Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2020Versi 1

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARANMULTIPLE REPRESENTATION BERBANTUKAN LKPD TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI FLUIDA STATIS KELAS XIMIPA SMA N 1 X KOTO DIATAS

Koleksi Perpustakaan•IAIN Batusangkar•4 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

DORIS WELA, NIM. 15 300 700 006, Judul Skripsi “Penerapan Model Multiple Representation Berbantuan LKPD Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Fluida Statis Kelas XI SMAN 1 X Koto Diatas”, Jurusan Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Salah satu faktor yang mempengaruhi tercapainya tujuan pembelajaran di sekolah adalah ketersediaan bahan ajar dan pemilihan model pembelajaran yang sesuai dengan materi yang akan diajarkan. Berdasarkan observasi dan wawancara yang dilakukan di Kelas XI SMAN 1 X Koto Diatas ditemukan bahwa pembelajaran masih berpusat pada guru dan bahan ajar yang digunakan guru yaitu buku paket yang cenderung terfokus pada materi dan rumus saja. Hal ini menyebabkan peserta didik kurang tertarik dan tidak termotivasi dalam belajar. Model pembelajaran Multiple Representation merupakan salah satu model pembelajaran yang bisa merubah pembelajaran teacher centre menjadi student centre untuk mengurangi masalah yang dihadapi peserta didik tersebut. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan posttest only control group. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XIMIPA SMAN 1 X Koto Diatas yang terdiri dari 2 kelas (51 orang peserta didik). Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling, dimana kelas XIMIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Data yang diperoleh terdiri dari nilai post test (kognitif), afektif dan psikomotor yang diperoleh dengan menggunakan tes dan lembar observasi. Data tersebut dianalisis menggunakan uji t. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar fisika peserta didik pada kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Rata-rata nilai peserta didik untuk ranah kognitif pada kelas eksperimen yaitu 78,6 dengan persentase ketuntasan 69%, sedangkan kelas kontrol nilai rata-rata yang diperoleh yaitu 65 dengan persentase ketuntasan 24%. Sedangkan rata-rata nilai peserta didik untuk ranah afektif pada kelas eksperimen adalah 77.5 dan kelas kontrol 68,8 dan untuk rata-rata nilai peserta didik ranah psikomotor pada kelas eksperimen 80.5 dan kelas kontrol 73. Uji hipotesis dengan uji-t untuk ke tiga ranah yaitu ranah kognitif (thitung= 4,644), ranah afektif (thitung= 6,095), dan ranah psikomotor (thitung= 5,563), serta ttabel= 1.676 untuk ke tiga ranah dengan taraf nyata yang digunakan α = 0,05. Dapat dilihat bahwa untuk semua ranah baik kognitif, afektif, psikomotor didapatkan thitung>ttabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa hasil belajar fisika peserta didik yang menerapkan model pembelajaran Multiple Representation, lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar fisika peserta didik yang menerapkan model pembelajaran konvensional pada materi fluida statis SMA N 1 X Koto Diatas.

Kata kunci

Multiple Representation, LKPD, hasil belajar.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENERAPAN MODEL PEMBELAJARANMULTIPLE REPRESENTATION BERBANTUKAN LKPD TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI FLUIDA STATIS KELAS XIMIPA SMA N 1 X KOTO DIATAS2020 · oai:ais:library-item:107437