Abstrak
Konflik bernuansa agama di wilayah Cikeusik hanya terjadi satu hari, Minggu 6 Februari 2011. Namun, pemberitaan terhadapnya berjalan intensif. Dalam durasi waktu 23 hari di bulan yang sama, sedikitnya telah muncul 170 berita tentang konflik Cikeusik yang dimediasikan media berita online Viva.co.id secara interaktif. Fenomenanya, meski konflik sudah berhenti, tapi berita konfliknya terus diproduksi. Oleh karena itu, bab ini hendak mengetengahkan latar belakang masalah dan argumentasi mengapa fenomena pemberitaan konflik Cikeusik penting untuk dianalisis. Di dalamnya, akan dijelaskan mengapa Critical Discourse Analysis model Norman Fairclough yang dipilih sebagai metode untuk menganalisis fenomena pemberitaan konflik tersebut.
Kata kunci
Political Science