Abstrak
YURI YUSTITI NIM 15300300068 Judul SKRIPSI “ Gaya Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Tata Usaha di MTsN 8 Tanah Datar”. Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Innstitut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah Adanya beberapa pegawai tata usaha yang kurang menguasai pekerjaannya. Hal ini terlihat dari pekerjaan yang dilakukan oleh pegawai tata usaha tersebut sering terlambat saat pekerjaan dibutuhkan oleh kepala sekolah, yang belum sepenuhnya menguasai komputer.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Gaya Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Tata Usaha di MTsN 8 Tanah Datar. Tujuan penelitian yaitu untuk menjelaskan Gaya kepemimpinan kepala Madrasah dalam meningkatkan kinerja pegawai di MTsN 8 Tanah Datar. Penelitian ini merupakanpenelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif dengan mengambil lokasi MTsN 8 Tanah Datar. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala madrasah, kepala tata usaha, dan pegawai tata usaha di MTsN 8 Tanah Datar. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data penulis ambil dari Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data penulis menggunakan trianggulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Pengambilan keputusan yang dilakukanmadrasah dengan melakukan observasi untuk mengenal bagaimana perilaku kerja tenaga kependidikan atau pegawai tata usaha. 2) motivasi yang bersifat positif dan memberikan reward, ucapan terima kasih kepada rekan-rekan yang sudah bekerja secara maskimal dan sesuai dengan capaian kinerja yang telah ditetapkan. 3)pengawasan yang dilakukandengan cara melihat secara langsung dengan melakukan pantauan secara langsung. 4) pertanggung jawaban dilakukan dengan cara berhubungan langsung dan tidak langsung dengan kepala madrasah dan melalui urusan tata usaha untuk hal-hal yang rutinitas pegawai bekerja dibawah pengawasan dan arahan dari kepala urusan tata usaha. 5) menghargai potensi dilakukan dengan memberikan reward, ucapan terima kasih kepada bawahan yang telah bekerja dengan sepenuh hati sedangkan berupa punishmentnya atau teguran bagi bawahan yang tidak bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. 6) pengendalian sosial dilakukan dengan memberikan arahan-arahan yang bersifat emosional serta memberikan tausiah yang berisi pembinaan-pembinaan baik secara mental maupun spititual. 7) ketepatan waktu yang dilakukan pegawai telah cukup baik dari deskripsi yang telah diberikan rata-rata baik dan memenuhi target yang ditetapkan secara bersama sehingga terjadilah kedisiplinan dalam mengatur waktu.8) kepemimpinan efektif, cukup efektif artinya para pegawai bekerja sesuai dengan deskripsi pekerjaannya masing-masing. 9) kemandirian dilakukan cukup mandiri, artinya para pegawai berusaha memperbaiki mutu pekerjaannya sendiri.