Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti siswa khususnya kelas X SMA N 1 Kecamatan Lareh Sago Halaban Kabupaten 50 Kota masih tergolong rendah. Faktor yang menyebabkan rendahnya hasil belajar diantaranya, tidak semua siswa aktif ketika proses pembelajaran, siswa cenderung hanya menerima materi yang disampaikan guru, tanpa terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Sehingga hal ini mengakibatkan siswa tidak paham dengan materi yang dipelajari. Oleh karena itu, diantara strategi yang dapat membuat siswa aktif dalam proses belajar adalah dengan menerapkan strategi pembelajaran inkuiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah diterapkan strategi pembelajaran inkuiri pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti materi kontrol diri, husnuzzhan dan ukhuwah kelas X di SMA N 1 Kecamatan Lareh Sago Halaban Kabupaten 50 Kota lebih baik daripada pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan penelitian Randomized Control Group Only Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPA SMA N 1 Kecamatan Lareh Sago Halaban Kabupaten 50 Kota Tahun Ajaran 2017/2018 yang terdiri dari 126 orang siswa. Teknik penentuan sampel adalah menggunakan Simple Random Sampling dan diperoleh jumlah sampel yang diteliti sebanyak 65 orang dan sampel yang terpilih adalah kelas X IPA 1 sebanyak 34 siswa kelas eksperimen dan kelas X IPA 2 sebanyak 31 siswa kelas kontrol. Teknik pengumpulan data adalah menggunakan tes hasil belajar berupa tes essay. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rata-rata hasil belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti siswa pada kelas eksperimen adalah 83,58 dengan persentase ketuntasan 91,177% , siswa yang tuntas 31 orang dan yang tidak tuntas 3 orang dari 34 orang siswa sedangkan, rata-rata yang diperoleh pada kelas kontrol adalah 80,22 dengan persentase ketuntasan 70,96%, siswa yang tuntas 22 orang dan yang tidak tuntas 9 orang dari 31 orang siswa. Uji hipotesis yang dilakukan dengan uji-t dari perhitungan diperoleh thitung = 8,24 dan ttabel = 2,00 pada taraf nyata α = 0,05. Oleh karena thitung > ttabel maka H1 diterima. Jadi, dapat dikemukakan bahwa hasil belajar siswa dengan penerapan strategi pembelajaran inkuiri pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti materi kontrol diri, husnuzzhan dan ukhuwah kelas X di SMA N 1 Kecamatan Lareh Sago Halaban Kabupaten 50 Kota lebih baik daripada pembelajaran konvensional.