Abstrak
HUSNA FAUZIAH, NIM.14 101 054 Judul Skripsi: “PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TAKE AND GIVE PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MAN 1 PADANG PANJANG”. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Penelitian ini didasari oleh hasil belajar siswa yang masih di bawah KKM. Proses pembelajaran masih cenderung bersifat teacher centered. Guru hanya menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas. Dari metode yang digunakan guru tersebut siswa tidak aktif, tidak terjadinya interaksi antara guru dan siswanya, masih ada di antara siswa yang mengerjakan tugas lain disaat proses belajar akidah akhlak berlangsung, siswa merasa bosan, ada juga siswa yang meribut, apabila guru mengajukan suatu pertanyaan setelah pembelajaran selesai hanya beberapa orang siswa yang mampu menjawabnya, sehingga mengakibatkan hasil belajar siswa rendah. Oleh karena itu untuk agar di dalam proses pembelajaran menjadikan student centered perlu diterapkan model pembelajaran yang yang sesuai dengan materi pembelajaran. Model pembelajaran yang dapat membuat siswa aktif, terlibat langsung dalam proses pembelajaran, dapat menguasai materi serta terampil dalam belajaran adalah dengan menerapkan model pembelajaran take and give dan model think pair share. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran take and give dan model think pair share mata pelajaran Akidah Akhlak kelas XI MAN 1 Padang Panjang. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian non-equavalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI MAN 1 Padang Panjang tahun ajaran 2018/2019 yang terdiri dari 2 kelas. Teknik penentuan sampel adalah dilakukan secara acak (Simple Random Sampling). Teknik pengumpulan data adalah menggunakan tes hasil belajar ranah kognitif berupa tes essay. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rata-rata hasil belajar Aqidah Akhlak siswa. Rata-rata kelas eksperimen 1 adalah 81,62 dengan persentase ketuntasan adalah 81,5% sedangkan pada kelas eksperimen 2 adalah 84,38 dengan persentase ketuntasan adalah 84,6% dengan selisih 0,4. Uji hipotesis dengan uji-t, t didapat harga thitung = 3,36 sedangkan ttabel = 2,00 pada taraf nyata α = 0,05. Berarti thitung>ttabel yaitu 3,36> 2,00, maka dapat dikemukakan bahwa “hasil belajar akidah akhlak dengan penerapan model pembelajaran tipe take and give tidak lebih baik dari pada hasil belajar akidah akhlak dengan menggunakan model pembelajaran think pair share”.