Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa sejak beberapa tahun terakhir organisasi LDK tercatat sebagai organisasi yang teraktif, aktifitas LDK sering terlihat dalam bentuk seminar, pelatihan dan himbauan dalam bentuk selebaran dan famplet maupun spanduk. Bagi mahasiswa yang menjadi anggota dengan LDK terlihat perubahan yang signifikan dari cara beribadah, berpakaian, dan bergaul dibandingkan dengan mahasiswa lainnya. Proses pembinaan tersebut dilakukan antar sesama mahasiswa. Fokus penelitian ini adalah Peran LDK IAIN Batusangkar dalam Membina Akhlak anggota, sedangkan yang menjadi sub fokus penelitian ini adalah Bagaimana Peran LDK IAIN Batusangkar dalam membina akhlak anggota terhadap Allah SWT dalam ibadah shalat fardu, terhadap Diri sendiri dalam berpakaian dan terhadap teman sebaya dalam berprilaku. Kemudian dirumuskan menjadi Bagaimana Peran Lembaga Dakwah Kampus (LDK) IAIN Batusangkar dalam membina akhlak anggota. Sedangkan penelitian ini guna melengkapi syarat-syarat mendapat gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S.Pd.) pada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian lapangan (Field Research), untuk mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan serta melakukan klasifikasi terhadap aspek masalah tertentu dan memaparkan melalui kalimat efektif. Dari penelitian yang penulis lakukan dilapangan dihasilkan bahwa banyak terdapat program pembinaan dan kegiatan yang dilakukan LDK dalam membina akhlak anggota, pembinaan akhlak merupakan orientasi utama bagi LDK dalam berorganisasi yang dilandasi oleh syariat islam. Kesimpulan yang didapat dari hasil penelitian ini adalah bahwa LDK IAIN Batusangkar memiliki peran dalam membina akhlak anggota. Lembaga Dakwah Kampus (LDK) pada dasarnya mempunyai nilai pendidikan spritualitas, baik nilai pendidikan terhadap masyarakat, sesama anggota maupun sesama mahasiswa. Hal ini dilakukan demi menjaga nilai spritualitas ditengah mahasiswa dan nama baik kampus sebagai salah satu perguruan tinggi yang memiliki nilai islam.