Abstrak
Putra Khomsin, Nim. 14 101 096, judul skripsi: “Sikap Keseharian Siswa Tahfizh Al Qur’an SMP IT Qurrata A’yun Sungayang”. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu keguaruan Jurusan Pendidikan Agama Islam di Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, 2018. Masalah skripsi ini berkenaan dengan gambaran bagaimana sikap keseharian siswa-siswa penghafal Al Qur‟an di SMP IT Qurrata A‟yun secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memperoleh data tentang sikap keseharian siswa tahfizh Al Qur‟an di SMP IT Qurrata A‟yun Sungayang, terutama ditinjau dari aspek sikap siswa kepada guru dan sikap siswa kepada teman atau sesama siswa. Penelitian ini berguna sebagai bahan acuan bagi sekolah terkait sikap keseharian siswa hafizh Al Qur‟an di SMP IT Qurrata A‟yun. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), yang menggunakan analisis deskriptif kualitatif, yaitu mengungkapkan kejadian yang terjadi pada masa lampau dengan cara mengumpulkan data-data di lapangan atau dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi dan mengambil kesimpulan. Adapun yang menjadi informan adalah siswa empat orang, guru empat orang. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Teknik penjamin keabsahan data yang digunakan adalah trianggulasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakan bahwa sikap keseharian siswa yang banyak hafalan kepada guru lebih patuh, sopan dan ramah dari pada siswa yang sedikit hafalan karena, siswa selalu menuruti apa yang dinsturksikan guru sementara siswa yang sedikit hafalan ada yang tidak memperdulikan intruksi guru, siswa yang banyak hafalan ketika berbicara dengan guru tidak pernah meninggikan nada suaranya dari guru dan tidak pernah memotong dari pembicaraan guru sementara siswa yang sedikit hafalan ada yang meninggikan nada suaranya dari guru dan ada yang suka memotong pembicaraan guru, ketika lewat didepan guru siswa memohon izin serta mengulurkan tangan kebawah. Kemudian, sikap keseharian siswa yang banyak hafalan kepada sesama siswa lebih sopan dan ramah dari pada siswa yang masih sedikit hafalannya, karena ketika siswa yang banyak hafalan berselisih dijalan dengan juniornya siswa suka menyapa sementara siswa yang sedikit hafalan biasa-biasa sikapnya, ketika siswa yang banyak hafaln berbicara dengan junior tidak menonjolkan diri bahwa kalau dirinya adalah senior sementara siswa yang sedikit hafalan seperti menandakan bahwa dialah yang paling tua di sekolah. Siswa yang banyak hafalan ketika bericara dengan siswa yang sebaya, tetap menghargainya dan kepada senior, siswa selalu menghormatinya sementara siswa yang sedikit hafalan ada yang sama rata sikapnya kepada senior maupun kepada junior