Abstrak
DESI HARNITA, NIM. 14 107 007, Judul Skripsi “Pengaruh Model Pembelajaran “TANDUR” Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Elastisitas dan Hukum Hooke pada Kelas XI MIPA SMAN 1 Pariangan”. Jurusan Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Hasil belajar fisika siswa khususnya kelas XI SMA N 1 Pariangan masih tergolong rendah. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata dan persentase ketunta-san dari ulangan harian peserta didik kelas XI SMA N 1 Pariangan tahun pelajaran 2018/2019. Rendahnya hasil belajar Fisika siswa disebabkan proses pembelajar yang kurang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berinteraksi dengan benda-benda yang konkret, sehingga siswa kurang melakukan penyelidikan, observasi, memahami konsep-konsep elastisistas dan hukum hooke melalui pengalaman sendiri dan menyebabkan siswa semakin santai dalam menerima pembelajaran. Berdasarkan masalah di atas peneliti tertarik melakukan penelitian mengenai pengaruh model pembelajaran “TANDUR” terhadap hasil belajar fisika siswa materi elastisitas dan hukum hooke pada kelas XI SMAN 1 Pariangan. model “TANDUR” merupakan singkatan yaitu: tumbuhkan, alami, namai, ulangi, demostrasi dan rayakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Posttest Only Control Group Design. Pengambilan sampel menggunakan total sampel yang menghasilkan dua kelas sampel yaitu kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan XI MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hasil belajar fisika siswa yang menerapkan model pembelajaran “TANDUR” pada proses pembelajaran. Pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar ranah kognitif berupa tes pilihan ganda sebanyak 10 butir soal kemudian data ranah kognitif di analisis secara statistik dengan uji-t. Data ranah afektif dan ranah psikomotor siswa menggunakan lembar observasi aktivitas siswa yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Dari hasil tes akhir yang dilakukan dalam penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar fisika siswa pada kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Rata-rata nilai akhir siswa untuk ranah kognitif pada kelas eksperimen yaitu 71 sedangkan kelas kontrol nilai rata-rata yang diperoleh yaitu diperoleh persen ketuntasan sebesar 4,6%. Uji hipotesis dilakukan dengan uji-t. Dari perhitungan pada ranah kognitif diperoleh harga thitung=1,80 sedangkan ttabel =1,64, pada taraf ranah afektif diperoleh harga thitung= 1,70 sedangkan ttabel =1,64, dan untuk taraf psikomotor didapatkan harga thitung= 1,65 sedangkan ttabel =1,64 dengan nyata α = 0,05. Berarti thitung>ttabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, maka dapat disimpulkan bahwa “Hasil belajar fisika peserta didik yang menerapkan model pembelajaran “TANDUR” lebih baik dari pada hasil belajar fisika siswa yang tidak menggunakan model pembelajaran”TANDUR” pada materi elastisitas dan hukum hooke pada kelas XI SMAN 1 Pariangan.