Abstrak
EMILLIYA JUNITA, NIM 15300100022, dengan judul “PENERAPAN METODE DRILL PADA PENGAMALAN IBADAH SHALAT KELAS IV DI SDN 21 MAUR JORONG KAYU PASAK TIMUR KECAMATAN PALEMBAYAN” Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar Tahun 2020. Penelitian ini dilatar belakangi dalam pembelajaran ibadah shalat Permasalahan yang terdapat pada latar belakang yaitu siswa kurang memahami gerakan dan bacaan ibadah shalat yang baik dan benar peserta didik kelas IV di SDN 21 Maur Jorong Kayu Pasak Timur Kecamatan Palembayan. Hal ini di dalam proses pembelajaran yang terjadi dikelas hanya terpusat pada guru, metode yang digunakan guru dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas IV yaitu metode ceramah sehingga siswa hanya duduk diam dan kurang memahami pembelajaran ibadah shalat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar pada ranah psikomotor siswa lebih baik dari pembelajaran metode ceramah dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada materi ibadah shalat kelas IV di SDN 21 Maur Jorong Kayu Pasak Timur Kecamatan Palembayan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pre-experimental dengan rancangan penelitian one-grup pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 21 Maur tahun ajaran 2019/2020 yang terdiri dari 1 kelas. Penelitian ini adalah penelitian populasi, karena di sekolah tersebut kelas IV hanya terdapat satu lokal. Jumlah siswa kelas IV adalah sebanyak 9 orang. Instrumen yang digunakan adalah hasil belajar pada ranah psikomotor. Hasil penelitian ini di peroleh rata-rata ranah psikomotor siswa pada nilai pretest 66 dengan persentase 33% yang tuntas sedangkan rata-rata yang di peroleh pada nilai posttest 83 dengan persentase 89% yang tuntas . Maka uji-t didapat harga thitung = 46,58 sedangkan ttabel 1,645 pada taraf berarti thitung> ttabel maka Hoditolak dan H1diterima karena thitung> ttabel (46,58 >1,645), maka dapat dikemukakan bahwa hasil belajar psikomotor siswa dengan menggunakan metode drill pada pengamalan ibadah shalat lebih baik dari hasil psikomotor siswa sebelum diterapkan metode drill