Abstrak
Tujuan dari penelitin ini adalah untuk menjelaskan apakah aktivitas belajar siswa lebih baik setelah diterapkan strategi pembelajaran Berbasis Masalah dari pada aktivitas belajar siswa dengan pembelajaran konvensional. Sedangkan Batasan Masalah dari penelitian ini adalah aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran PAI materi zakat dengan menerapkan strategi pembelajaran Berbasis Masalah lebih baik dari pada aktivitas belajar siswa menggunakan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran PAI materi zakat di SMPN 3 Batusangkar. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan, merupakan penelitian yang melihat gejala-gejala yang terjadi dilapangan. Sedangkan metode penelitian adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMPN 3 Batusangkar tahun ajaran 2015/2016 yang terdiri dari. Teknik penentuan sampel adalah menggunakan Simple Random Sampling dan diperoleh jumlah sampel sebanyak 47 orang, 23 orang kelas sampel dan 24 kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan Lembar Observasi. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rata-rata aktivitas belajar siswa mata pelajaran PAI pada kelas eksperimen dengan persentase ketuntasan aktivitas adalah 82% sedangkan persentase ketuntasan kelas kontrol adalah 49,5% dengan selisih 32,5% sedangkan hasil belajar pada kelas eksperimen rata-rata 80.17 sedangkan rata-rata kelas kontrol 70.71 dengan selisih 9.46 dari perhitungan diperoleh thitung = 1.70 dan ttabel = 167 Oleh karena thitung > ttabel maka H1 diterima. Jadi, dapat dikemukakan aktivitas belajar siswa lebih baik dengan penerapan strategi pembelajaran Berbasis Masalah dari pada pembelajaran konvensional pada mata pelajaran PAI materi zakat di SMPN 3 Batusangkar.