Abstrak
HALMY MUHARNI. NIM 15 301 400004 (2019). Judul skripsi: “Istri Salihah Dalam Perspektif Al-Quran”. Jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agam Islam Negeri Batusangkar. Penafsiran ayat-ayat tentang istri salihah dalam kitab-kitab tafsir masih dalam bentuk penafsiran tahlili, sehingga pemahaman orang-orang tentang konsep istri salihah belum komprehensif, dan diperlukan adanya penafsiran dengan metode tematik (maudhu‟i), supaya pemahaman tentang istri salihah bisa dipahami dengan utuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji, Bagaimanakah istri salihah dalam perspektif al-Quran. Dengan tujuan: (1) untuk mendeskripsikan istri sebagai perempuan salihah dalam perspektif al-Quran, dan (2) untuk mendeskripsikan tugas dan tanggungjawab istri salihah terhadap suami dalam perspektif al-Quran. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tafsir tematik atau maudhu‟i. Sedangkan untuk menganalisis penafsiran menggunakan pendekatan, tafsir, ilmu tafsir, dan hermeneutik tafsir. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah ayat-ayat al-Quran yang berkaitan dengan istri salihah kemudian kitab-kitab tafsir seperti; kitab Tafsir An-Nur karangan Muhammad Hasbi Ash Shiddieqy, Tafsir Al-Misbah karangan Quraish Shihab, dan Tafsir Fi Zhilalil Quran karangan Sayyid Quthb. Sedangkan sumber data sekunder adalah kamus-kamus dan buku-buku yang berkaitan dengan pokok pembahasan. Hasil penelitian ini adalah istri salihah dalam perspektif al-Quran yaitu istri yang beriman kepada Allah, taat, serta patuh terhadap apa yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW, sehingga dengan keimanan yang dimiliki oleh istri salihah akan nampak pengaruhnya secara lisan serta amalannya. Untuk mengetahui tolak ukur seorang istri salihah dalam perspektif al-Quran dapat dilihat dari dua sisi: (1) ciri istri sebagai perempuan salihah dalam perspektif al- Quran yaitu; (a) istri salihah yang menahan pandangannya (b) istri salihah yang menutup aurat, (c) istri salihah yang menjaga kehormatan diri, (d) istri salihah yang memiliki ketaatan secara utuh (kaffah) kepada Allah SWT. (2) tugas dan tanggungjawab istri terhadap suami dalam perspektif al-Quran yaitu; (a) isteri salihah yang patuh terhadap kepemimpinan suaminya, (b) istri salihah yang memelihara diri dan melaksanakan kewajibannya, (c) istri yang mampu meneladani figur-figur isteri salihah dalam al-Quran.