Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2020Versi 1

PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA KELAS IX SMP N 1 BATIPUH

Koleksi Perpustakaan•IAIN Batusangkar•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ode Pembelajaran Inkuiri terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Kelas IX SMPN 1 Batipuh”, Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Penelitian ini didasarkan pada permasalahan yang peneliti temukan di kelas IX SMP N 1 Batipuh, dimana kemampuan berpikir kritis siswa masih rendah. Hal ini dapat dilihat dalam menyelesaikan soal, siswa belum mampu mengidentifikasi komponen soal yaitu siswa tidak menuliskan fakta, data dari soal. Kemudian siswa juga tidak menghubungkan antara fakta, data dan konsep hal ini terlihat bahwa siswa tidak mampu mengenal masalah yang diberikan dalam soal sehingga mempengaruhi siswa dalam memberikan solusi untuk menyelesaikan soal. Selanjutnya, siswa juga tidak menganalisis langkah-langkah yang ditempuh dalam memperoleh jawaban sehingga jawabannya salah. Dari jawaban siswa terlihat bahwa pada aspek memecahkan masalah ada sebagian siswa yang sudah menjawab soal dengan benar tetapi siswa tidak mengevaluasi soal dengan tidak menuliskan kesimpulan dari penyelesaian yang didapatkan. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang pembelajarannya menggunakan penerapan metode pembelajaran inkuiri lebih baik daripada kemampuan berpikir kritis matematis siswa menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IX SMP N 1 Batipuh. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu atau quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IX SMPN 1 Batipuh tahun pelajaran 2018/2019 yang terdiri dari empat kelas. Pengambilan sampel dalam penelitian ini diambil secara simple random sampling terpilih kelas IX.1 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IX.3 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan berpikir kritis matematis. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji-t. Rata-rata skor kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas eksperimen adalah 73,58 dan rata-rata kelas kontrol adalah 46,57. Dari uji hipotesis diperoleh dengan diperoleh . Berdasarkan kriteria , sehingga ditolak dan diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis siswa menggunakan metode pembelajaran inkuiri lebih baik daripada kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional pada kelas IX di SMPN 1 Batipuh.

Kata kunci

Metode Pembelajaran Inkuiri, Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA KELAS IX SMP N 1 BATIPUH2020 · oai:ais:library-item:107762