Abstrak
VIVIL SARI BUSRIANTI. NIM, 13 231 109 judul SKRIPSI “Analisis Laporan Realisasi Anggaran Belanja Daerah pada Badan Keuangan Kota Bukittinggi”. Jurusan Ekonomi Syariah Konsentrasi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana tingkat pertumbuhan belanja, efisiensi dan efektivitas pelaksanaan anggaran belanja daerah pada Badan Keuangan Kota Bukittinggi. Penelitian ini dilakukan pada Badan Keuangan Kota Bukittinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan belanja daerah dan menganalisis efisiensi dan efektivitas pelaksanaan anggaran belanja daerah pada Badan Keuangan Kota Bukittinggi Jenis penelitian yang di gunakan adalah jenis penelitian lapangan (field research), dengan metode kuantitatif yaitu memberikan gambaran terhadap data-data keuangan Badan Keuangan Kota Bukittinggi. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder, dimana data berupa Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Badan Keuangan Kota Bukittinggi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui dokumentasi baik dalam bentuk laporan maupun buku-buku petunjuk. Teknik analisis data yang digunakan adalah pertumbuhan belanja, tingkat efisiensi pelaksanaan anggaran belanja dan tingkat efektivitas pelaksanaan anggaran belanja. Dari hasil penelitian yang di lakukan dapat di simpulkan tingkat pertumbuhan belanja daerah Badan Keuangan Kota Bukittinggi mengalami peningkatan secara positif. Rata-rata pertunbuhan belanja daerah adalah 9%. Tingkat efisiensi pelaksanaan anggaran belanja daerah Badan Keuangan Kota Bukittinggi dari tahun 2012-2016 berada pada kriteria sangat efisien yaitu 40,42% dan berada pada skala <60%. Tingkat efektivitas pelaksanaan anggaran belanja daerah Badan Keuangan Kota Bukittinggi dari tahun 2012-2016 berada pada kriteria cukup efektif yaitu 85,04% dan berada pada skala >80%-90%. Tingkat efektivitas pelaksanaan anggaran belanja tidak langsung dari tahun 2012-2016 berada pada kriteria efektif yaitu 91,04% dan berada pada skala >90%-100%. Tingkat efektivitas pelaksanaan anggaran belanja langsung dari tahun 2012-2016 berada pada kriteria kurang efektif yaitu 77,63% dan berada pada skala <60%-80%.