan Harga Pokok Pesanan (Job Order Costing) Dalam Menentukan Harga Jual Pada CV. Usaha Baru Payakumbuh”. Jurusan Ekonomi Syariah/Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini dilakukan pada CV. Usaha Baru Payakumbuh. Di dalam perhitungan harga pokok produksi, Pemilik CV. Usaha Baru Payakumbuh sudah melakukan perhitungan harga pokok produksinya, namun perhitungan yang dilakukan oleh CV. Usaha Baru Payakumbuh tersebut hanya berupa perhitungan seperti biasa yaitu penjumlahan pada setiap biaya yang dikeluarkan seperti biaya bahan baku biaya tenaga kerja dan biaya-biaya lainnya terkait dengan produk yang akan diproduksi. Sedangkan harga jual yang ditetapkan hanya sesuai dengan model dan ukuran yang dipesankan, sehingga sering kali terjadi kekeliruan serta terdapat ketidak sesuaian dari harga pokok dengan hasil penjualan yang di alami oleh CV. Usaha Baru Payakumbuh. Perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan oleh CV. Usaha Baru Payakumbuh belum mengelompokan biaya-biaya yang ada di dalam proses prodeksi. Jenis penelitian yang penulis gunakan yaitu penelitian kuntitatif dengan Studi Lapangan (Field Research): pengumpulan data secara langsung ke lapangan dengan mempergunakan teknik pengumpulan data sebagai berikut: wawancara dan Observasi. Hasil penelitian perbandingan perhitungan harga pokok produksi antara yang dihitung CV. Usaha Baru Payakukbuh dengan menggunakan metode Job Order Costing pada produksi pagar, teralis dan canopy sangat jauh berbeda dilihat bahwa terdapat perbedaan nilai dari hasil perhitungan harga pokok pesanan antara perhitungan CV. Usaha Baru Payakumbuh dengan perhitungan harga pokok pesanan metode job order costing. Perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode job order costing memiliki nilai lebih tinggi dibandingkan dengan perhitungan menggunakan metode perusahaan. Perbedaan ini terjadi karena CV. Usaha Baru Payakumbuh menghitung biaya tenaga kerja berdasarkan waktu penyelesaian, sedangkan metode job order costing menghitung biaya tenaga kerja berdasarkan jumlah pesanan. CV. Usaha Baru Payakumbuh menghitung seluruh tenaga kerja yang ada seperti bagian administrasi, perakitan, serta pemotongan. CV. Usaha Baru Payakumbuh juga telah menghitung biaya administrasi dan umum dan biaya listrik dan biaya telephon juga, tetapi pengelompokkan biayanya kurang tepat karena dimasukkan kedalam biaya kurang tepat.