Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2018Versi 1

ANALISIS KEBANGKRUTAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE GROVER (STUDI KASUS SUB SEKTOR PULP & KERTAS YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2013-2017)

Koleksi Perpustakaan•IAIN Batusangkar•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Meli Irawati, Nim 14 231 059, dengan judul skripsi: “Analisis Kebangkrutan Dengan Menggunakan Metode Grover (Studi Kasus Sub Sektor Pulp dan Ketas yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2017)”. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Jurusan Ekonomi Syariah Konsentrasi Akuntansi Syariah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2018. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana tingkat kebangkrutan perusahaan Sub Sektor Pulp dan Kertas periode 2013-2017 diukur dengan menggunakan metode Grover Score. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kebangkrutan pada perusahaan Sub Sektor Pulp dan Kertas periode 2013-2017 dengan metode Grover Score. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Tempat dalam penelitian ini adalah Perusahaan Sub Sektor Pulp dan Kertas periode 2013-2017. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan yang penulis dapatkan dari laporan keuangan Perusahaan Sub Sektor Pulp dan Kertas periode 2013-2017 yang diambil dengan melalui situs www.idx.co.id. Hasil penelitian adalah dari lima perusahaan terdapat dua perusahaan yang berada pada kebangkrutan yaitu pertama, PT Fajar Surya Wisesa Tbk bangkrut pada tahun 2015 saja dengan memperoleh nilai G-Score -0,05 dengan berada pada rentang nilai G ≤ -0,02 artinya, perusahaan mengalami kesulitan keuangan, dimana perusahaan mengalami kerugian yang cukup besar yang disebabkan karena beban pokok yang besar, beban umum dan adm dan juga perusahaan mengalami kerugian kurs mata uang asing. Yang kedua, PT Kertas Basuki Rachmat Tbk selama tiga tahun perusahaan mengalami kebangkrutan. Pada tahun 2015 memperoleh nilai G-Score sebesar -0,20, kemudian pada tahun 2016 sebesar -0,40 dan tahun 2017 sebesar -0,40 dengan berada pada rentang nilai G ≤ -0,02 artinya, perusahaan mengalami kesulitan keuangan, dimana perusahaan mengalami kerugian yang cukup besar, hutang lancar lebih besar dari pada aset lancar dan juga modal perusahaan terus mengalami penurunan dari tahun 20132017.

Kata kunci

Analisis Kebangkrutan, Metode Grover Score

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1ANALISIS KEBANGKRUTAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE GROVER (STUDI KASUS SUB SEKTOR PULP & KERTAS YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2013-2017)2018 · oai:ais:library-item:103654

Publikasi terkait